kumparan
26 Okt 2018 15:46 WIB

Arumi Bachsin: Kami Shock Papa Meninggal, Enggak Ada Riwayat Sakit

Arumi Bachsin dan sang suami, Emil Dardak, di pemakaman ayahanda Arumi (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Duka tengah dirasakan pesinetron Arumi Bachsin. Ia ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang ayah, Aries Aliruddin Bachsin, yang meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB, Jumat (26/10).
ADVERTISEMENT
Tak cuma merasa sedih, Arumi dan keluarga merasa shock begitu mengetahui pria yang kerap dikenal dengan Rudy Bachsin itu mengembuskan napas terakhir. Sebab, sepengetahuan Arumi, ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit apa pun.
“Kami semua sedikit shock karena seperti yang saya bilang tadi, papa enggak ada riwayat sakit atau minimal enggak pernah dicek. Cuma yang pasti enggak pernah dengar dia sakit, tiba-tiba sudah meninggal,” kata Arumi Bachsin ketika ditemui usai pemakaman di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Jumat (26/10).
Kendati demikian, Arumi dan keluarga mencoba mengikhlaskan kepergian orang yang mereka cintai tersebut. Ketegaran, lanjut dia, diperlihatkan oleh sang ibu.
“Mama punya riwayat jantung, tapi mama sendiri tadi yang bilang harus diikhlasin. Kami worried kan karena mama ada jantung, tapi mamanya malah lebih legawa kayaknya,” tutur Arumi.
Arumi Bachsin di pemakaman ayahnya. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Perempuan berusia 24 tahun itu mengatakan mendiang ayahnya bukanlah tipe yang penuntut. Sebagai pesan terakhir, ayahnya hanya menyampaikan beberapa hal.
ADVERTISEMENT
“Papa enggak pernah banyak nuntut. Ya jaga kesehatan, terus ditanyakan anak-anak gimana. Dia lebih memberikan perhatian, tidak menuntut atau menyarankan gitu,” ucap Arumi.
Sepeninggal sang ayah, Arumi kembali mengingat momen-momen yang paling dikenang bersama dengan ayahnya. Semasa hidupnya, Arumi mengatakan ayahnya merupakan sosok yang begitu perhatian terhadap keluarga.
Arumi Bachsin di pemakaman ayahnya. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Anak-anak Arumi dan Emil Dardak pun dekat sekali dengan mendiang kakeknya. Bahkan, ketika mereka sedang menginap di rumah orang tua Arumi, Rudy kerap meminta cucu-cucunya untuk tidur bersamanya.
“Dia juga suka absen semua anak-anaknya, yang ini sehat ya? Terus yang ini gimana kuliahnya, gitu,” tutur Arumi.
Arumi mengakui dirinya dan sang ayah lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. “Karena papa orang rumahan banget, jadi ya suka nonton bareng,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
Ayah Arumi meninggal dunia di usia 54 tahun. Arumi menduga ayahnya mengembuskan napas terakhir karena sakit jantung.
Sebelum dimakamkan, mendiang ayah Arumi sempat disemayamkan di rumah duka di kawasan Kompleks Perumahan Kalibata Indah, Jakarta Selatan. Bupati Trenggalek, Emil Dardak serta keluarga besar Arumi Bachsin turut menghadiri pemakaman Rudy.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan