Diet Pegan: Kombinasi Diet Vegan dan Paleo

30 April 2019 8:31 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Makanan lezat dan sehat. Foto: thinkstockphotos
zoom-in-whitePerbesar
Makanan lezat dan sehat. Foto: thinkstockphotos
ADVERTISEMENT
Beragam jenis diet kian bermunculan seiring dengan meningkatnya tren hidup sehat. Ada yang menerapkan pola diet vegan dengan tidak mengkonsumsi daging. Ada yang mengurangi jumlah asupan karbohidrat sehari-hari. Tergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing.
ADVERTISEMENT
Nah, baru-baru ini, ada metode diet baru yang mulai populer; bernama diet pegan. Metode diet ini menggabungkan konsep vegan dan paleo. Diet pegan diciptakan oleh Dr. Mark Hyman, Director of Cleveland Clinic’s Center for Functional Medicine pada tahun 2014.
Diet paleo hanya mengkonsumsi makanan yang tersedia di zaman Paleolitikum. Ada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, ikan, dan daging. Sedangkan diet vegan hanya mengkonsumsi produk nabati dan tak menyisipkan produk hewani.
Diet Paleo Foto: Shutterstock
Pada dasarnya, diet pegan terdiri dari 75 persen nutrisi nabati --sayuran dan buah, kacang-kacangan, dan gandum. Sedangkan 25 persennya terdiri dari protein hewani seperti unggas, telur, dan ikan.
Tujuan utama diet pegan adalah memangkas processed food dan meningkatkan asupan makanan segar.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Hindustan Times, mengkonsumsi porsi seimbang dari nutrisi sayuran dan hewan dapat menghasilkan jumlah energi dan protein yang dibutuhkan tubuh. Diet ini juga diklaim dapat mengatur tingkat glukosa dalam tubuh.
Diet pegan tak bisa dilakukan dalam waktu singkat saja. Metode ini harus dilakukan dalam jangka waktu lama dan berkelanjutan.
Lantas, seperti apa komposisi menu yang harus disantap dalam diet pegan?
Berikut daftar makanan diet pegan yang disarankan dalam situs mililk Dr. Hyman:
Diet Paleo Foto: Shutterstock
1. Lemak sehat
Fokus terhadap makanan yang mengandung omega-3, kacang-kacangan, kelapa, alpukat, dan lemak dari hewan. Jenis hewannya pun harus yang diberi makan rumput.
2. Perbanyak asupan nabati
Makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang indeks glikemiknya rendah. Jumlahnya harus mencapai 75 persen bagian piring.
ADVERTISEMENT
3. Fokus pada kacang-kacangan dan biji-bijian
Jenis makanan ini kaya akan protein, mineral, lemak sehat. Selain itu juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
4. Hindari olahan susu
Sebaliknya, ganti dengan susu kambing atau domba. Pilih juga jenis produk yang organik.
5. Jadikan daging hewan sebagai menu pelengkap
Ganti menu utama dengan sayuran. Porsi daging tak boleh melebihi sayuran, dan hanya berfungsi sebagai side dish saja.
6. Santap gula sesekali saja
Kurangi asupan gula dalam konsumsi sehari-hari. Hanya konsumsi sesekali saja dalam jumlah sedikit.
Tertarik beralih ke diet pegan?