Pencarian populer
Tidak Semudah Itu bagi Liverpool Juarai Premier League Musim Ini
Para pemain Liverpool merayakan gol. (Foto: REUTERS/Phil Noble)
Begitu mengensankan laju Liverpool di Premier League sejauh musim ini bergulir. Berbekal 54 poin dari 21 laga, Liverpool anteng di puncak klasemen. Kegemilangan itu bermuara pada ekspektasi besar untuk pasukan Juergen Klopp itu: Merengkuh trofi Premier League perdana dalam sejarah klub.
Sejarah mengutungkan Liverpool. Menurut Gracenote, perusahaan olah data yang masih bagian dari raksasa riset Nielsen, 11 tim terakhir yang telah meraup 52 poin atau lebih setelah menjalani 21 laga liga berakhir menjadi juara.
Data ini didapatkan Gracenote setelah mengamati papan klasemen kompetisi level teratas Liga Inggris sejak dari musim 1905/06. Tapi, jangan senang dulu, wahai pengemar Liverpool. Karena ada juga faktor yang membuat Liverpool mungkin terpeleset seperti di musim 2008/09 dan 2013/14.
Gracenote menyebut bahwa persaingan Premier League musim ini merupakan yang terketat sepanjang sejarah kompetisi level teratas Liga Inggris. Sebelas tim yang meraup 52 poin atau lebih sebelum Liverpool memiliki keunggulan poin yang sangat jauh dari tim yang berada di posisi kedua.

Pemain City merayakan gol. (Foto: Reuters / Andrew Yates)

Jika tak percaya, tengok saja musim lalu. Setelah menjalani 21 laga, Manchester City berada di puncak klasemen dengan perolehan 59 poin. Tim berjuluk The Citizens itu unggul 14 poin atas Chelsea yang berada di posisi kedua. City kemudian menjuarai Premier League di akhir musim itu dengan memecahkan rekor 100 poin.
Sementara, Liverpool saat ini ‘hanya’ unggul 10 poin atas Chelsea yang berada di peringkat keempat, 6 poin atas Tottenham Hotspur yang berada di peringkat ketiga, dan empat poin atas City yang sementara ini masih bertengger di urutan kedua.
Memang Liverpool mendapatkan lawan yang mudah di lima laga liga selanjutnya. Tapi, perlu diingat pula saat ini Liverpool juga mengalami krisis di lini belakang. Nathaniel Clyne dipinjamkan ke Bournemouth, sehingga Trent Alexander-Arnold menjadi satu-satunya full-back kanan Liverpool yang tersedia.
Karena performa Alberto Moreno masih tak mengesankan, maka Liverpool juga sangat berharap dengan tuah Andrew Robertson di full-back kiri. Memperkeruh suasana, Joel Matip, Dejan Lovren, dan Joe Gomez mengalami cedera, sehingga tersisa Virgil van Dijk sebagai bek tengah murni. Klopp pula telah bilang takkan membeli bek anyar pada Januari ini.
Dengan kondisi ini, mampukan Liverpool merengkuh trofi Premier League pada Mei mendatang?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: