Pencarian populer

3 Catatan Penting Sebelum Menulis Review Makanan

Ilustrasi review makanan. Foto: Toshiko/kumparan

Di tengah banyaknya inovasi makanan, banyak orang yang menjajal peruntungan menjadi food blogger, food reviewer, atau sekadar food influencer. Ada yang hanya untuk senang-senang karena hobi kulineran, namun ada juga yang menempuh jalur serius; menjadikannya profesi utama.

Sebenarnya memberikan ulasan soal makanan itu bukan perkara enak atau tidak. Hal ini ditekankan oleh chef sekaligus penulis buku kuliner Petty Elliott. Memulai debutnya sebagai food writer, Chef Petty telah menerbitkan dua buku; Papaya Flower dan Jakarta Bites Cookbooks. Ia juga jadi penggagas moderenisasi kuliner Indonesia.

Beberapa waktu lalu kami berbincang dengannya; soal tren kuliner di Indonesia hingga pandangannya soal penulis kuliner. Berikut adalah beberapa catatan penting Chef Petty soal menulis review makanan:

1. Pengetahuan tentang makanan

The most important things is great knowledge. Mereka yang mengulas makanan harus tahu soal makanan. Kalau tidak punya pengetahuan yang luas, bisa bias ulasannya,” ungkapnya.

Menurut Chef Petty, penulis kuliner harus punya modal pengetahuan layaknya chef; meski ia tak perlu jago masak. “Sisihkan waktu untuk banyak membaca,” katanya.

2. Tahu bumbu dan teknik memasak

Ketika kita menulis soal makanan, sangat penting untuk tahu bumbu dan teknik memasak. Ini juga memudahkan ketika kita harus mengobrol dengan chef yang menjelaskan makanannya.

“Setidaknya tahu bumbu, bahan, dan mengerti sedikit cooking technique. Misalnya beda pan fried dan deep fried. Tanpa ini ulasan jadi bias. Dengan pengetahuan yang cukup, review jadi lebih genuine. Orang yang makanannya diulas pun jadi lebih apresiasi ulasan kamu,” jelasnya.

3. Latih lidah

Matambre dari Argentina. Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan

Train your palate (bagian di mulut untuk mengecap rasa), pergi ke restoran yang berbeda, cicipi makanan yang berbeda juga,” ungkap Chef Petty. Dengan demikian, menurutnya, kita jadi tahu bedanya cita rasa masing-masing. “Harus tahu cita rasa Thailand, Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan lainnya. Know the basic,” tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60