kumparan
18 Sep 2019 11:30 WIB

Valeroen Gugup karena Takut Kecewakan Orang Tua

Valeroen, Pemain Indonesia U-16. Foto: Ferry Adi/kumparan
Gelandang Indonesia U-16, Valeroen, menjadi satu dari empat pemain yang diberi evaluasi khusus pelatih Bima Sakti Tukiman dalam sesi latihan terakhir, Selasa (17/9/2019). Pemain bernomor 21 itu diinstruksikan untuk mengatasi kegugupan yang tampak ketika melawan Filipina.
ADVERTISEMENT
Bima pun sudah mendapat penyebab Valeroen tegang. Selain karena baru pertama kali main untuk Indonesia di turnamen resmi yang disaksikan ribuan penonton, sang gelandang ternyata gugup ditonton langsung orang tuanya.
“Yang jadi beban itu pikiran takut ngecewain orang tua. Saya takut tidak bisa memberikan yang terbaik. Jadi, alasan groginya lebih kepada kehadiran orang tua dan penonton,” ujar Valeroen.
Suasana Latihan Indonesia U-16. Foto: Ferry Adi/kumparan
Namun, usai mendapat instruksi sang pelatih, Valeroen merasa lebih santai. Bima Sakti memberikan keyakinan bahwa Valeroen bisa tampil lebih baik.
“Pelatih bilang kenapa mainnya tidak enjoy. Setelah mendapat instruksi dari pelatih, insyaallah bisa bermain lebih bagus dan memberikan yang terbaik buat tim. Memang masih ada sedikit beban, tapi dijalankan saja karena ini ‘kan proses untuk bisa lebih baik,” tutur Valeroen.
ADVERTISEMENT
Salah satu cara agar kegugupan tak muncul ialah meminimalisasi penggunaan telepon genggam. Perintah itu merupakan aturan yang diterapkan Bima Sakti kepada semua anak asuhnya.
Valeroen mengaku peraturan tersebut sangat berdampak positif buat pemain, khususnya dirinya. Ia menjadi lebih fokus ke pertandingan dan tidak mengindahkan tekanan di sosial media.
Timnas Indonesia U-16 melawan Timnas Filipina U-16 saat pertandingan laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9/2019). Foto: Dok. PSSI
“Jangan sering pegang handphone biar fokus ke pertandingan. Paling satu jam atau dua jam saja main handphone. Semua handphone ‘kan dikumpulkan ke pelatih. Pemain juga sepakat biar tampil lebih baik," ujarnya.
"Kalau ada kesempatan main handphone pun cuma mengabari orang tua. Jarang atau tidak perlu buka sosial media. Suka ada pujian atau malah tekanan. Tidak bagus. Harus fokus pertandingan,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
Terlepas dari masalah kegugupan, Valeroen mengaku siap tampil di laga kontra Kepulauan Mariana Utara.
“Kami bakal menunjukkan permainan terbaik. Jangan terbawa beban. Jangan terbawa situasi permainan lawan. Kalau dapat dukungan banyak penonton jangan menjadi beban. Kemarin masih grogi karena baru pertama melihat penonton banyak,” jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan