Pencarian populer

Tren Negatif Manchester United Berakhir di Old Trafford

Juan Mata mencari ruang tembak di tengah penjagaan ketat pemain belakang Fulham. (Foto: Reuters/PHIL NOBLE)

Tren negatif Manchester United tanpa kemenangan dalam empat laga beruntun di Premier League 2018/19 berakhir. Menjamu Fulham pada pekan ke-16 di Stadion Old Trafford, Sabtu (8/12/2018) malam WIB, 'Setan Merah' berhasil meraup tripoin setelah menang dengan skor 4-1

Gol-gol kemenangan United dilesakkan oleh Ashley Young (13'), Juan Mata (28'), Romelu Lukaku (42'), dan Marcus Rashford (82'). Gol balasan Fulham dicetak oleh Aboubakar Kamara via tendang penalti (66'). Atas hasil itu, The Red Devils naik dua setrip ke peringkat enam berbekal 26 poin, sedangkan The Cottagers semakin terbenam di dasar tabel dengan koleksi sembilan angka.

Badai cedera yang menerjang United mendorong Jose Mourinho untuk membarui starting XI. Dalam laga ini, Mourinho menerapkan pola 4-2-3-1 dengan Lukaku di lini depan United. Sebagai penopang pemain berpaspor Belgia itu, Rashford, Jesse Lingard, dan Mata, mendapatkan kepercayaan dari sang juru taktik.

Tak ada nama Paul Pogba di area tengah United. Mourinho memilih duet Nemanja Matic dan Ander Herrera sebagai jangkar. Menyoal pertahanan, Phil Jones dan Chris Smalling yang diragukan tampil kembali menjadi starter. Kedua pemain tersebut diapit oleh Diogo Dalot dan Young.

Di kubu Fulham, Claudio Ranieri tak berpaling dari pakem 4-2-3-1. Jean Michael Seri dan Andre-Frank Zambo Anguissa diutus Ranieri sebagai holding midfielder. Eks juru taktik Leicester City itu tetap memercayakan pos depan kepada topskor tim, Aleksandar Mitrovic, yang telah merangkum 7 gol.

Dengan komposisi tim yang lebih glamor, United dapat menguasai jalannya laga sejak menit pertama. Ketenangan Matic dan akurasi umpan Herrera yang tergolong apik membuat serangan United tertata. Efeknya, pasukan Mourinho mampu menciptakan sejumlah situasi menguntungkan. Misalnya, apa yang terjadi pada menit sembilan. Dalot bisa melayangkan upaya dari luar kotak penalti, tetapi kiper Sergio Rico masih cekatan untuk mengamankan gawangnya.

Selang empat menit, United sukses membuka keunggulan. Young menjadi aktor utama. Pemilik nomor kostum 18 itu meliuk-liuk di sisi kiri dan berhasil melepaskan diri dari penjagaan ketat bek lawan dengan menekuk bola. Ketika sudah berada di dalam kotak 16, Young melirik tiang tiang jauh dan mengonversikan kans menjadi gol lewat sepakan terukur.

Tak puas dengan keunggulan satu gol, United intens menekan. Terlihat hasilnya saat laga berusia 28 menit. Menerima umpan panjang dari belakang, Rashford merangsek ke dalam kotak penalti dan menyodorkan umpan tarik. Bola yang menggelinding mendarat di kaki Mata. Sepersekian detik kemudian, pemilik nomor kostum 8 itu melepaskan tembakan. Rico yang sudah terbang gagal menjangkau bola dengan tangannya.

Fulham merespons gol tersebut dengan meningkatkan intesitas serangan. Akan tetapi, rapatnya barisan bertahan United menjadi persoalan. Terlebih, David De Gea tampil apik dengan melalukan penyelamatan gemilang pada menit 19.

Permainan terbuka yang diperagakan Fulham harus dibayar mahal saat laga berumur 42 menit. Ya, United mampu memperlebar skor menjadi 3-0. Kali ini, Lukaku menjadi protagonis usai sepakannya di dalam kotak gagal diantisipasi Rico. Setelah itu, kendali laga tetap dikuasai oleh United. Namun, mereka gagal menambah keunggulan sampai paruh pertama selesai.

Selebrasi Lukaku setelah menyarangkan bola ke gawang Fulham. (Foto: Reuters/PHIL NOBLE)

Selepas jeda, United langsung menghentak. Belum genap tiga menit babak kedua berjalan, pasukan Mourinho itu mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran via Rashford dan Lukaku walau tak ada yang berujung gol.

Fulham berupaya keluar dari tekanan dengan memainkan bola di pertahanan sendiri. Apa yang dilakukan Fulham berhasil menyurutkan gelombang ancaman United. Tak cuma itu, pada menit 66, mereka dapat memangkas defisit gol via tendangan penalti Kamara. Penalti tersebut hadir setelah Kamara dilanggar Herrera di dalam kotak 16.

Selang dua menit, Fulham mesti bermain dengan 10 pemain seusai Anguissa diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Lee Probert. Tentu saja keunggulan jumlah pemain membuat otoritas pemainan kembali dikuasai United. Tekanan intens terus dilancarkan pasukan Mourinho. Namun, sampai laga menginjak menit 80, United gagal mengonversikan sejumlah kans menjadi gol.

Gol keempat United lahir saat laga berusia 82 menit. Rashford menjadi protagonis setelah tembakannya dari luar kotak penalti melaju kencang ke dalam gawang. Pasca gol tersebut, Fulham memang dapat memegang kendali permainan. Akan tetapi, mereka gagal memangkas defisit gol. Alhasil skor 4-1 untuk kemenangan United bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: