kumparan
5 Jan 2018 19:22 WIB

Kenangan Para Personel OM PMR tentang Yon Koeswoyo

OM PMR (Foto: Instagram @om.pmr)
Kepergian vokalis Koes Plus, Yon Koeswoyo, untuk selama-lamanya memberikan kesedihan yang mendalam bagi mereka yang mencintai sosok dan karyanya. Yon meninggal dunia pada hari ini, Jumat (5/1), di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, sekitar pukul 05.50 WIB setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya selama 2 tahun terakhir ini.
ADVERTISEMENT
Di rumah duka, sejumlah musisi dan grup musik Tanah Air terlihat datang melayat, beberapa di antaranya adalah Tulus, Glenn Fredly, OM PMR, hingga Panbers terlihat berada di lokasi.
OM PMR, misalnya. Grup musik yang satu ini hadir tanpa sang vokalis, Jhonny Iskandar. Ya, hanya gitaris Boedi Padukone, bassist Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah di bagian perkusi, Yuri Mahippal sang pemain mandolin, dan Hari "Muke Kapur" si pemain mini drum.
Saat ditanya soal kenangan akan pelantun 'Andaikan Kau Datang' itu, gitaris Boedi Padukone mengatakan bahwa ia pernah berbincang dengan Yon di sela-sela rekaman.
OM PMR (Foto: Alexander Vito/kumparan)
"Saat rekaman di Flower Sound, kita (OM PMR) lagi rekaman album 'Bibir Kuda', Koes Plus lagi rekaman lagu Jawa. Pada saat keluar bareng dari studio, dia ngomong sama saya, 'Anak saya sukanya lagu PMR, minta kaset PMR, bukan lagu bapaknya'. Dia bilang PMR musik lawan arus, harus dipertahankan. Itu yang berkesan," kenang Boedi yang baru mengetahui kabar kepergian Yon sekitar pukul 10.00 WIB pagi ini.
ADVERTISEMENT
"Om Yon itu 'kan, vokalis utama di Koes. Artinya, dia punya warna sendiri di suaranya dia. Tanpa melihat orangnya saja, mereka sudah tahu itu suara Yon," tambahnya.
Hingga saat ini, OM PMR memang belum pernah membuat memarodikan lagu-lagu Koes Plus. Padahal, grup musik yang melantunkan 'Judul-judulan' ini ingin sekali berkolaborasi dengan Koes Plus.
"Kemarin sebelum tahun baru sama anak-anak pengin banget kolaborasi sama Koes Plus. 'Kan, tinggal dua, ya (Yon dan Yok). Lha, kok tinggal satu sekarang. Makannya yang akan datang nih, pengin banget kolaborasi sama Koes Plus. Harus terlaksana kalau bisa, Mas Yok sama PMR. Bisa dikatakan tribute juga," kata Boedi.
Potret Yon Koeswoyo di rumah duka. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
"Yang penting tuh, saya menghargai seniornya. Itu yang paling penting. Dia 'kan revolusi pop di Indonesia. Siapa yang enggak kenal Koes Plus? Sangat terkejut dengar kabarnya (Yon meninggal) karena kita sudah rencanakan. Sama manajemen juga sudah dibicarakan. Tadi saya sudah ketemu Mas Yok juga, sudah ngomong. Baru tahu juga kalau Om Yok ingin kolaborasi. Menyambut baiklah. Kalau kemasan, nanti itu urusan managemen," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Menurut Boedi, Yon adalah sosok yang mudah ikhlas pada banyak hal. "Dia ikhlas lagunya dipakai di mana-mana. Silakan kalau suka. Keikhlasan karyanya tuh dimiliki di masyarakat tanpa ada apa-apa. 'Kan takutnya ada royalti atau apa-apa," tuturnya. "Semoga amal ibadahnya diterima, karyanya selalu dikenang, dan membawa hikmah bagi keluarganya."
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan