kumparan
11 Jan 2019 10:41 WIB

Timnas U-22: Indra Sjafri Mulai Fokus pada Kemampuan Bertahan

Timnas Indonesia U-22 bersama Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri berlatih Jelang Laga AFF. (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Pencarian Indra Sjafri belum berhenti. Pada pemusatan latihan hari kelima Timnas U-22 Indonesia, Jumat (11/1/2019) pagi WIB, Indra mengukur kapabilitas bertahan pemain.
ADVERTISEMENT
Mengambil tempat di Lapangan B Komplek Gelora Bung Karno, 35 pemain dibagi menjadi tiga tim (hijau, biru, dan oranye) untuk memainkan gim internal setelah pemanasan. Indra berdiri di tengah lapangan demi mentransfer pemahaman strategi dan taktik yang telah ia racik kepada pemain.
Yang menjadi sorotan dalam gim tersebut adalah instruksi Indra kepada pemain depan. Dalam beberapa kesempatan, Indra mencontohkan bagaimana memberikan tekanan kepada bek lawan yang tengah menguasai bola.
"Jangan beri lawan banyak waktu untuk berpikir," demikian instruksi yang sempat dilontarkan Indra kepada Todd Rivaldo Ferre. Jika si penyerang mampu menekan dengan baik, Indra tak sungkan melepaskan sanjungan.
Timnas Indonesia U-22 bersama Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri berlatih Jelang Laga AFF. (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Arahan tersebut diberikan karena fokus Indra mulai tertuju pada kemampuan bertahan pemain depan dan tengah. Oleh karena itu, Indra tak menampik bahwa kualitas pertahanan pemain menjadi salah satu ukuran dalam menentukan skuat.
ADVERTISEMENT
"Dari sesi latihan kemarin, saya cari orang yang tepat untuk defence (bertahan).Tadi kami latihan satu setengah jam. Besok terakhir (pemusatah latihan tahap satu), kami internal pagi di sini jam 6 pagi. Masih dicari pemain dan saya optimistis game plan (strategi dan taktik) yang saya bikin, banyak pemain (saat ini) yang cocok (dan) dipilih," ujar Indra.
Tinggal satu hari lagi pemusatan latihan tahap pertama Timnas U-22 jelang Piala AFF usai. Indra pun bakal mengaktifkan sistem promosi-degradasi yang telah dirancang jauh-jauh hari sebelumnya.
Akan tetapi, masih ada tiga nama yang belum bergabung, yakni Saddil Ramdani, Egy Maualana Vikri, dan Ezra Walian. Dua pemilik nama terakhir telah kembali ke klubnya untuk memainkan putaran kedua liga sehingga Indra tak menaruh kekhawatiran. Ia menilai, pemain-pemain yang urung hadir dapat mengasah skill dan menambah jam terbang.
ADVERTISEMENT
Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri. (Foto: Okky Ardiansyah/kumparan)
Jika mereka tak hadir sampai penentuan skuat untuk Piala AFF, Indra tetap mengusung sikap tenang. Bukan sesuatu yang mengejutkan, mengingat setelah Piala AFF masih ada dua ajang yang mesti diarungi 'Garuda Muda': Kualifikasi Piala Asia dan SEA Games.
"Mereka lagi preseason (pramusim) di sana, kami sudah berkomunikasi untuk mengatur kapan sebaiknya bergabung. Sudah jelas mereka dikontrak di sana, ini juga bukan seleksi. Ini hanya mencari pemain yang paling cocok untuk rencana yang dicanangkan," katanya.
"Tiga striker (penyerang) cukup. Kalau enggak datang tanpa Ezra, tak masalah. Minggu ini sama minggu depan selesai untuk cari pemain. Setelah itu, persiapan Piala AFF, Kualifikasi AFC, dan SEA Games," tutup Indra.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan