Pencarian populer

Album 'Angin Kencang' Milik Noh Salleh Ditujukan untuk Indonesia

Saat ini, nama Noh Salleh sudah banyak dikenal oleh para penikmat musik Tanah Air. Dan tidak, Noh bukanlah orang baru di Indonesia, melainkan seorang musisi dari Negeri Jiran.

Noh Salleh lahir di Sarawak, Malaysia, pada 15 Maret 1985. Sejak tahun 2000-an, Noh mengukuh kariernya di jalur musik, tepatnya di tahun 2005. Sejak awal, Noh tidak pernah memilih-milih genre musiknya dan dia menekuni musik yang ia sukai, yakni hip hop dan pop. Di era 2000-an itu, ia membentuk band alternative rock bernama Hujan dan grup hip hop bernama MIX.

"Saya adalah seorang musisi. Saya suka mengerjakan sebuah rekaman dan sangat menikmati musik," ucapnya saat menyambangi kantor kumparan (kumparan.com) beberapa waktu lalu.

Noh bertubuh tinggi besar, murah senyum, dan sangat ramah. Saat Noh berbincang dengan kami soal musiknya, bisa dilihat bahwa penyanyi berusia 32 tahun ini adalah orang yang sangat terbuka untuk urusan musik. Seperti yang Noh bilang sebelumnya, musik adalah hidupnya.

Noh Salleh (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Jadi, menjadi seorang solois bukanlah pilihan yang salah untuk Noh. Toh, Noh bisa lebih berekspresi dengan lagu-lagu yang ia bawakan, sekaligus memperlihatkan sisi lainnya di dunia musik yang telah membuatnya jatuh hati.

Noh pun merilis album penuh berjudul 'Angin Kencang' yang berawal dari Extended Play (EP). Dan album tersebut ditujukan untuk para penggemarnya di Indonesia. Diberi judul 'Angin Kencang' karena Noh punya lagu yang berjudul sekaligus single utamanya.

"Aku rasa buatku, aku cinta dengan lagunya karena 'Angin Kencang' adalah lagu yang paling nge-pop dan easy listening," tuturnya.

Kata Noh, istrinya, Shazrina Azman yang lebih dikenal sebagai pernyanyi bernama Mizz Nina adalah inspirasi terbesarnya saat membuat album 'Angin Kencang'.

"Kita 'kan, sama-sama musisi, dan kita sering ke mana-mana. Kita pernah enggak ketemu 1 bulan. Saya sama Hujan ke Prancis, dia di Malaysia. Setelah pulang, dia ke Korea Selatan, syuting. Wah, gimana ini?" tuturnya.

"Energi negatif itu saya ganti jadi energi positif dengan menulis lagu tentang itu (hubungannya dengan sang istri). Jadi, Alhamdullilah, bagus, enggak jadi lagu yang jelek," tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Senin,20/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20