Pencarian populer

Sambut Natal, Perusahaan AsaI Inggris Jual Lilin yang Bisa Dikonsumsi

Lilin yang bisa dimakan (Foto: Instagram/ @mithandsinclair)

Pernahkah terbayang olehmu untuk memakan lapisan lilin tersebut? Lapisan lilin yang terbuat dari parafin mengandung racun yang berbahaya bagi tubuh, dan lilin memang tak dibuat untuk tujuan dikonsumsi. Ya, selama ini, lilin kerap dimanfaatkan sebagai alat penerang alternatif saat listrik sedang padam, atau untuk mengusir serangga agar tak mendekati makanan yang tersaji.

Namun, sebuah perusahaan asal Inggris bernama Smith & Sinclair baru-baru ini meluncurkan produk edisi Natal yang cukup unik, yakni edible candles atau lilin yang bisa dimakan. Tak hanya menghasilkan aroma yang harum dan menenangkan, lilin buatan perusahaan cokelat tersebut bisa digunakan sebagai campuran yang bisa meningkatkan cita rasa pada minuman hangat.

Dilansir Today, lilin lezat itu terdiri dari dua rasa, yakni spiced orange dan candy cane peppermint, sesuai dengan cita rasa khas Natal. Untuk bisa menikmatinya, pembeli harus menyalakan sumbunya terlebih dahulu dengan api, layaknya menyalakan lilin pada umumnya.

Kemudian, tunggu beberapa saat hingga lapisannya mulai meleleh, dan campurkan dua sendok makan lelehan lilin ke dalam minuman hangat favoritmu. Jangan lupa, aduk hingga rata agar cita rasanya menyatu dengan sempurna.

Lilin yang bisa dimakan (Foto: Dok. Smith & Sinclair)

Minuman yang akan dicampur lilin juga harus benar-benar hangat (atau bahkan panas), sehingga lelehan tersebut bisa tercampur tanpa menggumpal. Setiap batangnya sendiri dapat digunakan sebagai bahan campuran 10 sajian minuman.

Nah, mungkin kamu akan bertanya-tanya, apakah lilin tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi? Tenang saja, meski memiliki tampilannya sangat mirip dengan lilin batang, namun produk ini tak menggunakan campuran bahan kimia apapun.

Bahkan, pihak Smith & Sinclair juga mengklaim bahwa edible candles itu aman bagi vegan, karena tidak mengandung lilin lebah (beeswax) sekalipun. Lilin bercita rasa candy cane peppermint, misalnya, hanya dibuat menggunakan tiga bahan saja, yakni cocoa butter, extra virgin coconut oil, dan ekstrak minyak peppermint. Sedangkan, lilin rasa spiced orange dibuat menggunakan minyak mandarin, minyak blood orange, ekstrak pala, dan minyak cengkeh.

Lilin yang bisa dimakan (Foto: Dok. Smith & Sinclair)

Kendati aman untuk digunakan sebagai campuran minuman dan memiliki aroma yang begitu menggoda, namun tak disarankan untuk menyantapnya langsung saat masih berbentuk lilin utuh. Hal ini dikarenakan bahan pembuatnya merupakan lemak murni, yang bila dimakan akan membuat asupan kalori harian pada tubuh kita menjadi berlebih.

Produk lilin The Flaming Hot Choc seberat tiga ons ini dibanderol dengan harga GBP 15 atau setara dengan Rp 18 ribu per batangnya. Dan, mereka juga melayani pengiriman ke berbagai negara dengan tambahan ongkos kirim sesuai negara tujuan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: