kumparan
12 Jul 2018 17:25 WIB

6 Kesalahan Umum saat Memasak Sup Daging Sapi

Ilustrasi sup daging (Foto: Dok. Thinkstock)
Selain daging ayam dan ikan, daging sapi selalu menjadi menu andalan bagi para ibu di Indonesia. Ya, tak hanya nikmat dan mudah diolah, daging sapi juga dinilai sebagai salah satu sumber protein tertinggi yang baik untuk memelihara kesehatan otot dan tulang.
ADVERTISEMENT
Terdapat sederet menu masakan yang bisa dibuat dari daging tersebut. Mulai dari rendang, semur, gulai, hingga steak. Nah, dari sekian banyak menu olahan daging sapi yang ada, suplah yang menjadi masakan paling disukai bagi para pecinta kuliner. Kendati demikian, memasak sup daging sapi nyatanya susah-susah gampang, lho.
Bahkan, dilansir Bon Appétit, terdapat beberapa kesalahan umum yang dianggap sepele, namun dapat memengaruhi rasa dan aroma sup tersebut. Lantas, kesalahan apa saja? Berikut ulasannya:
1. Menggunakan potongan daging yang tidak segar
Ilustrasi Daging dan Pisau (Foto: Thinkstock)
Untuk menciptakan sajian sup daging nikmat dan kaya rasa, gunakanlah potongan daging yang segar dan berkualitas baik. Dan, untuk membuat olahan sup, sebaiknya gunakan bagian daging yang minim akan lemak agar rasa kuahnya tidak terlalu pekat dan berminyak. Bila ingin rasa kuah lebih gurih, tambahkan beberapa potong tulang sapi pada rebusan sup tersebut.
ADVERTISEMENT
2. Memasukkan potongan daging sapi dalam keadaan mentah
Ilustrasi daging (Foto: Unsplash)
Jangan langsung memasukkan daging sapi mentah ke dalam kuah sup. Selain merusak cita rasa, cara ini akan menciptakan gelembung-gelembung kecil pada permukaan daging, sehingga tentunya akan membuat tampilan sup kurang menarik. Karenanya, masak daging sapi secara terpisah dan bertahap, setelah daging sapi hampir matang sempurna, masukan ke dalam sup.
3. Menambahkan kentang terlalu banyak
Ilustrasi kentang segar (Foto: Pixabay )
Menambahkan potongan kentang ke dalam sup daging memang akan mempercantik tampilan dan rasanya. Kendati demikian, terlalu banyak memasukan kentang juga rupanya tidak bagus, lho. Sejatinya, kentang diperkaya dengan kandungan pati yang tinggi, yang bila digunakan terllau banyak pada sup, maka zat tersebut secara signifikan dapat mengubah air pada masakan menjadi lebih kental.
ADVERTISEMENT
4. Terlalu sedikit menambahkan bumbu
Ilustrasi garam. (Foto: Thinkstock)
Ágar rasa sup daging lebih gurih, tambahkan sejumput kecil garam, lada dan gula. Tidak perlu khawatir mengubah rasa daging, membubuhkan bumbu-bumbu dasar ke dalam masakan justru akan memperkuat cita rasanya, lho. Bila takut keasinan, tambahkan garam sedikit demi sedikit sambil terus mencicipinya hingga rasanya pas.
5. Tidak membuang lemak daging
Ilustrasi lemak pada daging sapi (Foto: Dok. Thinkstock)
Bagi sebagian orang, menambahkan sejumlah lemak atau gajih sapi pada sup merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan cita rasa sajian yang gurih nan menggoyang lidah. Namun, tahukah kamu, menggunakan lemak sapi pada sajian sup justru akan membuat rasa dan baunya menjadi kurang sedap. Oleh menghindarinya, perhatikan kembali jumlah lemak yang akan dipakai sebelum menambahkannya.
ADVERTISEMENT
6. Memasak sup terlalu lama
Memasak Makanan Sesuai Suhu (Foto: thinkstock)
Meski akan membuat rasa kaldu lebih nikmat, memasak sup daging terlalu lama nyatanya akan membuat tekstur daging terlalu lembek dan mudah hancur. Bukan itu saja, proses pemasakannya yang panjang juga diklaim dapat mengurangi kandungan nutrisi yang dimiliki daging sapi. Idealnya, untuk memasak sup daging sapi yang sempurna, dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam.
Semoga bermanfaat!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan