kumparan
11 Okt 2018 17:10 WIB

Fadly 'Padi' Kenang Sosok Mendiang Vokalis Burgerkill

Padi dan Burgerkill. (Foto: Instagram/@padiband dan @burgerkillofficial)
Setelah cukup lama tidur lelap dari industri musik Tanah Air, grup band Padi akhirnya kembali dengan nama Padi Reborn. Band yang dibentuk pada 1997 tersebut mulai melancarkan aksi-aksinya kembali di tahun 2018 ini. Salah satunya dengan menjadi bintang tamu di acara ulang tahun salah satu stasiun televisi swasta.
ADVERTISEMENT
Acara tersebut mungkin menjadi suatu perhelatan spesial bagi Fadly sang vokalis, dan kawan-kawannya. Sebab, mereka mendapatkan kesempatan untuk bernyanyi bersama band metal Burgerkill. Mereka membawakan lagu 'Tiga Titik Hitam'.
Fadly mengatakan bahwa ingatannya terbawa ke masa lalu saat akan berkolaborasi dengan band asal Bandung, Jawa Barat tersebut. Dulu, di awal tahun 2000-an, ia pernah menciptakan lagu bersama dengan para personel Burgerkill.
Satu momen yang paling diingat dalam benaknya adalah saat di mana ia menghabiskan waktu bersama dengan mantan vokalis Burgerkill, Ivan (Scumbang) Firmansyah. Ivan telah meninggal dunia di tahun 2006 setelah mengidap penyakit TBC selama beberapa waktu terakhir.
"Pasti ingat sama vokalis lama ya, almarhum Ivan, karena waktu itu tahun 2002 kita rekaman masih bareng-bareng, bikin lagu, bikin lirik sama-sama. Jadi setiap lagu itu pasti saya ingat almarhum," kata Fadly, saat dijumpai di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
Pelantun 'Sobat' itu mengenang almarhum Ivan sebagai sosok yang pendiam, namun baik hati. Tidak hanya itu, menurutnya, Ivan adalah orang yang jenius dalam menulis lirik lagu.
"(Ivan orangnya) agak pendiam, mungkin sedikit introvert, tapi orangnya baik dan jenius. Lirik-liriknya di album itu luar biasa," katanya.
Loading Instagram...
Sementara itu, Eben selaku gitaris sekaligus salah satu pendiri Burgerkill menuturkan selalu ada cerita setiap membawakan lagu 'Tiga Titik Hitam' bersama Fadly. Bagi Eben, lagu itu adalah suatu bentuk ungkapan rindu bagi sosok Ivan yang kini telah tiada.
"Kalau kangen pasti, lagu itu selalu ada setlist Burgerkill. Mungkin cuma bisa lewat lagu itu orang-orang bisa merasakan hal yang sama dengan teman-teman di Burgerkill," ungkap Eben.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan