kumparan
14 Mar 2019 20:40 WIB

The Jakmania: Kami Akan Kawal Pembangunan Stadion Sampai Selesai

Pendukung Persija Jakarta yang datang melihat langsung melawan Becamex Binh Duong dari Vietnam pada laga pertama Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Jakarta siap menyambut stadion baru bertaraf internasional. Setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai kontraktor, stadion yang terletak di kawasan Sunter, Jakarta Utara, diagendakan rampung pada akhir 2021 mendatang.
ADVERTISEMENT
Pada Kamis (14/3/2019) petang WIB, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mengetok palu ihwal dimulainya pembangunan stadion. Rencananya, setelah diresmikan, stadion yang dinamakan Jakarta Internasional Stadium ini juga menjadi kawasan olahraga selain sepak bola.
Selain peresmian yang dipimpin oleh Anies, turut hadir jajaran petinggi PT. Jakpro yakni Direktur Utama Dwi Wahyu Daryoto serta Direktur Projek Iwan Takwin. Tak hanya itu, The Jakmania--sebutan suporter Persija--juga turut hadir.
Sekretaris Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengaku pihaknya bahagia dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan stadion. Akan tetapi, Jakmania juga akan terus mengawal pembangunan tersebut hingga benar-benar rampung.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan foto bersama dengan Legenda Persija dan Jakmania pada acara Kick Off Pembangunan Jakarta International Stadium, Kamis (14/3). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Intinya, sih, kami pasti senang kalau Persija pada akhirnya punya stadion. Tapi, harapan kami, sih, jelas bahwa jangan sampai ini hanya peletakan batu pertama. Batu kedua, batu ketiganya enggak tahu ada di mana," kata Diky.
ADVERTISEMENT
"Jadi InsyaAllah kami akan kawal terus bagaimana prosesnya sampai jadi stadion nanti di tahun 2021. Karena memang ini 'kan enggak sekali atau dua kali. Oke, sebelumnya gagal, tapi tiga kali (gagal) 'kan enggak lucu juga. Jadi, ya, kami memang menjaga untuk itu, sih," lanjutnya.
Selain itu, terdapat pula sosok lain yang mencuri perhatian yakni hadirnya Gede Widiade. Tak bisa dimungkiri, Gede yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jakarta selama dua tahun belakangan adalah orang yang menyuarakan agar pembangunan stadion di Jakarta segera direaliasasikan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersama Dirut PPK GBK Winarto (kanan) dan mantan Dirut Persija Jakarta Gede Widiade (kiri). Foto: Moh Fajri/kumparan
Hadirnya pembangunan Jakarta Internasional Stadium, diharapkan jadi solusi agar Persija bisa mentas di rumah sendiri. Pasalnya, bukan rahasia umum lagi lantaran Persija kerap berpindah-pindah markas sejak kompetisi Indonesia Soccer Champhionship 2016 hingga Liga 1 2018 lalu.
ADVERTISEMENT
"Seperti yang saya katakan setahun dua tahun lalu, Anies sebagai Gubernur tak perlu ditagih, dia pasti membuktikan apa yang dijanjikan. Jadi ini sudah naluri pemimpin. Ibaratnya orang tua, Anies sudah tahu kebutuhan anaknya, terutama sepak bola. Dan, tidak ada kata lain selain mendukung, mendukung dan, mendukung, apa yang direalisasikan oleh gubernur," kata Gede.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan