kumparan
25 Mar 2019 18:01 WIB

5 Rekomendasi Kuliner di Semarang yang Wajib Kamu Coba

Rekomendasi kuliner Semarang. Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Daerah yang dijuluki Kota Bandeng atau Kota Lumpia ini memang menyimpan segudang rekomendasi kuliner yang patut dijelajahi. Selain karena wisata sejarahnya yang menarik, Semarang memiliki sederet kuliner lezat mulai dari makanan khas hingga oleh-oleh yang patut dibawa pulang.
ADVERTISEMENT
Coba saja, apa yang ada dalam bayanganmu ketika akan mengunjungi Semarang? Pasti kamu pengin mencicipi lumpia goreng yang khas, tahu petis, tahu pong, nasi goreng babat hingga membawa oleh-oleh ikan bandeng, bukan?
Nah, agar waktumu tak terbuang sia-sia ketika berada di kota yang dijuluki 'Venice van Java' ini, berikut kumparan berikan rekomendasi kuliner yang wajib kamu coba. Dicatat ya, jangan sampai terlewat.
1. Tahu Pong Gajah Mada
Tahu Pong Gajah Mada Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Semarang memang terkenal dengan olahan tahunya, mulai dari yang diisi hingga yang disiram saus kecap bercampur petis. Nah, jika kamu penasaran dengan cita rasa sajian tahu khas Semarang coba saja datangi Tahu Pong Gajah Mada yang berada di Jalan Gajah Mada 63 B.
ADVERTISEMENT
Tempat makan satu ini merupakan, salah satu kuliner wajib yang sudah ada sejak tahun 1950. Di rumah makan sederhana ini kamu wajib memesan seporsi tahu pong komplit yang dilengkapi gimbal (bakwan udang), dan telur goreng. Seporsi tahu komplit ini dihargai Rp 28 ribu.
Rasa tahu pong --yang berarti tahu kopong atau kosong-- itu memang hambar, namun jika dicocol atau disiram saus hitamnya maka cita rasanya akan menyatu apik di lidah. Saus hitam itu sendiri merupakan perpaduan dari kecap, petis, bawang, dan irisan rawit hijau. Untuk memberi kesan asam nan segar, maka dihadirkan juga acar lobak putih. Menarik bukan?
2. Soto Bangkong
Soto Bangkong Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Cuaca Semarang yang kerap panas juga terkadang membuat kita jadi ingin menyantap yang segar-segar. Jika ingin menyantap sajian segar kamu bisa, lho mencoba Soto Bangkong. Kuliner legendaris ini sudah ada sejak tahun 1950 yang memiliki dua cabang yakni di perempatan Jalan MT Haryono dan Jalan Ahmad Yani.
ADVERTISEMENT
Sekilas Soto Bangkong mirip dengan Soto Kudus yang disajikan dengan mangkuk kecil. Lalu di dalamnya berisi nasi putih, suwiran daging ayam, soun, taoge, tomat, daun bawang, serta taburan bawang putih goreng.
Soto seharga Rp 16 ribu per porsinya ini memiliki keunikan dari kuah sotonya yang terasa gurih, dan sedikit manis di akhir. Soto ini semakin nikmat disantap bersama pilihan aneka sate; seperti sate usus, telur puyuh, perkedel, dan tempe goreng. Bagi kamu yang suka pedas juga bisa menambahkan sambal, lalu perkaya rasanya dengan perasan jeruk nipis. Segar!
3. Bakmi Hap-Kie
Bakmi Hap-Kie Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Rekomendasi kuliner selanjutnya yang wajib kamu adalah Bakmi Hap-Kie. Bukan sembarang bakmi ayam, sajian mi satu ini terbilang unik karena dilengkapi potongan kekian --semacam otak-otak-- , siomay, dan irisan telur dadar.
ADVERTISEMENT
Ukuran minya terbilang kecil dengan tekstur kenyal yang pas. Jika dimakan bersama pelengkapnya, maka akan menambah lagi tekstur kenyal dari kekian, dan rasa gurih telurnya. Untuk menambah rasa kamu juga bisa memakannya bersama sambal rawit hijau yang cukup pedas.
Nah, selain mi ayam, di Bakmi Hap Kie kamu juga bisa memesan bihun, kwetiau, atau nasi goreng. Harga menu makanannya juga terbilang terjangkau yakni berkisar Rp 22 ribu per porsinya. Jika penasaran, kamu bisa menyambangi rumah makannya yang berada di Jalan Benteng No.117, Kranggan, Semarang Tengah.
4. Pecel Mbok Sador
Nasi Pecel Mbok Sador Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Semarang juga memiliki nasi pecel yang cukup terkenal. Coba saja berjalan-jalan di kawasan Simpang Lima, maka kamu akan menemukan cukup banyak nasi pecel yang bisa kamu cicipi. Salah satunya adalah Pecel Mbok Sador.
ADVERTISEMENT
Pecel satu ini sekilas mirip dengan sajian nasi pecel pada umumnya, yang mana seporsinya; terdiri dari nasi putih, aneka sayuran segar, potongan telur rebus yang kemudian disiram sambal kacang.
Namun, yang membuat sajian ini terasa spesial adalah pelengkapnya. Ya, nasi pecel ini bisa dinikmati bersama aneka sate; seperti sate kerang, telur puyuh, kerang, dan masih banyak lagi. Selain itu, tersedia juga peyek kacang untuk menambah sensasi renyah ketika dimakan.
Jika ingin mencicipi Pecel Mbok Sador kamu harus sabar-sabar mengantre, ya apalagi dijam makan malam tempat ini sangat ramai pengunjung. Oiya, Pecel Mbok Sador ini baru buka mulai pukul 17.00 hingga habis.
5. Babat Gongso Pak Karmin
Babat Gongso Pak Karmin Foto: Safira Maharani/Kumparan
Sudah ada sejak tahun 1971, warung sederhana milik Pak Karmin ini memang menjadi tempat favorit para pecinta babat saat berkunjung ke Semarang. Meski dari luar terlihat seperti warung kaki lima biasa, namun jangan salah, warung yang berada di pinggir sungai Mberok ini tak pernah sepi pengunjung.
ADVERTISEMENT
Sebabnya, di sini ada menu babat gongso yang terkenal lembut, tidak berbau, gurih, manis, dan kaya bumbu. Babat gongso dengan tampilan hitam gelap ini biasa dimakan bersama nasi putih hangat, telur dadar, dan acar.
Untuk menikmati seporsi babat gongso, pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp 40 ribu. Selain babat gongso, terdapat juga menu nasi goreng babat yang dibanderol Rp 20 ribu per porsinya. Jika tertarik silahkan berkunjung ke Jalan Pemuda (Samping jembatan Mberok), Kauman, Semarang Tengah.
Wah, rekomendasi kulinernya sudah disiapkan, sekarang apakah kamu sudah siap ke Semarang?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan