kumparan
9 Sep 2018 0:58 WIB

Swiss Pesta Gol ke Gawang Islandia

Gelandang Swiss, Steven Zuber (kanan), merayakan golnya dengan Fabian Schaer. (Foto: Reuters/Arnd Wiegmann)
Swiss berpesta gol di Kybunpark, St. Gallen. Menghadapi Islandia dalam pertandingan Liga A Grup 2 UEFA Nations League, Sabtu (8/9/2018) malam WIB, Granit Xhaka dkk. menang telak 6-0.
ADVERTISEMENT
Enam gol Swiss itu dicetak enam pemain berbeda. Steven Zuber membuka keunggulan pada menit ke-13. Sepuluh menit kemudian, Denis Zakaria menggandakan keunggulan. Di babak kedua, Xherdan Shaqiri, Haris Seferovic, Albian Ajeti, dan Admir Mehmedi mencetak gol masing-masing pada menit ke-53, 56, dan 71.
Hasil ini membuat Swiss untuk sementara menjadi pemimpin klasemen. Setelah ini, pada Rabu (12/9) dini hari WIB, mereka bakal menjalani laga uji tanding melawan Inggris. Sementara Islandia akan melakoni laga UEFA Nations League kedua melawan Belgia di hari yang sama.
***
Minus Stephan Lichtsteiner dan Valon Behrami yang telah pensiun dari Tim Nasional, Swiss masih mengandalkan pemain-pemain yang sama dengan di Piala Dunia 2018 lalu. Fabian Schaer masih jadi pemimpin lini belakang untuk melindungi gawang Yann Sommer. Di tengah, Xhaka berkolaborasi dengan Shaqiri untuk menyokong Seferovic.
ADVERTISEMENT
Hal serupa terjadi dengan Islandia. Nama-nama macam Ragnar dan Gylfi Sigurdsson serta Jon Dadi Boedvarsson masih jadi tumpuan. Selain itu, meskipun kursi kepelatihan sudah jadi milik Erik Hamren, formasi 4-4-2 masih dipertahankan.
Jalannya pertandingan ini sebenarnya mudah ditebak. Swiss yang bermain sebagai tuan rumah berusaha sedini mungkin melancarkan gempuran-gempuran ke area pertahanan Islandia. Sebaliknya, Islandia masih setia dengan identitas mereka, yakni dengan bermain defensif dan menyerap tekanan lawan sebelum melakukan serangan balik.
Walau demikian, pertahanan Islandia pada pertandingan ini tidaklah seapik yang mereka tunjukkan pada Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Hanya dalam 23 menit, gawang mereka sudah kemasukan dua kali lewat aksi Zuber dan Zakaria.
Gol Zuber berawal dari penetrasi yang dilakukan oleh bek kanan Swiss, Kevin Mbabu. Dari sana, para pemain Swiss bisa memainkan bola dengan leluasa di sekitaran kotak penalti Islandia, sampai akhirnya, Ricardo Rodriguez yang merangsek dari kiri memberikan bola pada Zuber. Tanpa ampun, Zuber melepaskan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang Hannes Thor Haldorsson tanpa bisa dihalau.
ADVERTISEMENT
Sementara, gol Zakaria berasal dari skema bola mati. Muasalnya, lagi-lagi, penetrasi Mbabu. Bek Young Boys itu dilanggar oleh pemain Islandia di dekat kotak penalti dan tendangan bebas pun dihadiahkan wasit Michael Oliver untuk Swiss. Umpan Xhaqiri awalnya gagal dimanfaatkan oleh Schaer, tetapi bola kemudian bergulir ke kaki Zakaria dan dengan mudah, pemain Borussia Moenchengladbach itu memperdayai Haldorsson.
Perayaan gol penyerang Swiss, Haris Seferovic. (Foto: Reuters/Arnd Wiegmann)
Setelah dua gol tercipta, Swiss semakin bernafsu untuk menambah angka di papan skor. Akan tetapi, Islandia kemudian melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mengatasi gempuran yang mereka dapat. Di sisi lain, Swiss juga tak mampu menunjukkan penyelesaian akhir yang apik. Hasilnya, skor 2-0 itu bertahan sampai turun minum.
Pada babak kedua, Islandia tak lagi mampu mengatasi tekanan demi tekanan yang dilakukan oleh Swiss. Baru sembilan menit pertandingan berlangsung, gawang mereka bobol untuk kali ketiga. Gol ini kembali lahir dari skema bola mati. Bedanya, kali ini Shaqiri tidak mengeksekusi tendangan bebas sebagai umpan, melainkan tendangan langsung yang tak mampu dijangkau kiper Islandia.
ADVERTISEMENT
Empat belas menit setelah gol Shaqiri, Swiss mencetak gol keempatnya melalui kaki Seferovic. Berawal dari serangan dari sisi kanan, Schaer yang berada di kotak penalti memberikan umpan dengan tumit kepada Seferovic. Penyerang Benfica itu menyambut umpan tadi dengan sepakan kaki kiri keras menyusur tanah yang membuat Haldorsson tak berdaya.
Dominasi Swiss semakin terasa saat pemain pengganti Ajeti mencetak gol kelima. Lagi dan lagi, gol ini bermula dari tusukan dari sisi kanan. Kali ini, giliran Seferovic yang memberikan assist. Umpan Seferovic ke mulut gawang berhasil diteruskan Ajeti lewat sontekan pelan yang sudah cukup untuk membuat jala gawang Islandia kembali bergetar. Menariknya, gol ini tercipta tak lama setelah wasit menganulir 'gol' kedua Seferovic lantaran offside.
ADVERTISEMENT
Mehmedi yang masuk menggantikan Seferovic berhasil jadi pencetak gol keenam Swiss. Memanfaatkan serangan balik yang diinisiasi Zakaria darii sayap kanan, Mehmedi lolos dari perangkap offside untuk menyambut umpan silang mendatar dengan ujung kaki kanannya. Ini adalah gol terakhir yang tercipta pada laga ini, sekaligus gol yang memastikan kemenangan 6-0 Swiss atas Islandia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·