Pencarian populer

Kebiasaan Makan yang Memicu Diabetes

Glucometer, alat untuk mengukur gula darah. (Foto: Thinkstock)

Diabetes merupakan sebuah gangguan yang menyebabkan tubuh tidak dapat menghasilkan hormon insulin sehingga kadar glukosa di dalam darah dan urin meningkat. Dikenal pula sebagai penyakit gula, bila tidak segera ditangani, diabetes dapat berujung pada kematian.

Selama ini banyak orang mengira bahwa diabetes disebabkan oleh faktor genetik. Namun tidak banyak yang tahu, ternyata kebiasaan-kebiasaan sepele yang kita lakukan setiap hari juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Yuk perbaiki pola hidup lebih sehat agar lebih sehat. Dilansir Reader's Digest, berikut kumparanFOOD ulas empat kebiasaan makan kurang baik yang dapat menyebabkan diabetes.

1. Memanaskan makanan dengan wadah plastik

Ilustrasi microwave (Foto: Thinkstock)

Dinilai aman dan lebih praktis, nyatanya memanaskan makanan menggunakan wadah plastik dapat meningkatkan risiko diabetes, lho. Dilansir Reader's Digest, peneliti dari NYU Langone Medical di New York menemukan bahwa zat kimia yang penyusun wadah plastik yang dipanaskan dapat menyebabkan diabetes pada anak-anak dan remaja.

Plastik yang dipanaskan akan meningkatkan resistensi insulin sehingga tidak dapat bekerja dengan semestinya. Tak hanya itu, kebiasaan yang dianggap sepele ini juga dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.

2. Melewatkan sarapan

com-Mengabaikan Sarapan (Foto: Thinkstock)

Entah karena terburu-buru atau memang nafsu makan yang masih menurun, kita seringkali melewatkan sarapan pagi yang sangat penting bagi kesehatan. Padahal, melewatkan sarapan tak hanya menyebabkan badan lemas, tapi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Saat tubuh kekurangan asupan nutrisi di pagi hari, kadar insulin di dalam tubuh akan terganggu. Hal ini menyebabkan tubuh lebih sulit mengontrol dan menyerap glukosa di dalam darah.

3. Makan terlalu malam

Makan Tengah Malam (Foto: Thinkstock )

Kebiasaan ngemil, terutama makanan berkalori tinggi, di malam hari akan menyebabkan kenaikan berat badan yang karena tidak terkontrolnya asupan kalori pada tubuh. Tak hanya menambah bobot tubuh, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Perelman School of Medicine di Universitas Pennsylvania juga menemukan bahwa ngemil larut malam dapat meningkatkan kadar glukosa penyebab diabetes tipe 2.

4. Mengurangi karbohidrat

Karbohidrat. (Foto: Thinkstock)

Makanan berkarbohidrat tinggi sering menjadi musuh utama, terutama bagi para wanita, karena dipercaya dapat menambah bobot tubuh. Padahal, hal tersebut tak sepenuhnya benar, lho. Malahan, makanan tinggi karbohidrat kompleks dapat menurunkan risiko terkena diabetes.

Makanan tinggi karbohidrat kompleks seperti gandum dan oatmeal dapat menjaga sensitivitas insulin di dalam tubuh. Selain itu, konsumsi sumber karbohidrat lainnya seperti yoghurt, berry, dan kacang-kacangan akan menjaga kadar gula darah agar lebih stabil.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: