Pencarian populer

Skuat Terbaik Liga Champions Versi UEFA: Real Madrid Dominan

Real Madrid Juara Liga Champions 2018 (Foto: LLUIS GENE/AFP)

Real Madrid telah keluar sebagai juara Liga Champions edisi 2017/2018, menggenapkan keberhasilan mereka meraih 'Si Kuping Besar' dalam tiga edisi beruntun. Dari situ saja sudah bisa menggambarkan bagaiamana susunan pemain terbaik Liga Champions versi UEFA.

Bisa ditebak, Los Blancos lagi-lagi mendominasi. Dari 18 daftar pemain, Madrid menyumbangkan delapan pemain, disusul Liverpool dengan tiga pemain, Bayern Muenchen dan AS Roma dengan dua wakilnya. Sedangkan Barcelona cuma mengirim satu utusan, sama halnya dengan Juventus dan Manchester City.

Penjaga Gawang

Keylor Navas bersanding bersama Alisson Becker. Nama yang disebut belakangan memang layak untuk mendaptkan satu slot dalam daftar kali ini. Ya, Alisson menjadi kiper dengan penyelamatan terbanyak di angka 47, atau 3,91 jika dirata-rata per laga.

Kiper asal Brasil itu bahkan lebih baik dibanding Navas yang cuma mencatatkan rata-rata 2,6 penyelamatan per laga. Catatan penjaga gawang berusia itu juga spesial karena telah kebobolan 15 gol dari 11 pertandingan yang dilakoninya.

Alisson pada laga menghadapi Juventus. (Foto: AFP/Filippo Monteforte)

Belakang

Kehadiran trio Madrid, Sergio Ramos, Marcelo, dan Raphael Varane tak perlu disangsikan lagi. Kombinasi dari ketiganya menjadi fondasi penting di balik keberhasilan Madrid meraih gelar juara Liga Champions.

Varane kokoh untuk menjaga kedalaman, sedangkan Ramos piawai dalam membaca pergerakan lawan. Sementara Marcelo aktif berkontribusi dalam proses terciptanya gol. Buktinya pemain berambut keriting itu sukses menyumbangkan 3 gol dan 4 assist.

Penilaian itu pula yang membuat Joshua Kimmich dipilih. Bukan cuma sukses mengemas 3 assist, full-back berusia 23 tahun itu juga mencetak 4 gol untuk Bayern Muenchen, hanya kalah dari Robert Lewandowski yang jadi topskorer tim dengan 5 gol.

Liverpool juga menyumbangkan satu pemain, yakni Virgil van Dijk. Spesialisasinya dalam duel udara jadi nilai plus mantan penggawa Southampton tersebut. Menurut Whoscored, ia memenangi 4,2 pertarungan udara di tiap pertandingan. Torehan terbaik di antara bek lainnya.

Adalah Girgio Chiellini yang mengisi satu slot tersisa. Sedikit mengejutkan sebenarnya, sebab catatan bertahannya tak begitu spesial. Rata-rata tekelnya tak lebih dari Juan Cuadrado, pun demikian dari aspek intersep yang masih berada di bawah Medhi Benatia.

Bek Real Madrid, Marcelo. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)

Tengah

Penggawa Madrid mendominasi konstelasi pemain terbaik seperti tahun sebelumnya. Bedanya, hanya Isco yang absen kali ini. Sementara Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric masih jadi yang terbaik. Meski kontribusi gol dan assist ketiganya terbilang minim, akan tetapi Casemiro Kroos, dan Modric merupakan penyeimbang sekaligus jembatan untuk mengalirkan bola ke lini depan Madrid.

Dua tempat lainnya diisi oleh gelandang kreatif macam Kevin De Bruyne dan James Rodriguez. Dua gelandang yang jadi motor serangan bagi masing-masing timnya.

De Bruyne mejadi pemasok assist terbanyak untuk Manchester City, sedangkan Rodriguez sudah menyumbangkan sepasang assist untuk Bayern. Jika assist jadi pertimbangan utamanya, seharusnya James Milner jadi pilihan nomor wahid. Pasalnya, ia sudah mengemas 8 assist untuk Liverpool, terbanyak dibanding para pemain lainnya.

Gelandang andalan Madrid, Luka Modric. (Foto: REUTERS/Matthew Childs)

Depan

Barisan penyerang mayoritas diisi oleh penyerang tersubur sepanjang turnamen. Cristiano Ronaldo yang mengemas 15 gol, dan juga Roberto Firmino serta Mohamed Salah yang masing-masing mengukir 10 gol. Disusul dengan Edin Dzeko dengan 8 golnya untuk Roma.

Menariknya, Sadio Mane yang juga mencatatkan torehan setara dengan Firmino dan Salah justru tak masuk dalam daftar kali ini. Selain Mane, Wissam Ben Yedder juga tak dikutsertakan. Padahal, ia sudah delapan kali membobol gawang lawan, atau 53% dari total gol yang dicetak Sevilla.

Malah Lionel Messi yang terpilih sebagai salah satu dari penyerang terbaik turnamen. Oke, kehadirannya memang amat vital bagi Barcelona. Akan tetapi, torehan gol dan assist-nya tak begitu mentereng. Cuma mencetak 6 gol dan sepasang assist yang berhasil diukir La Pulga.

Salah, peraih Golden Boot Liga Inggris musim 17/18 (Foto: Reuters/Carl Recine)

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Kamis,23/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22