kumparan
30 Apr 2018 9:19 WIB

7 Manfaat Kesehatan Mengkonsumsi Labu Kuning

Labu kaya akan vitamin. (Foto: Thinkstock)
Labu kuning merupakan salah satu buah yang dapat diolah menjadi berbagai macam makanan lezat. Memiliki tekstur yang lembut, buah dengan warna kuning cerah ini identik dengan perayaan Halloween.
ADVERTISEMENT
Di balik lembut dan manisnya labu, tersimpan sederet manfaat yang bisa diperoleh bila mengkonsumsinya setiap hari. Buah labu atau Cucurbita mengandung beberapa nutrisi seperti vitamin A, C, protein, serat, folat, dan masih banyak lainnya.
Nutrisi tersebut dapat mendongkrak kesehatan bahkan menangkal serangan racun dan sel jahat akibat polusi dan radikal bebas. Tak mengherankan bila labu dinobatkan sebagai salah satu superfood yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.
Penasaran apa saja manfaat kesehatan yang terdapat dalam sebuah labu kuning? Berikut kumparan (kumparan.com) rangkum ulasannya:
1. Mengontrol tekanan darah
Pengecekan tekanan darah (Foto: Wikimedia Commons)
Kandungan potasium di dalam labu dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi serta mengontrolnya agar tetap stabil. Hal ini karena potasium berperan sebagai vasodilator yang dapat membuka serta memperlebar pembuluh vena dan arteri di dalam tubuh. Tak hanya itu saja, adanya kandungan zat besi pada labu yang berfungsi memproduksi sel darah merah juga dapat dimanfaatkan sebagai ramuan tradisional penambah darah.
ADVERTISEMENT
2. Menyehatkan mata
Lakukan ini untuk menjaga kesehatan mata (Foto: Pixabay)
Seperti wortel, warna merah pada labu mengindikasikan tingginya kadar vitamin A yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Vitamin A berfungsi menurunkan risiko terkena degenerasi makula atau gangguan yang menyebabkan penurunan fungsi retina. Selain itu, labu juga bisa disantap sebagai ramuan alami untuk mengobati mata yang cepat lelah.
3. Melancarkan pencernaan
Meningkatkan metabolisme (Foto: Thinkstock)
Labu terkenal sebagai salah satu buah yang tinggi akan kandungan serat, yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan serta meredakan gangguan kembung hingga sembelit. Tak hanya itu, serat pada labu juga bersifat anti-inflamasi dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga risiko terkena penyakit kronis seperti kanker dan obesitas dapat dihindari.
4. Baik untuk janin
Terhambatnya perkembangan janin (Foto: Pixabay)
Di dalam labu kuning terkandung asam folat dalam kadar tinggi yang dapat menyehatkan janin saat masih berada dalam kandungan. Asam folat akan membantu mengontrol organ janin agar berfungsi baik sehingga risiko kecacatan saat lahir dapat dihindari.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, dikombinasikan dengan vitamin B yang juga ada di dalam labu, konsumsi labu kuning secara teratur dapat mempercepat pembentukan sel darah merah serta pertumbuhan sel dan jaringan baru.
5. Meningkatkan kepadatan tulang
Tulang yang sehat. (Foto: Thinkstock)
Labu merupakan buah yang tinggi akan kandungan mineral seperti potasium, magnesium, mangan, dan kalsium. Bila dikonsumsi secara teratur, asupan mineral yang cukup di dalam tubuh akan meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. Selain itu, konsumsi labu pada orang berusia di atas usia 30 tahun dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis.
6. Menurunkan risiko kanker
Ilustrasi kanker (Foto: Thinstock)
Labu kuning mengandung zat anti-kanker yang dipercaya dapat menurunkan risiko pertumbuhan sel-sel kanker ganas. Kandungan protein yang ditemukan pada labu dapat menghambat sel jahat yang menyerang. Ditambah adanya vitamin C, labu dapat menjadi makanan alternatif untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
ADVERTISEMENT
7. Menyehatkan rambut dan kulit
Rambut sehat. (Foto: Thinkstock)
Tak hanya menyehatkan mata, vitamin A yang terkandung di dalam labu dapat dimanfaatkan sebagai pelembap alami pada rambut. Selain itu, vitamin A akan mempercepat pertumbuhan jaringan tubuh termasuk pada rambut dan kulit kepala.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan