Pencarian populer

Uji Tanding Manchester United: Masalah Kreativitas yang Urung Tuntas

Alexis dan Mata tertunduk lesu. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Sulit sepertinya untuk berharap Manchester United berubah menjadi lebih baik. Mereka masih sama. Setidaknya hasil imbang tanpa gol melawan San Jose Earthquakes di laga persahabatan, Senin (23/7/2018) bisa menjadi dijadikan acuan.
ADVERTISEMENT
Penyakit United masih sama pula: Kesulitan dalam menginisiasi peluang. Mereka juga hanya mampu mencetak satu gol pada uji tanding sebelumnya kontra Club America. Tercatat hanya 6 chance created (kreasi kans) yang dicatatkan penggawa United, setengah dari torehan klub asal Meksiko tersebut. Praktis total tembakan United juga tak lebih banyak dari tim lawan. Beruntung Juan Mata berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-78.
Oke, absennya Alexis Sanchez mungkin bisa dijadikan alasan. Dengan absennya mantan penggawa Udinese itu, hanya Anthony Martial dan Mata yang bisa diandalkan sebagai kreator peluang.
Kendati demikian, alasan itu tak berlaku atas hasil imbang kontra San Jose lantaran Sanchez dan Martial diturunkan bersamaan. Sanchez notabene merupakan pemrakrasa peluang terbanyak United di musim lalu, sementara Martial juga terhitung tajam karena sukses mengemas 9 gol dan 5 assist.
ADVERTISEMENT
Namun, Jose Mourinho berkelit atas hasil negatif tersebut. Para pemain pilar yang jadi alasannya.
"Kami bukan tim (sesungguhnya). Kami sekelompok pemain dari tim yang berbeda," katanya kepada Mourinho kepada MUTV.
"Beberapa di antaranya tergolong tim utama, sedangkan sisanya pemain berusia di bawah 23 tahun. Sebagian berasal dari pemain yang telah dipinjamkan, beberapa lebih muda, usia di bawah 18 tahun."
Manchester United vs San Jose Earthquakes (Foto: Dok. Manchester United)
Mourinho tak asal bicara. David De Gea, Paul Pogba, dan Romelu Lukaku memang belum bergabung bersama United dalam tur pra-musimnya. Itulah mengapa pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Valencia, Andreas Pereira, serta pemain muda macam Tahith Chong dan James Garner turun sejak awal pertandingan.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, San Jose juga bukanlah tim elite Major League Soccer (MLS). Yeferson Quintana dan kawan-kawan cuma finis di posisi keenam Zona Barat atau urutan ke-11 dalam klasemen keseluruhan.
Jadi, menurunkan pemain pelapis tak bisa dijadikan alasan Mou dari kegagalan meraih kemenangan melawan San Jose. Sebagai perbandingan, United pernah menaklukkan lawan yang sama dengan skor 3-1 pada uji tanding 2015 silam.
Tengok saja buruknya inisiasi United dalam membongkar pertahanan San Jose. Terlebih, skema serangan balik yang dicanangkan United tak begitu efektif. Peluang Martial di menit 22 menguap lantaran minimnya sokongan dari Tahith Chong yang terlambat untuk melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Satu-satunya peluang emas United tercipta di menit ketiga, saat sontekan Eric Bailly masih membentur mistar gawang. Itu pun bukan berasal dari build-up serangan dari belakang, melainkan melalui situasi bola mati.
ADVERTISEMENT
Catatan negatif bukan hanya tersemat pada barisan terdepan. Keroposnya Lini pertahanan membuat Lee Grant melakukan dua penyelamatan penting. Padahal, kiper yang dibeli dari Stoke City itu sudah dikawal oleh Chris Smalling dan Bailly.
Laga uji tanding memang tak bisa dijadikan jaminan, susunan pemain dan usaha untuk memtik kemenangan berbeda dibanding saat tampil di laga-laga penting. Di satu sisi, pertandingan persahabatan United sejauh ini bukan sama sekali tak memberi arti, setidaknya menunjukkan bahwa United tak akan (atau belum) berubah secara signifikan di musim depan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80