kumparan
16 Nov 2018 4:46 WIB

Spanyol Takluk di Kandang Kroasia

Kapten Timnas Spanyol, Sergio Ramos, berduel dengan pemain Kroasia, Ante Rebic. (Foto: REUTERS/Marko Djurica)
Spanyol takluk dari Kroasia 3-2 pada pentas UEFA Nations League A Grup 4, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB di Stadion Maksimir. Tin Jedvaj jadi pahlawan Kroasia lewat dwigolnya, sementara satu gol lainnya lahir dari Andrej Kramaric. Sedangkan, La Furia Roja hanya mampu membalasnya lewat Dani Ceballos dan Sergio Ramos.
ADVERTISEMENT
Hasil ini tak mengubah posisi Spanyol sebagai pemuncak klasemen dengan torehan 6 angka. Sementara, Kroasia masih termaram di posisi juru kunci dengan koleksi 4 poin.
Luis Enrique menurunkan komposisi yang berbeda saat bersua Inggris bulan lalu. Jordi Alba dan Inigo Martinez dipercaya untuk melengkapi susunan back-four bersama Sergio Ramos serta Sergi Roberto. Sedangkan Dani Ceballos menggantikan Thiago Alcantara yang dirundung cedera. Sementara Isco diplot untuk membantu Rodrigo Moreno dan Iago Aspas di garda terdepan.
Untuk kubu Kroasia, tak banyak perubahan berarti. Luka Modric dan Ivan Rakitic masih menjadi poros andalan. Bedanya, kali ini Zlatko Dalic sudah bisa menurunkan Marcelo Brozovic sebagai tandem di area sentral. Pun demikian dengan Sime Vrsaljko yang mengisi pos full-back kanan. Sedangkan pos ujung tombak diserahkan kepada Andrej Kramaric dengan Ivan Perisic serta Ante Rebic di kedua tepi.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan perjumpaan pertama September lalu, lini tengah Kroasia kali ini lebih seimbang. Kehadiran Brozovic yang diutus untuk menjaga kedalaman cukup membantu kinerja Modric dan Rakitic sebagai poros di area sentral. Nyatanya, penggawa Inter Milan itu mengukir 3 tekel sukses --tertinggi di antara rekan-rekan setimnya.
Itulah mengapa Spanyol hanya mampu melepaskan sepasang tembakan sepanjang babak pertama, yang semuanya berasal dari luar kotak penalti. 'Tim Matador' juga kesulitan dalam melakukan penetrasi dari sisi tepi via Isco berkat penampian ciamik Vrsaljko di pos full-back kanan. Pampatnya kreativitas Isco-lah yang kemudian memengaruhi agresivitas Spanyol. Tak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Di babak kedua, Kroasia makin meningkatkan intensitas pressing-nya. Alasannya, demi mengerdilkan build-up serangan Spanyol. Upaya itu akhirnya berbuah hasil di menit 54.
ADVERTISEMENT
Tekanan di area sepertiga akhir wilayah Spanyol memaksa Roberto berbuat kesalahan. Umpan lambugnya sukses dipotong Perisic yang kemudian diteruskan kepada Kramaric yang berdiri bebas. Dengan mudah penyerang Hoffenheim itu melumpuhkan David De Gea lewat tendangan mendatarnya ke arah tiang dekat.
Namun, keunggulan tim tuan rumah berjalan prematur. Dua menit berselang, Ceballos berhasil mencetak gol balasan usai mengakhiri kerja sama apik dengan Isco. Di menit 61, Spanyol bisa saja berbalik unggul andai sepakan kaki kanan Aspas tak membentur mistar gawang. Justru Kroasia yang berhasil unggul untuk kedua kalinya setelah Jedvaj sukses mengonversi umpan lambung Modric dari sisi kiri.
Ketinggalan satu gol memaksa Enrique untuk menambah daya gedor timnya dengan menarik keluar Saul dan memasukkan Suso. Sebelumnya mantan pelatih Barcelona itu juga sudah menukar Aspas dengan Morata.
ADVERTISEMENT
Spanyol akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit 78 via eksekusi Ramos dari titik putih. Wasit menghadiahi penalti usai Vrsaljko menjatuhkan Alba di kotak terlarang.
Jedvaj memang jadi mimpi buruk Spanyol di malam itu. Bek Bayer Leverkusen itu sukses mencetak gol kemenangan di menit injury time, sekaligus menutup kemenangan 3-2 untuk Kroasia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·