• 0

Milbenkäse hingga Monte Enebro, 5 Keju Unik dan Aneh di Dunia

Milbenkäse hingga Monte Enebro, 5 Keju Unik dan Aneh di Dunia


 5 keju terunik di dunia

5 keju terunik di dunia (Foto: Instagram @nangeja & @tentation.fromage)
Keju menjadi salah satu olahan susu yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Rasanya yang asin dan teksturnya yang creamy sangat cocok dipadukan dengan berbagai masakan, maupun kue.
Jenis-jenis keju seperti cheddar, parmesan, edam, dan mozzarella sering ditemukan pada banyak olahan makanan. Bahkan, mozzarella saat ini sedang menjadi primadona dan sering diaplikasikan dengan berbagai makanan kekinian di Indonesia.
Namun, ternyata selain keju yang banyak beredar di pusat perbelanjaan besar, masih ada ratusan jenis keju unik yang belum dikenal luas. Tidak hanya berwarna kuning atau orange, beberapa keju yang kebanyakan berasal dari benua Eropa bahkan memiliki corak berbintik yang menambah keunikan keju.
Apa saja keju unik yang ada di dunia? Berikut jenis keju unik yang pernah dibuat dan menjadi ciri khas beberapa negara, serta makanan tradisional yang masih diproduksi hingga sekarang:

1. Milbenkäse
Milbenkäse adalah salah satu keju unik yang berasal dari Jerman. Disebut juga dengan keju tungau, karena memang proses pembuatannya melibatkan tungau yang bertugas untuk membuat keju menjadi matang.
Untuk membuat keju yang banyak diproduksi di Würchwitz, Jerman ini, keju yang masih setengah jadi dan bertekstur lembek dicampur dengan jinten dan garam, kemudian dibentuk lonjong. Agar proses pematangan Milbenkäse berjalan sempurna, keju disimpan di kotak berisi tepung gandum hitam selama tiga bulan. Proses penyimpanan tersebut yang akan membuat tungau datang dan mempercepat proses fermentasi keju.
Biasanya keju berwarna kuning kecokelatan dan bertekstur keras ini disantap dengan roti gandum dan bir. Keju ini masih sering dikonsumsi oleh masyarakat tradisional di Würchwitz dan sekitarnya.

2. Roquefort
Roquefort disebut sebagai jenis keju terbaik di Prancis. Keju yang namanya diambil dari salah satu pembuat keju terkenal di Negara tempat menara Eiffel berada ini adalah jenis keju biru lunak yang dibuat dari susu domba mentah.
Seperti namanya yang rumit, keju bercorak abu-abu kehijauan itu dibuat dengan proses yang lumayan lama. Sebelum keju dibuat, para pembuat Roquefort akan menyiapkan bubuk roti sebagai pengganti bakteri yang akan membantu proses fermentasi pada keju. Roti gandum hitam akan didiamkan selama 70 hari sampai kering dan berjamur, kemudian dihaluskan dan dicampur dalam adonan keju setengah jadi.
Yang membuat keju ini makin unik adalah proses fermentasinya yang memakan waktu hingga tiga bulan. Pada jaman dahulu, keju akan dibawa ke gua Roquefort sur Soulzon di daerah Midi Pyrenees, Prancis. Keju ini dipercaya dapat membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi lebih sehat dan panjang umur.

3. Époisses
Masih dari negara yang juga terkenal sebagai pusat mode dunia, Prancis. Keju bernama Époisses de Bourgogne ini menjadi keju yang unik kebanggan masyarakat Perancis.
Dengan tekstur yang sangat lembek, keju dibuat dari susu sapi yang telah mengalami proses pasteurisasi terlebih dahulu. Menurut legenda masyarakat Prancis, keju ini telah dibuat sejak abad ke 16 oleh para petani wanita. Untuk membuatnya, susu yang telah mengalami proses pemanasan diasamkan dengan mencampur bakteri berupa asam laktat, kemudian didiamkan selama kira-kira 4 minggu sampai kulit keju mengeras.
Yang unik adalah selama proses fermentasi, kulit akan 'dicuci' dengan menggunakan sejenis minuman beralkohol yang berasal dari Burgundia, Perancis.
Orang Prancis biasa menyantap keju ini bersama dengan segelas wine, sambil berkumpul dan bercengkerama bersama keluarga.
4. Cazu Marzu
Tidak seperti beberapa keju yang bermanfaat bagi kesehatan, Cazu marzu adalah salah satu keju yang tidak disarankan untuk dikonsumsi. Bahkan keju yang berasal dari Sardinia, Italia, ini menjadi salah satu makanan ilegal dan dilarang untuk dibawa ke dalam pesawat.
Cazu Marzu sendiri berasal dari bahasa Sardinia yang berarti keju busuk atau keju belatung. Keju yang memiliki aroma sangat menyengat ini dibuat dari keju Peronico yang dijemur di bawah sinar matahari. Keju yang tengah dijemur tersebut kemudian akan dihinggapi oleh lalat Piophila casei yang akan mempercepat proses fermentasi, karena telur-telur lalat yang ditetaskan di atas keju.
Keju ini dianggap berbahaya dan ilegal karena tidak memenuhi standar kesehatan di Eropa. Keju yang masih banyak ditemukan di pasar gelap Sardinia ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang disebabkan oleh larva lalat, seperti mual, muntah, diare, bahkan infeksi usus yang serius.

5. Monte Enebro
Tidak seperti keju lunak bercorak lainnya, Monte Enebro memiliki corak kehitaman khas yang berada di seluruh permukaan keju. Keju yang berasal dari Spanyol ini diciptakan oleh seorang ahli keju bernama Rafael Baez bersama dengan anak perempuannya yang bernama Paloma in Avila, sekitar 15 tahun lalu dan menjadi jenis keju unik terbaru yang diproduksi di Negeri Matador tersebut.
Keju bertekstur lembut yang biasanya dimakan langsung atau sebagai campuran salad ini dibuat dari susu pasteurisasai yang diasamkan menggunakan bakteri penicillium. Bakteri itulah yang menghasilkan corak hitam dan kusam pada permukaan keju, namun putih bersih dan lembut pada bagian dalamnya.

KulinerKejuMakanan AnehMakanan Unik

presentation
500

Baca Lainnya