kumparan
22 Apr 2019 16:34 WIB

Tekanan Ada di Persija Saat Hadapi Ceres-Negros

Penyerang Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, saat berlaga menghadapi Ceres Negros di laga ketiga Grup G AFC Cup 2019. Foto: Dok. Media Persija
Persija Jakarta berstatus tuan rumah saat menghadapi Ceres-Negros asal Filipina di laga lanjutan Grup G AFC Cup, Selasa (23/4/2019). Namun, tekanan justru berada di pihak 'Macan Kemayoran' untuk pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti.
ADVERTISEMENT
Yang mendasarinya adalah situasi klasemen sementara. Saat ini, Ceres-Negros tengah bertengger di puncak lewat raihan sembilan poin dari tiga laga, termasuk kemenangan atas Persija di pertemuan pertama. Sementara itu, Persija tertahan di kursi ketiga hanya dengan perolehan empat angka.
Dengan begitu, Persija wajib menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga sisa, tak terkecuali menghadapi Ceres-Negros. Raihan poin sempurna di sisa fase grup tak otomatis mengantarkan Persija ke semifinal zona ASEAN. Ini masih bergantung kiprah dua pesaingnya, yakni Ceres-Negros dan Becamex Binh Duong yang menempati posisi kedua berbekal tujuh poin.
Skenarionya cukup rumit. Persija bisa memperoleh poin maksimal 13 jika menang dalam tiga pertandingan sisa.
Para pemain Ceres Negros merayakan gol ke gawang Persija. Foto: Dok. AFC
Kalau Persija ingin melanggengkan posisi pertama klasemen, syaratnya Ceres takluk dari Becamex dan 'Macan Kemayoran' serta boleh menang kontra Shan United. Sementara agar Becamex tak mengganggu kenyamanan Persija, klub asal Vietnam itu mesti menang kontra Ceres dan kalah dari 'Macan Kemayoran'.
ADVERTISEMENT
Kalau skenario itu tak berjalan, pupus sudah harapan Persija ke semifinal zona ASEAN. Apalagi jika Ismed Sofyan dkk. tunduk dari Ceres di laga keempat Grup G, maka peluang mereka tertutup.
“Besok pertandingan yang krusial bagi kedua tim. Semua tim akan menanti untuk pertandingan besok. Ini pertandingan penuh tantangan karena bermain di hadapan suporter lawan. Kami malah tidak masalah dengan tekanan itu. Kami akan menikmati pertandingan. Bagi kami, suporter Persija bukan tekanan. Justru sekarang tekanan ada di Persija. Kalau kalah, mereka tidak akan lolos,” kata pelatih Ceres-Negros, Risto Vidakovic.
Tak ada yang salah dengan pernyataan Risto. Pasalnya, jika kalah dari Ceres-Negros, Persija akan berebut satu tempat runner-up terbaik dengan tiga kontestan lain.
ADVERTISEMENT
Pelatih Persija, Ivan Kolev, pada saat sesi jumpa pers AFC Cup 2019. Foto: Dok. Media Persija
Tak heran jika Ivan Kolev menghadapi situasi klasemen terkini dengan sikap limbung. Karena mewujudkan tripoin tidaklah mudah mengingat hasil sempurna Ceres-Negros dalam tiga laga awal. Kolev pun mengakui tekanan ada di pihak anak-anak asuhnya pada pertandingan nanti.
“Ceres-Negros wakil Filipina tapi seperti tim Eropa karena banyak pemain Eropa di sana. Pada pertemuan pertama kami tidak siap. Memang kami ada beberapa peluang, tapi tidak bisa menjadi gol. Besok kami akan berusaha," ujar Kolev.
"Tekanan memang ada di kami. Situasi di grup ini sulit. Namun, kami tak ingin mengecewakan suporter. Kami akan berusaha main bagus untuk mendapat hasil terbaik agar suporter senang,” katanya.
Selain menyenangkan suporter, kemenangan akan menjadi pendongkrak moral Persija guna mengarungi dua laga sisa kontra Becamex dan Shan United. Apalagi, pertandingan menghadapi Becamex bakal berlangsung di kandang lawan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan