kumparan
5 Sep 2019 10:25 WIB

Tyrone Mings: Dari Tim Non-Liga ke Timnas Inggris

Tyrone Mings sukses membawa Aston Villa promosi ke Premier League. Foto: Reuters/Ed Sykes
Nama Tyrone Mings pertama kali mencuat ke permukaan karena alasan yang salah. Dua tahun silam, ketika masih memperkuat Bournemouth, dia pernah terlibat dalam rangkaian insiden dengan penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic.
ADVERTISEMENT
Awalnya, Mings tak sengaja menginjak kepala Ibrahimovic yang terjatuh usai tersandung badan Wayne Rooney. Sebagai respons, Ibrahimovic kemudian menyikut dan membanting Mings dalam dua kesempatan berbeda.
Kedua pemain tidak diberi kartu oleh wasit kala itu. Akan tetapi, mereka kemudian diberi hukuman larangan bertanding. Ibrahimovic dihukum tiga pertandingan, sementara Mings harus absen dalam lima laga.
Kini, semuanya sudah berubah bagi Mings. Dia bukan lagi 'pemain yang menginjak kepala Ibrahimovic' karena statusnya saat ini adalah pemain Tim Nasional Inggris.
Ya, Mings untuk pertama kalinya mendapat panggilan dari Gareth Southgate untuk memperkuat 'Tiga Singa' dalam ajang Kualifikasi Piala Eropa 2020. Sosok 26 tahun itu berpeluang untuk melakoni debut dalam pertandingan menghadapi Bulgaria (7/9) dan Kosovo (11/9).
ADVERTISEMENT
Bagi Mings sendiri, pemanggilan ini hampir mirip dengan sebuah keajaiban. Sebab, hanya beberapa tahun silam dia cuma bermain sepak bola di level semi-profesional. Untuk menyambung hidup, dia bekerja sebagai penasihat hipotek.
Mings sebenarnya sempat bergabung dengan akademi Southampton ketika masih bocah tetapi pada 2009 dia dilepas menyusul pemotongan anggaran untuk pengembangan pemain muda. Setelah itu dia bersekolah di Millfield dengan beasiswa sepak bola.
Ini yang kemudian mengawali kiprah Mings di sepak bola semi-profesional. Setelah lulus dari Millfield dia hanya bisa bermain untuk tim-tim non-liga seperti Yate Town dan Chippenham Town.
Loading Instagram...
"Ketika aku masih bermain sepak bola paruh waktu dan bekerja sebagai penasihat hipotek aku punya tujuan berbeda. Sama sekali tak terpikirkan olehku bermain untuk Timnas Inggris," tutur Mings, dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
"Aku cuma ingin bisa mencapai kompetisi profesional. Waktu itu, ketika yang kulakukan adalah menelepon orang-orang untuk memberi mereka saran mengenai hipotek, aku tidak bisa bilang bermain untuk Inggris adalah tujuan yang bisa kucapai," tambahnya.
Dasarnya memang pemain berbakat, kemampuan Mings terlacak oleh Ipswich Town. Dari sini dia meretas jalan menuju Bournemouth yang ketika itu, pada 2015, baru saja promosi ke Premier League.
Di Bournemouth, Mings sebenarnya diplot untuk jadi salah satu pemain andalan. Namun, cedera yang berulang kali menghantam membuatnya cuma bisa turun berlaga sebanyak 23 kali.
Tyrone Mings bicara kepada wartawan sebagai pemain Timnas Inggris. Foto: Reuters/John Sibley
Pada paruh kedua musim 2018/19 Mings akhirnya dipinjamkan ke Aston Villa yang tengah berjuang meraih promosi ke Premier League. Rupanya, keberuntungan Mings benar-benar berubah di sini.
ADVERTISEMENT
Mings sukses membawa Villa promosi ke Premier League. Setelah itu dia diikat secara permanen. Tak lama berselang, dia berhasil sampai ke Timnas Inggris. Keberhasilan ini pun dia syukuri betul.
"Selama ini aku bisa bekerja dengan pelatih-pelatih hebat, bermain untuk klub besar, semua yang kualami membawaku ke titik ini. Di masa lalu aku harus menimbang ulang tujuan hidupku, dengan cedera dan semacamnya, tetapi itu semua hanya membuat keberhasilan ini jadi terasa lebih manis," ucapnya.
Mings adalah satu dari empat calon debutan yang dipanggil Southgate ke Timnas Inggris. Bersamanya ada pula Aaron Wan-Bissaka, James Maddison, serta Mason Mount.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan