kumparan
22 Agu 2019 11:26 WIB

Berkenalan dengan Robin Thede, Kreator 'A Black Lady Sketch Show'

Robin Thede. Foto: Instagram @robinthede
Robin Thede dikenal sebagai salah satu figur ternama di industri komedi sketsa Amerika Serikat. Sejak beberapa waktu belakangan, program buatannya yang bertajuk 'A Black Lady Sketch Show' hadir di Indonesia melalui HBO GO.
ADVERTISEMENT
kumparan belum lama ini berkesempatan berbincang dengan Thede melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan tersebut, ia bersedia menjawab setiap pertanyaan mengenai 'A Black Lady Sketch Show' dengan ramah, juga diselingi tawa.
'A Black Lady Sketch Show' adalah sebuah program komedi sketsa pertama yang dibuat dan dikerjakan 100 persen oleh perempuan kulit hitam Amerika Serikat. Karena alasan ini, Thede sempat merasa terbebani saat pertama kali ditawari untuk menjadi kreator sekaligus pemeran.
"Tentu (terbebani) karena aku harus membuat semua komedi sketsa di program ini terasa lucu, bagus, namun juga benar. Sebab, program sketsa ini sangat bersejarah, bukan hanya bagiku, tapi juga perempuan kulit hitam secara universal," ungkap Thede.
Robin Thede. Foto: Dok. HBO Asia
Meski merasa terbebani, Thede saat itu berusaha untuk lebih memfokuskan diri kepada bagaimana ia membuat sebuah tontonan yang apik. Ia juga cukup antusias dalam menggarap program tersebut.
ADVERTISEMENT
Musim pertama 'A Black Lady Sketch Show' terdiri atas enam episode dengan total 45 adegan sketsa yang konyol dan menggelitik perut. Tak sekadar lucu, menurut Robin Thede, ada pesan mengenai emansipasi wanita yang sangat kental dalam program televisi itu.
"Ada berbagai lapisan dari setiap tokoh yang hadir. Saat pertama kali menonton acara ini, orang-orang mungkin hanya akan terhibur dan berkata, 'Ah, ini lucu sekali!' Namun, saat setiap episodenya ditonton ulang, pesan emansipasi yang ingin disampaikan mulai terlihat jelas. Kami sengaja bekerja keras untuk menciptakan skenario yang berlapis-lapis dan kompleks untuk dimengerti," kata Thede.
'A Black Lady Sketch Show' ditanggapi secara positif oleh banyak kritikus dan penikmat komedi di seluruh dunia, mengingat program tersebut mengangkat tentang pemberdayaan sekaligus mematahkan stereotip mengenai perempuan kulit hitam.
Robin Thede (tengah). Foto: Dok. HBO Asia
Lantas, yang masih menjadi pertanyaan, apa tantangan terbesar Robin Thede dalam membuat program tersebut?
ADVERTISEMENT
"Sepertinya, yang tersulit adalah menyeimbangkan segala hal karena aku bukan cuma berlakon, aku juga kretor dan kepala dari acara ini. Aku harus melakukan sesi makeup selama tiga jam setiap hari, menghafalkan dialog, juga melakukan proses syuting. Di saat yang bersamaan, aku harus memikirkan bagaimana kelanjutan cerita dari setiap episode, juga masalah casting dan budgeting," tuturnya.
Pada akhirnya, Thede mampu melewati semua tantangan dalam proses penggarapan 'A Black Lady Show'. Saat ini, ia ingin fokus memperlihatkan pada dunia bahwa perempuan kulit hitam juga bisa membuat karya yang autentik dan layak untuk disaksikan oleh masyarakat umum.
"Aku harus menunjukkan pada dunia bahwa kami, perempuan kulit hitam, juga bisa melakukan apa yang biasa dilakukan oleh kaum pria. Semoga, kami bisa terus membuat karya autentik guna mematahkan stereotip orang-orang. Kami akan terus berusaha melakukan itu," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Episode pertama 'A Black Lady Sketch Show' hadir di HBO GO sejak 10 Agustus lalu. Selain Robin Thede, program komedi ini dibintangi pula oleh beberapa artis ternama, seperti Laverne Cox, Gina Torres, dan Angela Bassett.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan