Pencarian populer

Andien Lelang Lagu di Konser Amal untuk Anak Robbie Suharlim

Andien. (Foto: Munady Widjaja)

Sejumlah musisi bersatu untuk menggelar konser donasi sebagai wujud dukungan untuk anak dari fotografer Robbie Suharlim, Roberto Raphael Suharlim. Lewat konser bertajuk Living in Faith Together (LIFT), mereka menyatukan semangat untuk memberikan dukungan pada Roberto yang tengah berjuang melawan penyakit Guillain Barre Syndrome.

Guillain Barre Syndrome sendiri adalah penyakit autoimun yang langka. Pengidap penyakit ini mengalami kerusakan sel saraf tanpa penyebab yang jelas. Biasanya, dipicu oleh bakteri akut atau infeksi virus.

Presenter Irgi Fahrezi dan Feli Sumayku atau Nonafeli menyambut para donatur yang hadir. Irgi pun menjelaskan tujuan diadakannya acara tersebut.

“(Acara) ini adalah seorang ayah yang memiliki masalah besar di kehidupannya. Masalah ini hadir bukan diduga-duga,” katanya dalam acara yang digelar di No Boundary Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/4) malam.

Perjuangan ayah menyembuhkan anaknya (Foto: Dok. Robbie Suharlim)

Penyanyi Andien dan Nikita Dompas pun membuka acara tersebut. Terlihat anggun dengan dress bermotif bunga-bunga, Andien membawakan lagu ‘Indahnya Dunia’ dengan versi akustik diiringi petikan gitar Nikita.

Andien mengaku senang melihat semua orang yang berkumpul di acara amal tersebut. Dia bahkan mengungkapkan bahwa sebelumnya, anak Robby yang akrab disapa Rafa itu sempat mengirimkannya sebuah gambar. Ya, Rafa memang hobi menggambar.

“Tadi siang baru saja kirim gambar. Rafa gambarin saya manis banget,” ungkapnya. Setelahnya, Andien membawakan lagu 'Metamorfosa'.

Andien juga melelang sebuah lagu. Salah satu penonton rupanya bersedia membayar Rp 1 juta untuk satu lagu yang dibawakan. Tentunya, hasil lelang tersebut akan turut didonasikan.

“Kebetulan yang di-request adalah lagu favorit saya, judulnya 'Gemintang',” kata Andien.

Andien. (Foto: Munady Widjaja)

Setelah Andien turun panggung, Irgi dan Feli memanggil Tiara Savitri, Ketua Yayasan Lupus Indonesia, untuk memberikan penjelasan terkait penyakit langka tersebut. Menurutnya, jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini, bukan tidak mungkin penderitanya bisa kembali sembuh.

GBS ini berkaitan dengan syaraf, jadi dia melemahkan otot-otot syarafnya,” pungkasnya.

Robbie kemudian diberikan kesempatan untuk menceritakan penyakit yang diderita anak tercinta. Menurutnya, gejala awal yang ditimbulkan adalah saat Rafa mengeluh pegal di bagian kaki.

Setelahnya, Robbie dan keluarga sempat membawa Rafa ke refleksi dan rumah sakit. Pada akhirnya, dokter saraf mengungkapkan penyakit putranya tersebut.

“Mungkin, teman-teman banyak ngelihat saya selalu happy kalau di event. Tapi, kemarin pertama kalinya dalam hidup saya, saya merasa berada di titik terendah,” kata Robbie.

Suasana semakin haru ketika Robbie mengungkapkan ketegaran Rafa menghadapi penyakitnya. Bahkan, Rafa sempat memaksa untuk mengikuti ujian di sekolah. “Anaknya semangat banget. Anak saya sangat kuat dalam menghadapi penyakit ini,” pungkas Robbie dengan suara bergetar.

Saat ini, acara donasi tersebut masih terus berlangsung. Para donatur terus memenuhi tempat berlangsungnya acara.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: