Pencarian populer

Oi-seon, Jamuan Anggota Kerajaan di Pertemuan Trump dan Kim Jong-un

Oiseon (Foto: Wikimedia Commons)
Pertemuan bersejarah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un yang diadakan di Singapura menjadi sorotan dunia. Bukan hanya negosiasi denuklirisasi dan momen keduanya saja yang menjadi perhatian, namun juga kegiatan jamuan makan siang yang akan diadakan usai pembahasan yang dilakukan keduanya.
ADVERTISEMENT
Beragam hidangan spesial telah disiapkan untuk menjamu keduanya. Terdiri dari makanan pembuka, utama, dan penutup, menu makan siang spesial ini memadukan cita rasa Western dengan hidangan khas Asia, khususnya dari Korea.
Oiseon (Foto: flickr/ Chloe Lim)
Salah satu hidangan tradisional khas Korea yang muncul di pertemuan historis tersebut adalah Oi-seon, yakni sajian timun yang diisi dengan daging. Dilansir Hansik, Oi-seon merupakan hidangan yang kerap disajikan bagi anggota keluarga kerajaan Korea di masa lampau.
Dalam hidangan kerajaan, kata Seon merujuk pada segala jenis makanan yang dimasak dengan cara mengukus ikan yang telah diisi atau dipadukan dengan daging. Seon sendiri memiliki beberapa variasi, seperti Gajiseon yang berupa terong kukus, Gochuseon atau paprika kukus, hingga Oi-seon yang terbuat dari timun.
Oiseon (Foto: Instagram/@lucialim20)
Seiring berkembangnya zaman, pembuatan hidangan Oi-seon pun mengalami perubahan. Bila dulunya hidangan ini dimasak dengan cara diisi dengan daging, lalu dikukus dan disiram dengan kuah daging yang biasa disebut dengan Jangguk, kini proses memasaknya menjadi lebih simpel.
ADVERTISEMENT
Timun yang telah dipotong menjadi lebih kecil dan disayat bagian tengahnya ditumis sebentar, lalu diberi isian tumis daging dan Jidan, yakni masakan telur yang kerap menjadi hidangan kerajaan, dan diberi saus cuka bercita rasa asam manis.
Timun yang dimasak dengan cara ditumis tersebut menghasilkan tekstur yang masih renyah dan sedikit lembut. Selain itu, kesegarannya pun masih terasa, mengingat kandungan airnya tak banyak yang hilang karena hanya ditumis sebentar saja.
Selain itu, kacang pinus yang ditambahkan sebagai topping semakin menambah tekstur renyah dari Oi-seon. Paduan dari timun yang renyah dan isian daging, jamur, serta telur menghasilkan kenikmatan yang sempurna.
Oiseon (Foto: Instagram/@habjang8402)
Cita rasa asam manis dari cuka terasa begitu kuat, namun justru menambah rasa segar dari sajian ini. Tak heran, Oi-seon biasa dihidangkan sebagai appetizer atau makanan pembuka. Bukan hanya rasanya yang nikmat dan segar, Oi-seon juga memiliki tampilan yang cantik. Perpaduan warna dari timun dan penempatan berbagai bahan yang ditata secara apik dan proporsional membuat hidangan tradisional Korea ini sangat cocok untuk disajikan dalam acara-acara spesial.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86