Pencarian populer

Mengenal Kuliner Irlandia saat Perayaan Saint Patrick’s Day

Menu Molly Malone's Irish Pub Foto: Fanny Kusumawardhani/ kumparan

Pernah mendengar istilah Saint Patrick’s Day?

Tradisi dari Irlandia tersebut mungkin tak begitu dikenal oleh banyak orang. Hari tersebut sejatinya merupakan hari kematian Santo Patrick, seorang misionaris Kristen dan merupakan santo pelindung Irlandia.

Menariknya, tradisi yang diperingati tiap tanggal 17 Maret tiap tahun ini justru paling banyak dirayakan di berbagai belahan dunia. Tercatat lebih dari satu juta orang merayakan hari peringatan kematian Santo Patrick di berbagai negara, seperti Irlandia, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Rusia, Jepang, hingga Singapura.

Perayaan Saint Patrick’s Day sendiri biasanya dirayakan secara meriah, dengan adanya berbagai parade dan festival. Selain itu, orang-orang akan mengenakan atribut serba hijau; mulai dari baju, topi, celana, hingga aksesoris. Nah, bukan itu saja, mereka juga biasanya akan menyantap beberapa hidangan spesial bersama keluarga.

Menurut penjelasan dari Sarah O Grady, Public Relation dari Molly Malone’s Irish Pub, mereka akan menghabiskan sepanjang hari untuk merayakan segala sesuatu yang berkaitan dengan tradisi Irlandia. Mereka menyantap makanan khas Irlandia, memperingati budayanya, bermain musik, dan tari-tarian.

“Kami makan lebih banyak menu tradisional seperti stew, pai, dan kami juga punya hidangan bernama corn beef and cabbage,” ujar Sarah.

Seperti apa bentuk dan cita rasa dari berbagai hidangan tersebut? Berikut telah kumparan rangkum beberapa sajian yang kerap disantap dalam peringatan St. Patrick’s Day:

1. Irish traditional stew

Menu makanan di Molly Malone's Irish Pub. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Hidangan yang satu ini merupakan semacam sup atau rebusan yang dicampur dengan berbagai macam isian. Kuahnya yang berwarna cokelat pekat terbuat dari kaldu daging sapi yang kental, namun tetap bercita rasa ringan.

Untuk isiannya, harus ada potongan daging domba dan berbagai sayuran umbi seperti kentang atau wortel. Waktu memasaknya pun cukup lama, demi menghasilkan tekstur daging domba yang begitu empuk dan lembut, serta meminimalisir bau tajamnya.

Menggunakan berbagai jenis rempah seperti parsley dan thyme, cita rasa yang dihasilkan dominan gurih. Biasanya, sup ini disantap bersama potongan roti soda tradisional yang terbuat dari gandum utuh.

2. Corned beef and cabbage

Corned beef and cabbage Foto: flickr/ Pillsbury

Setiap tahunnya, orang Irlandia-Amerika berkumpul dengan orang-orang terdekatnya saat St. Patrick’s Day sambil menyantap hidangan tradisional berupa daging kornet sapi dan kol. Proses pembuatannya benar-benar manual, tak sedikit yang mengawetkan sendiri daging sapi tersebut.

Biasanya, proses pengawetan berlangsung selama kurang lebih sepuluh hari, baru daging kornet bisa disajikan. Hidangan kornet sapi dan kol sendiri tercipta karena harga daging sapi dan babi dulunya sangat mahal.

Setiap hari raya dan perayaan lainnya, banyak yang mengganti daging babi atau sapi tersebut dengan pilihan yang lebih murah, yakni kornet. Daging kornet ini akan disajikan bersama sayuran rebus seperti kol, kentang, dan wortel.

3. Potato cake

Menu makanan di Molly Malone's Irish Pub. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Satu lagi hidangan tradisional yang biasa disajikan saat peringatan Saint Patrick’s Day. Meski kurang begitu populer, namun potato cake bisa menjadi menu pelengkap pada segala hidangan khas Irlandia.

Sejatinya, potato cake ialah kentang tumbuk yang dicampur keju cheddar dan daun bawang, lalu dicetak membentuk lingkaran dan dipanggang menggunakan oven. Bagian kulit luarnya terasa garing, dengan bagian dalam yang begitu lembut dan terasa creamy karena adanya campuran keju.

Untuk menambah rasa, biasanya potato cake disantap bersama sour cream yang asam nan segar, serta salad sayuran dan acar.

4. Green beer

Green beer Foto: flickr/ Tanya LeRoith

Warna hijau memang menjadi simbol dari peringatan St. Patrick’s Day, atau bahkan Irlandia itu sendiri. Hanya saja, bir yang punya warna hijau ini justru bukanlah merupakan minuman tradisional dari Irlandia. Minuman tersebut justru diciptakan oleh orang Amerika yang merayakan St. Patrick’s Day.

Warna hijau dihasilkan dari campuran pewarna makanan warna biru yang dicampur ke dalam bir berwarna kuning. Meski tak semua orang menyesap green beer saat St. Patrick’s Day, namun bir hijau telah menjadi salah satu menu populer.

5. Beef and guinness pie

Beef Guinness pie Foto: flickr/ Alpha

Salah satu produk kuliner unggulan dari Irlandia adalah birnya. Bahkan, merek bir Guinness kini telah merambah hingga ke mancanegara dan jadi salah satu produk kebanggaan mereka.

Rupanya, bir tersebut tak hanya bisa dikonsumsi sebagai minuman, namun juga kerap ditambahkan sebagai bahan pembuat hidangan tradisional mereka, yakni beef and guinness pie.

Sup rebusan daging sapi dikombinasikan dengan bir Guinness, lalu dipanggang dalam balutan kulit pastry yang renyah. Metode memasaknya yang cukup lama menciptakan tekstur daging yang lembut, serta membuat cita rasa dari bir meresap sempurna ke dalam serat daging dan sayuran.

Menarik, ya?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.55