Pencarian populer

Menjelajah Surganya Kuliner Nusantara di Kampoeng Legenda

Makanan di festival kuliner Kampoeng Legenda Foto: Safira Maharani/ kumparan
Selain cita rasanya, ada satu elemen lain yang membuat kuliner legendaris begitu istimewa; yaitu bagaimana ia mampu bertahan melawan waktu. Diwariskan turun temurun, tak sedikit hidangan legendaris yang melalui lintas generasi.
ADVERTISEMENT
Bukan sekadar pemuas rasa lapar saja, beragam kuliner legendaris ini merupakan warisan Nusantara yang wajib dipertahankan, jangan sampai terlupakan. Apalagi, saat ini muncul banyak hidangan kekinian yang lebih populer.
Berangkat dari hal tersebut, Mal Ciputra Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Innovative & Interactive Solutions Communications (JIISCOMM) menghadirkan hidangan legendaris dari berbagai daerah di Indonesia dalam festival kuliner Kampoeng Legenda.
Festival kuliner Kampoeng Legenda Foto: Dok. Mal Ciputra
Setidaknya, ada 80 stand makanan yang menjajakan sajian khas yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Dengan demikian, pengunjung bisa mencicipi cita rasa autentik tanpa perlu jauh-jauh berkunjung ke daerah asalnya.
Langkah ini juga menjadi upaya agar kuliner legendaris Indonesia tidak punah dan makin dikenal oleh generasi muda.
Festival kuliner Kampoeng Legenda Foto: Safira Maharani/ kumparan
“Menghadirkan kuliner legendaris langsung dari daerah asalnya bukanlah sesuatu yang mudah, perlu upaya yang ekstra untuk meyakinkan para pelaku bisnis kuliner yang sudah tidak diragukan kualitas kelezatan makanannya secara turun temurun diwariskan ke generasi berikutnya," ujar Ferry Irianto selaku General Manager Mal Ciputra Jakarta.
ADVERTISEMENT
"Hanya dengan satu tujuan yang samalah, yaitu untuk melestarikan budaya kuliner legendaris Nusantara yang bisa mempersatukan mereka dalam event Kampoeng Legenda," imbuhnya.
Sate Padang di festival kuliner Kampoeng Legenda Foto: Safira Maharani/ kumparan
Demi menjaga keautentikan rasanya, hampir setiap hari tim penyelenggara dan para pelaku usaha melakukan pengiriman bahan baku dari daerah asalnya. Bahkan, selama festival kuliner berlangsung, proses memasaknya pun masih tetap sama.
Misalnya saja, tengkleng dan sate kambing Pak Manto yang menggunakan api arang untuk mengolah hidangannya. Sambil menunggu pesanan, pengunjung akan merasakan sensasi laiknya sedang menyantap langsung di warung Pak Manto. Kepulan asap memenuhi area dalam mal, diiringi dengan aroma harum dari bumbu masakan yang membuat perut keroncongan.
Festival kuliner Kampoeng Legenda Foto: Safira Maharani/ kumparan
Bukan itu saja, tiap-tiap stand yang hadir di festival kuliner Kampoeng Legenda ini dijaga langsung oleh sang pemilik, sehingga kualitas dan cita rasanya tetap terjamin. Dengan senang hati, mereka akan menceritakan kisah sejarah di balik sajian legendaris mereka.
ADVERTISEMENT
Menempati area Center Court, lantai lower ground timur dan utara Mal Ciputra Jakarta, festival kuliner ini dihelat dari tanggal 7 Agustus - 18 Agustus 2019.
Adapun beberapa stand kuliner yang bisa ditemukan di festival Kampoeng Legenda antara lain; Sate Padang Betbur Danguang-danguang dari Payakumbuh, Nasi Krawu Buk Tiban khas Gresik, Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan dari Surabaya.
Ada juga Tengkleng Rica Kambing Pak Manto dari Solo, Asem-asem Koh Liem khas Semarang, dan masih banyak lagi.
Tertarik berkunjung?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86