kumparan
30 Jan 2019 19:41 WIB

Element vs NOAH, Band yang Ditinggal Hijrah Salah Satu Personelnya

NOAH vs Element Reunion (Foto: Infografik: Sabryna Putri Muviola)
Dalam sebuah band, hal yang biasa terjadi jika salah satu personelnya hengkang. Baik itu karena adanya perbedaan ideologi maupun karena ada hal lain. Salah satunya karena hijrah.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia, Element dan NOAH adalah dua band yang ditinggal hijrah salah satu personelnya.
NOAH ditinggal Reza, sang drummer yang memilih hijrah dan berbisnis pakaian muslim. Sementara Element ditinggal oleh bassist-nya, Ibank, yang memutuskan untuk hijrah dan mendalami ilmu agama.
Sehubungan dengan hal itu, kumparan membahas bagaimana perjalanan karier kedua band tersebut di blantika musik Tanah Air. Begitu pula cerita di balik hengkangnya personel kedua band itu. Berikut rangkumannya.
1. Element
Band Element didirikan pada 4 Februari 1999 di Jakarta. Element awalnya terbentuk atas tujuh orang personel di antaranya, Didi Riyadi (drum), Ibank (bass), Fajar (keyboard), Arya (gitar), Adhit (Gitar), Ronny Setiawan (vokal), dan Lucky Widjatmoko (vokal).
Band ini dikenal karena lagu-lagunya yang romantis. Lewat single perdana 'Hanyalah Cinta', mereka mampu meluluhkan hati wanita di masa itu.
ADVERTISEMENT
Namun, pada tahun 2000, Ronny yang kini telah meninggal dunia itu memilih untuk mengundurkan diri dari Element. Sebagai gantinya, Ferdy Taher pun masuk menjadi vokalis setelah melalui proses audisi.
Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2006, Lucky yang mengundurkan diri sebagai vokalis dan memilih untuk bersolo karier. Tak sampai di situ, pada 2012, Element kembali ditinggalkan Adhit sang gitaris yang memilih untuk berpisah dengan Element dan fokus pada proyek lainnya.
Sempat vakum beberapa lama, di pertengahan 2018 Element memutuskan untuk kembali menunjukkan eksistensinya di blantika musik Tanah Air. Mereka pun muncul dengan menggunakan nama 'Element Reunion'. Namun, Ibank sang bassist tiba-tiba memutuskan untuk keluar beberapa jam sebelum single terbaru mereka dirilis.
ADVERTISEMENT
Mengenai hengkangnya Ibank yang penuh tanda tanya, membuat Ferdy pun angkat bicara. Ferdy selaku vokalis mengatakan Ibank hengkang karena ia memilih untuk hijrah.
"Dia sekarang sudah hijrah ya. Kita menghormati kehijrahannya," kata Ferdy, beberapa waktu lalu.
Band Element (Foto: Giovanni/kumparan)
Meskipun sudah tidak menjadi personel Element, lanjut Ferdy, ia dan rekan-rekannya di band yang mempopulerkan lagu 'Rahasia Hati' itu masih terus menjalin komunikasi dengan Ibank. Terutama Ferdy, karena ternyata Ibank menikahi adiknya.
"Kebetulan dia nikah sama adik saya, jadi masih saudara," katanya disambut gelak tawa personel Element lainnya.
Meskipun begitu, band yang telah berdiri sejak 1999 itu mengakui hengkangnya Ibank cukup mengejutkan. "Pas dia keluar pertama itu mengagetkan. Kita mau manggung jam 9 dia keluar jam 7 cuma ya udah lah," ujar Ferdy.
ADVERTISEMENT
2. NOAH
Band yang awalnya bernama Peterpan ini didirikan di Bandung, Jawa Barat pada 2000. Band ini mulai populer berkat lagu 'Mimpi yang Sempurna'.
Peterpan awalnya beranggotakan Ariel (Vokal), Indra (Bass), Uki dan Lukman (Gitar), Andika (Keyboard) dan Reza (Drum). Namun, dalam perjalanannya, Andhika dan Indra memilih untuk hengkang dan membentuk band baru, The Titans pada 2006.
Lagu-lagu seperti 'Khayalan Tingkat Tinggi', 'Ada Apa Denganmu', dan 'Walau Habis Terang' pun akrab di telinga para penikmat musik Indonesia. Namun, perjalanan musik mereka tidak berjalan mulus.
Ariel pun sempat mendekam di balik jeruji besi atas kasus dugaan pornografi, pada 2010. Seiring berjalannya waktu, Ariel akhirnya bebas dari penjara dua tahun kemudian, tepatnya 2012. Peterpan kemudian tampil dengan nama dan harapan baru, yakni 'NOAH'.
ADVERTISEMENT
Saat awal terbentuknya NOAH, Reza masih terus bertahan menjadi seorang drummer. Tapi sebenarnya, di lubuk hati yang terdalam, Reza sudah tak punya nyawa lagi untuk bermain musik, karena sangat bertolak belakang dengan keinginannya berhijrah.
Sekitar tahun 2015, Reza pun hengkang dari band yang ia besarkan namanya itu. Saat sedang vakum menjadi anak band, pria kelahiran Poso, Sulawesi Tengah tersebut ternyata menghabiskan hari-harinya dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Kemudian Reza kembali ke kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat untuk mendalami ilmu agama, dan meninggalkan masa lalunya semasa menjadi anak band.
"Kejadian awalnya (hijrah) tuh tahun 2010, pas Ariel lagi ada kejadian itu (kasus pornografi). Jadi, ada orang yang sering silaturahmi ke saya, kemudian saya tertarik, diajak 3 harian untuk beriktikaf. Nah, dari situ, saya jadi mulai tertarik dan keterusan. Karena, ini (agama) adalah sesuatu yang baru untuk saya. Sebelumnya, saya selalu jauh dari agama," ungkapnya ketika ditemui kumparan di kediamannya, di Bandung, Jawa Barat.
Grup band Noah (Foto: Munady)
Reza mengatakan jika sebelum berhijrah, dirinya adalah seseorang yang sama sekali tak mengenal agama. Bahkan untuk menunaikan salat saja, ia tak pernah melakukannya.
ADVERTISEMENT
"Dulu, saya salat itu enggak ada, enggak pernah. Kalau sudah waktunya salat, saya malah main, aduh. Tapi emang ya, kebenaran yang diisi oleh suatu ruang kosong buat agama gitu, pasti nempel, dan menyerap seperti air. Akhirnya ya sudah, saya yakin untuk berhijrah," kenangnya.
Kesibukan sebagai anak band, juga membuatnya sulit mengatur waktu untuk menunaikan salat lima waktu. Tapi saat itu, Reza tetap bertahan di NOAH karena masih ada kontrak yang mengikatnya.
"Saya sudah enggak nyaman sebenarnya (jadi anak band), karena agama udah nempel sama saya. Tapi akhirnya, tahun 2014 saya ngomong ke manajemen, Musica Studio, kalau saya mau cabut, dan ya mereka sempat kaget," jelasnya.
Namun kini, kegiatan NOAH lebih banyak tampil di acara off air ke sejumlah daerah. Sesekali, mereka mengisi kekosongan waktu dengan mengisi konten di kanal YouTube miliknya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan