kumparan
15 Sep 2019 11:07 WIB

Asam Manis Kopi Semendo, Mutiara Hitam Asal Palembang

Minuman di Rumah Kopi Sumsel (RKS), Palembang Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Pergi ke Palembang, kuliner apa yang paling kamu cari? Makanan gurih seperti pempek dan tekwan, atau minuman segar laiknya es kacang merah? Berbicara soal minuman segar, ibu kota Sumatera Selatan ini juga punya kopi yang enggak kalah menarik untuk dicoba. Namanya kopi semendo.
ADVERTISEMENT
Kopi semendo bisa kamu nikmati di Rumah Kopi Sumsel (RKS) yang berlokasi di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Di kedai kopi yang buka pada Maret 2019, kopi semendo menjadi jagoannya. Kopi ini ada dua jenis; arabika dan robusta. Keduanya memiliki grade yang tinggi yakni untuk robusta semendo 81,17, sedangkan arabika semendo 85,31.
Sayangnya meski kopi ini punya kualitas yang sudah tersertifikasi, kehadirannya kurang banyak diketahui; tak seperti kopi Lampung misalnya. Inilah yang juga menjadi misi utama kedai kopi di bawah binaan Bank Indonesia (BI) tersebut.
"Palembang memang bukan penghasil kopi, kita ini penghasil karet. Tapi Palembang dilalui Bukit Barisan, dari Gayo sampai Lampung. Rata-rata jenis kopinya itu robusta, dengan karakteristik rasa lebih ke fruity, floral-nya sedikit," terang Agus Indra Dewa, pengelola RKS yang ditemui kumparan, di Palembang pada Minggu (8/9).
Jenis kopi di Rumah Kopi Sumsel (RKS), Palembang Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Laki-laki yang akrab disapa Dewa ini, juga mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan adalah salah satu daerah pengekspor kopi robusta terbanyak di Indonesia. Provinsi ini digadang-gadang juga memiliki lahan kopi terluas. Hanya saja, kopi jagoannya itu tak seterkenal kopi asal Lampung.
ADVERTISEMENT
Di kedai ini sendiri ada beberapa jenis kopi Sumatera Selatan lainnya; seperti kopi lahat, oku, pagar alam, dan empat lawang. Kopi-kopi tersebut berasal dari beberapa kabupaten di Sumatera Selatan.
Jenis kopi di Rumah Kopi Sumsel (RKS), Palembang Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Selain single origin tadi, RKS juga punya menu es kopi susu kekinian seharga Rp 17 ribu. Kopinya terdiri dari espresso house blend RKS, krimer, dan susu, dengan citarasa yang cukup manis, dan creamy. Rasa kopinya sangat ringan sehingga cocok buat kamu yang tak suka kopi dengan rasa pahit yang kuat.
Es kopi susu ala Rumah Kopi Sumsel (RKS), Palembang Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Sementara kopi semendonya, punya aroma manis seperti gula merah, dengan rasa asam laiknya lemon dan jeruk nipis. Agar rasanya semakin keluar, kopi semendo baiknya diseduh dengan air bersuhu sekitar 85-90 derajat celcius.
ADVERTISEMENT
Nah, bagi pecinta cokelat, cobalah ice chocolate-nya yang tak kalah menyegarkan. Creamy dan tak terlalu manis, perpaduan es cokelat ini terasa pas di lidah. Bukan cuma itu, ada juga menu non-kopi lainnya; ada matcha latte, orange squash, mango squash, lychee squash, mango yakult, dan minuman lainnya.
Es cokelat di Rumah Kopi Sumsel (RKS), Palembang Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Menu minuman di RKS ini terbilang terjangkau, sekitar Rp 15 - 25 ribu saja. Meski harganya ramah di kantong, menurut Dewa, masyarakat Palembang saat ini masih belum mengenal budaya ngopi, tak seperti di Jakarta.
"Anak muda di Palembang masih perlu pengenalan lebih lanjut soal kopi. Apalagi soal budaya ngopi yang benar itu seperti bagaimana. Mereka biasanya ngopi karena hanya ingin nongkrong saja, kumpul sama teman, atau main game. Ini juga yang masih jadi PR (pekerjaan rumah) untuk kami," tutur laki-laki berusia 27 tahun itu.
ADVERTISEMENT
Itulah mengapa, Dewa dan barista lainnya yang berasal dari Palembang merasa masih perlu mengenalkan kopi asal kampungnya itu. Begitulah asam-manis kopi semendo, si mutiara hitam yang terlewatkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan