kumparan
15 Sep 2019 15:50 WIB

Studi: Pemandangan Hijau Bisa Turunkan Kebiasaan Makan Tidak Sehat

Menikmati pemandangan. Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
Mengamati pemandangan hijau memang menyenangkan. Berdiam diri sejenak di taman belakang rumah, melihat perbukitan yang asri, atau menghirup aroma rerumputan segar membuat pikiran lebih tenang.
ADVERTISEMENT
Tak hanya ampuh menenangkan pikiran, ternyata orang yang hobi melihat pemandangan hijau nan asri punya pola makan yang lebih sehat. Jurnal Natural Environments and Craving: The Mediating Role of Negative Affect tahun 2018, mengemukakan bahwa memandangi pepohonan atau taman hijau bisa menurunkan pola hidup tidak sehat. Seperti kebiasaan menyantap junk food, konsumsi alkohol, hingga merokok.
Penelitian yang diterbitkan Universitas Plymouth Inggris ini diikuti oleh 149 partisipan berusia 21 sampai 65 tahun. Dalam survei tersebut, para partisipan diberi pertanyaan mengenai seberapa sering mereka berdiam diri mengamati pemandangan hijau dan kebiasan makannya sehari-hari.
Selain itu, penelitian tersebut juga mengamati seberapa besar taman hijau yang ada di rumah, akses ke taman kota, hingga pemandangan yang ada di dekat rumah partisipan. Hasilnya, orang yang punya akses mudah ke lahan hijau memiliki kebiasaan makan yang lebih sehat.
ADVERTISEMENT
Hasil yang sama juga didapatkan dari partisipan yang memiliki lahan hijau yang luasnya lebih dari 25 persen dari luas rumahnya.
"Kontak dengan alam berkaitan dengan penurunan suasana hati yang buruk, yang akhirnya berhubungan dengan menurunnya keinginan tersebut (pola makan tidak sehat)," ujar peneliti dari Universitas Plymouth, Leanne Martin, dikutip dari Medical News Today (15/9).
Suasana di restoran Nosh, Kota Kasablanka Foto: Azalia Amadea/kumparan
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa saat berdiam diri di tempat yang dipenuhi pepohonan hijau, kadar hormon kortisol di tubuh akan menurun. Sebenarnya hormon kortisol punya peranan penting untuk menghasilkan energi.
Tapi bila kadarnya berlebihan, hormon yang dikenal dengan sebutan hormon stres ini justru bisa mempengaruhi suasana hati . Nah, saat mood memburuk, orang-orang cenderung melampiaskannya dengan menyantap sembarang makanan. Mulai dari makanan manis, alkohol, kopi, hingga junk food.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, saat melihat pemandangan serba hijau yang tenang, hormon yang berperan meningkatkan mood baik akan meningkat. Saat hormon bahagia naik, keinginan untuk menyantap makanan tidak sehat secara berlebihan pun akan menurun.
Bagaimana menurutmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan