Pencarian populer

7 Sate Enak di Jakarta Selatan yang Bisa Dipesan Melalui GO-FOOD

Rekomendasi Sate di GO-FOOD (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Sedang ingin menikmati sajian sate, namun tak ingin berlama-lama untuk antre, serta malas bila harus terkena kepulan asapnya? Nah, beragam sajian sate kini bisa dipesan melalui jasa layanan antar yang disediakan oleh ojek online seperti GO-FOOD.

Tersebar di berbagai wilayah ibu kota, tak cuma kedai sate modern dan populer saja yang masuk ke dalam daftar antarnya, namun beberapa sate legendaris seperti Sate RSPP atau Sate Apjay juga dapat dipesan melalui aplikasi tersebut.

Kira-kira, sajian sate mana saja yang patut untuk kamu coba? Berikut rekomendasi tujuh sate favorit dari berbagai kedai di Jakarta Selatan yang telah kumparanFOOD rangkum. Yuk, simak ulasannya:

1. Sate Padang Ajo Ramon

Sate Padang Ajo Ramon (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Siapa tak tahu sate padang legendaris yang letak kiosnya berada di kawasan Pasar Santa, Jakarta Selatan ini? Ya, kenikmatan Sate Padang Ajo Ramon memang begitu tersohor, dikenal oleh seantero ibu kota. Bahkan, saking banyaknya peminatnya, kini kedai Sate Padang Ajo Ramon telah memiliki banyak cabang di Jakarta, seperti Kalibata, Kelapa Gading, hingga Bekasi.

Bukan tanpa alasan, sate padang buatan Ajo Ramon memang begitu kaya rasa, dengan aroma yang menggoda. Sepuluh tusuk sate beserta ketupat masih terasa hangat saat pesanan tersebut tiba. Harum rempah dan bumbu saus khas Pariaman yang berwarna kemerahan langsung semerbak begitu dicampurkan dengan sate.

Varian sate yang kami pesan terdiri dari dua jenis, yakni sate lidah (Rp 32 ribu) dan sate campur (Rp 32 ribu) yang terdiri dari campuran daging dan lidah sapi. Embel-embel legendaris memang patut disematkan pada sajian ini, karena tekstur lidahnya yang sangat empuk dan lembut, benar-benar menyatu sempurna dengan sausnya yang kental dan sedikit pedas.

Sedangkan untuk dagingnya sendiri memang agak keras, namun bumbu sate meresap hingga ke dalam seratnya. Dilengkapi dengan taburan bawang goreng yang melimpah, membuat kelezatannya berkali-kali lipat.

Oh, dan tentunya, menyantap seporsi sate padang tak akan lengkap tanpa keripik singkong baladonya yang renyah (Rp 6 ribu). Mantap! Bagi yang penasaran, bisa order di sini (mobile only).

2. Sate Ayam Kambing RSPP

Sate Apjay (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Bukan cuma kelezatannya saja yang tersohor, sepertinya sudah menjadi rahasia umum bila kita harus bersabar untuk antre panjang bila ingin mencicipi hidangan sate dari salah satu kios legendaris di ibu kota ini. Berlokasi di depan Rumah Sakit Pusat Pertamina, kios sate tersebut sudah buka sejak puluhan tahun lalu, tepatnya di tahun 1960.

Ciri khas hidangan sate RSPP terletak pada potongan dagingnya yang begitu tebal dan berukuran besar. Ya, tampilan sepuluh tusuk sate ayam (Rp 33 ribu) dan lima tusuk sate kambing (Rp 27,5 ribu) pesanan kami memang terlihat melimpah.

Tekstur dari bumbu kacang yang disajikan bersmaa sate ayam sangat kental, namun ditumbuk hingga halus, tak menyisakan gelondongan biji kacang. Rasanya agak terlalu manis, karenanya disediakan sambal untuk menyeimbangkan cita rasanya keseluruhan hidangan. Tekstur dagingnya sendiri terasa empuk, dan terdiri dari bagian daging dan kulit ayam.

Untuk sajian sate kambingnya, tekstur dagingnya pun cukup lembut dan mudah untuk digigit. Bau prengus pada daging tak tercium sama sekali. Disajikan bersama sambal kecap bercita rasa manis dengan sedikit sentuhan rasa pedas, lengkap dengan potongan tomat dan bawang merah yang segar. Hmm, nikmat! Ingin coba juga? Langsung saja order di sini (mobile only).

3. Sate Taichan Goreng

Sate Taichan Goreng (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Jenis sate yang satu ini sempat meroket kepopuleranya beberapa waktu lalu, dan masih tetap memiliki banyak penggemar hingga kini. Salah satu kedai sate taichan yang populer di Jakarta adalah Sate Taichan Goreng.

Dimiliki oleh salah satu influencer, sate taichan goreng kini telah memiliki banyak cabang, mulai dari Tebet, Kelapa Gading, Bekasi, Bogor, hingga di luar Ibu Kota seperti Malang. Keunikan dan ciri khas dari sajian ini terletak pada cara memasaknya yang digoreng, bukan dibakar seperti sate pada umumnya.

Kamu bisa memilih satu porsi sate taichan berisi 10 tusuk sate paha (Rp 34.500). Namun ada juga sate yang dijual secara satuan dengan minimum pembelian sebanyak lima tusuk. Lima tusuk sate taichan paha harganya Rp 10.350, sedangkan lima tusuk sate usus dibanderol Rp 10.350.

Kami mencoba mencicipi kedua menu tersebut. Tekstur dagingnya empuk, dengan cecapan rasa gurih saat dilahap. Begitu pun dengan bagian ususnya, tak begitu jauh berbeda.

Hanya saja, rasa gurihnya agak terlalu tipis sehingga kalah dengan sambal pelengkap yang begitu membakar lidah. Namun, tak perlu khawatir, disediakan pula taburan penyedap rasa bagi kamu yang menginginkan rasa gurih yang lebih kuat.

Jangan lupa juga untuk mencicipi sajian sate pisang (Rp 28.500) yang sangat populer, ya. Saking banyaknya penggemar, sate pisang ala Sate Taichan Goreng selalu habis dalam waktu singkat. Dibalut dengan kulit renyah, selai ovomaltine, dan saus vla susu, dua tusuk sate pisang ini bisa menjadi pelipur rasa pedas usai menyantap seporsi sate taichan‍. Cicipi gurihnya sate taichan goreng dan manisnya sate pisang dengan order di sini (mobile only).

4. Sate Taichan Uncle Do

Sate Taichan Uncle Do (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Bicara tentang sate taichan, Sate Taichan Uncle Do juga merupakan salah satu pelopor hidangan sate nan pedas di Indonesia, lho. Dengan konsep sajian yang sama seperti sate taichan pada umumnya, menu di kios ini juga dimasak dengan cara dibakar, lalu dicampur bersama sambal cabai.

Uniknya, tak cuma menyajikan sate taichan original (Rp 27 ribu) saja, di kedai ini kamu juga bisa menemukan menu sate taichan salted egg (Rp 31 ribu) yang dipadukan dengan saus telur asin nan gurih.

Potongan daging ayamnya terlihat minimalis, membentuk persegi seukuran dadu. Tekstur dagingnya sedikit alot, namun cita rasanya begitu gurih, meresap hingga ke dalam seratnya walau belum dicocol sambal sekalipun.

Untuk saus salted eggnya, cita rasanya berpadu antara gurih dan sedikit pedas. Hanya saja, rasa khas dari telur asin masih kurang menonjol. Sambal pelengkapnya terasa pedas, namun juga gurih, sehingga menciptakan kombinasi rasa yang seimbang. Ingin mencicipi gurihnya sate taichan yang satu ini? Segera order saja di sini (mobile only).

5. Sate Apjay

Sate Apjay (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Satu lagi hidangan sate yang legendaris dan sangat dikenal oleh orang Jakarta. Saking populernya, banyak kedai-kedai sate lain yang mencantumkan embel-embel ‘Apjay’ pada dagangannya, sehingga kerap mengecoh para pembeli.

Harganya yang murah meriah, dan ukuran daging yang cukup besar dan padat menjadi alasan mengapa sate Apjay begitu digemari. Kami sendiri memesan seporsi sate ayam (Rp 32,5 ribu) dan sate kambing tanpa lemak (Rp 57,8 ribu) dari salah satu cabangnya yang berlokasi di Antasari Food Station.

Tekstur dari daging ayamnya terasa empuk dan lembut. Bumbu kacangnya tak terlalu kental, dengan rasa manis gurih yang pas, tiada rasa yang terlalu mendominasi. Ukuran dagingnya pun cukup besar, puas untuk dilahap.

Pun dengan daging kambingnya. Empuk, dan bebas dari bau tajam alias prengus. Untuk sambal kecapnya, konsistensinya agak encer, dengan cita rasa yang bersatu padu, manis, asin, dan sedikit pedas dari bubuk merica. Bagi yang penasaran, langsung order di sini ya (mobile only).

6. Warung Sate Madura H. Abbas 1

Sate Madura H. Abbas (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Ingin menyantap sate khas Madura sebagai menu makan malam? Ini dia salah satu warung sate madura yang terkenal enak di seantero Jakarta. Sate madura yang dibuat oleh H. Abbas ini telah memiliki dua cabang, yakni di daerah Cilandak dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Perbedaan dari sate madura dan sate biasa terletak pada bumbu kacangnya yang dilengkapi dengan petis, kemiri, dan garam, sehingga lebih kaya rasa.

Selain menyajikan sate ayam (Rp 25 ribu) dan sate kambing (Rp 30 ribu), Warung Sate Madura H. Abbas juga memberikan pilihan lain seperti sop kambing dan sate tanpa lemak. Selain itu, bila masih belum kenyang, pembeli juga bisa memesan lontong (Rp 6 ribu) secara terpisah.

Bumbu kacang pada sajian sate ayam ini tak begitu kental, namun juga tidak encer, bisa dibilang cukup pas. Tekstur daging ayamnya pun empuk. Selain itu ada tambahan acar segar sebagai pelengkapnya.

Untuk sate kambingnya sendiri disajikan dengan potongan yang cukup besar. Teksturnya empuk dan lembut, mudah untuk digigit. Hanya saja, bau tajam dari kambing (prengus) masih tercecap saat disantap. Sambal kecapnya cukup segar, dengan potongan tomat dan bawang merah yang melimpah. Sedap! Yuk cicipi juga dengan order di sini (mobile only).

7. Warung Sate Joko & Taichan

Warung Sate Joko & Taichan (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Bila ingin menikmati sate ayam tradisional sekaligus sate taichan nan modern, Warung Sate Joko & Taichan mungkin bisa menjadi pilihanmu. Ya, tak cuma menyajikan hidangan sate ayam berbumbu kacang atau sate kambing, warung ini juga menawarkan pilihan menu yang beragam, mulai dari sate taichan, tongseng, hingga dimsum.

Berlokasi di Siaga Raya, Jakarta Selatan, sajian sate kambingnya dibanderol seharga Rp 31 ribu, belum termasuk dengan lontong. Selain itu, seporsi sate taichan tanpa lontong juga dapat kamu nikmati dengan harga yang sama.

Bagaimana rasanya? Sajian sate kambingnya memiliki cita rasa yang kaya, bumbunya pun begitu terasa hingga ke serat daging. Sayangnya, teksturnya agak alot dan sulit untuk digigit. Bumbu kecapnya disajikan secara berbeda, yakni ditambah dengan sedikit bumbu kacang, menambah tekstur dari hidangan itu sendiri.

Sate taichannya pun terasa nikmat. Saat dilahap, rasa gurih langsung tercecap meski belum diberi campuran sambal. Tekstur dagingnya sangat empuk, potongannya cukup besar, setidaknya bisa membuat puas perut yang kelaparan. Sambalnya tak cuma terasa pedas, namun juga terdapat sentuhan rasa gurih nan sedap. Order di sini (mobile only) untuk mencicipi sate yang satu ini.

Dari daftar beberapa kedai sate di atas, mana yang kira-kira ingin kamu pesan?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: