kumparan
6 Mei 2019 21:00 WIB

Pedas Menggoda, Gudeg Bu Tinah di Sudut Stasiun Gondangdia

Gudeg Bu Tinah Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan
Tak perlu jauh ke Yogyakarta untuk makan sepiring gudeg yang autentik. Di Jakarta juga ada beberapa tempat makan yang menyajikan gudeg khas Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
Salah satu yang paling populer adalah Gudeg Bu Tinah di samping Stasiun Gondangdia. Warung makan ini hanya menempati kios kecil. Berisi dua meja kecil serta tujuh kursi plastik.
Pilihan menunya juga tak terlalu banyak. Hanya ada opor ayam, pindang telur, dan bacem tempe atau tahu.
Tapi penggemar Gudeg Bu Tinah pun terbilang banyak. Terlihat dari silih bergantinya pembeli yang tak hentinya datang.
Warung makan yang telah ada sejak tahun 1990-an ini punya racikan gudeg yang berbeda dari gudeg khas Jogja. Gudeg Bu Tinah punya cita rasa yang lebih gurih dan sedikit pedas.
"Gudeg ini sebenarnya adalah jenis gudeg Jogja. Cuma karena orang di sini (Jakarta) tidak suka manis, jadi kita sesuaikan," ujar Dina, anak pemilik warung makan Gudeg Bu Tinah.
Gudeg Bu Tinah Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan
Satu piring gudeg terdiri dari nasi; lauk utama yaitu opor ayam, ati ampela, bacem atau pindang telur, krecek yang dimasak dengan tolo, dan gudeg nangka. Ada juga pilihan lauk lain yaitu kepala ayam.
ADVERTISEMENT
Tekstur daging ayamnya sangat lembut dan mudah dipisahkan dari tulangnya. Lemaknya tak terlalu banyak karena menggunakan ayam kampung. Bumbunya juga sangat meresap sehingga menambah rasa gurih daging ayam.
Sedangkan kreceknya kenyal saat digigit. Kacang tolo yang lembut dan manis membuat rasa gudeg semakin kaya.
Tambahan cabai rawit yang telah direbus bersama krecek membuat rasa gudeg makin pedas. Sekilas akan mengingatkan kita dengan cita rasa gudeg mercon. Mantap!
Gudeg Bu Tinah Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan
Keistimewaan Gudeg Bu Tinah juga terletak pada porsinya yang tak terlalu besar. Jadi cocok untuk menu sarapan atau saat tak ingin menyantap hidangan yang berat.
Seporsi gudeg di warung makan yang juga dikenal dengan sebutan Gudeg Gongdangdia ini dibanderol dengan harga yang bervariasi. Mulai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu tergantung lauk pendampingnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan