Kisah Dimas Danang dan Ruben Onsu Memproduseri Istri

8 September 2019 19:24 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dimas Danang dan Ruben Onsu Foto: Infografik: Putri Sarah Arifira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dimas Danang dan Ruben Onsu Foto: Infografik: Putri Sarah Arifira/kumparan
ADVERTISEMENT
Presenter Ruben Onsu dan Dimas Danang punya kesibukan lain di luar aktivitas mereka masing-masing. Mereka menjadi seorang produser.
ADVERTISEMENT
Bukan untuk orang lain. Ruben dan Danang memproduseri karya istrinya masing-masing.
Ruben memproduseri album Sarwendah, sementara Dimas Danang menjadi produser musik Galabby Thahira.
Lantas, bagaimana mereka dalam menjalani profesi sebagai produser bagi istri mereka masing-masing, berikut ulasannya.
1. Ruben Onsu
Presenter Ruben Onsu saat di temui dikawasan Tendean, Jakarta. Foto: Ronny
Ruben Onsu selama ini dikenal sebagai presenter di berbagai banyak program, baik off air ataupun on air. Sebagai presenter, Ruben tetap dapat menjalankan banyak hal, seperti menjadi bos 'Geprek Bensu' hingga menjadi produser untuk karier Sarwendah.
Seperti contoh pada tahun 2018 lalu, saat Sarwendah meluncurkan single berjudul 'Ku Akui' yang berkolaborasi dengan penyanyi Cita Citata. Dalam single tersebut, Ruben bertindak sebagai produser.
Sarwendah mengaku tak kesulitan ketika di-direct Ruben. Meski begitu, dirinya sempat terkejut saat diminta untuk menyanyikan lagu dengan nada up beat. Hal ini juga sempat membuatnya ragu.
ADVERTISEMENT
"Aku sudah nyaman nyanyi yang slow, tiba-tiba dia (Ruben) ngasih musik yang nge-beat kayaknya gimana, ya? Rada ragu, tapi pada saat sudah jadi puas banget sih,” ucap Sarwendah waktu itu.
Penyanyi Sarwendah didampingi Ruben Onsu saat launching album berjudul " Aku Kamu Kita" di kawasan Ampera, Jakarta, Kamis, (22/8). Foto: Ronny
Di kesempatan lain, Ruben mengaku senang saat istrinya mengeluarkan album berjudul 'Aku Kamu Kita' pada Agustus lalu. Pria 36 tahun ini turut terlibat dalam pembuatan album sang istri.
"Saya sangat senang sekali bisa langsung memproduseri album istri saya tercinta. Mudah-mudahan Sarwendah dapat terus berkarier di dunia musik karena bernyanyi merupakan kesenangan dari Sarwendah," ucap Ruben Onsu.
Ruben mengatakan, menjadi produser merupakan bentuk kasih sayangnya sekaligus dukungan untuk sang istri. "Jadi, saya memfasilitasi semuanya apa yang Sarwendah sukai. Mudah-mudahan ke depannya kami dapat terus berkolaborasi untuk mewarnai dunia musik Indonesia," tuturnya.
ADVERTISEMENT
2. Dimas Danang
Dimas Danang saat hadir di peluncuran Music Galabby X UPH yang berjudul Fakta Cinta di Panglima Polim, Jakarta, Jumat, (14/6). Foto: Ronny
Sama seperti Ruben Onsu, Dimas Danang juga serius dalam memproduseri istrinya, Galabby Thahira, agar menjadi seorang penyanyi profesional. Ia bahkan membentuk manajemen sendiri untuk menaungi kemauan istrinya itu.
Sebagai suami, pria 30 tahun ini menceritakan suka dan dukanya menjadi produser untuk meningkatkan karier istrinya di industri musik. Salah satu bentuk perjuangan yang dilakukannya yakni dengan mengorbankan tabungan masa depannya kelak.
Penyanyi Galabby Thahira dan Dimas Danang saat hadir di peluncuran Music Galabby X UPH yang berjudul Fakta Cinta di Panglima Polim, Jakarta, Jumat, (14/6). Foto: Ronny
Dimas yakin, keputusannya untuk mengorbitkan Galabby menjadi penyanyi profesional tidak akan sia-sia. Sehingga segala upaya yang ia lakukan untuk membahagiakan belahan jiwanya tersebut.
"Suka dukanya, ya gue harus pintar-pintar dan repot-repot untuk pas jadi suami, suami pas jadi produser, produser, terus ya kadang yang jadi tantangannya, karena 'kan benar-benar independen, jadi ya itu, misalnya tabungan buat apa kepakai dulu buat musik," ucap Dimas Danang usai peluncuran musik video Galabby di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (14/6).
ADVERTISEMENT
"Kalau kami punya anak nanti gue tuh udah ada tabungan buat biaya sekolah, itu kepakai dulu. Kalau gue sih yakin banget Galabby bakal besar dan bisa bagus ya prospeknya," imbuhnya sambil tersenyum.
Galabby Thahira dan Dimas Danang. Foto: D.N Mustika Sari/kumparan
Pemandu program acara 'The Comment' ini telah membangun manajemen bernama 'SamiSami Management' sekitar 3 tahun yang lalu. Alasannya membuat manajemen sendiri supaya dapat memudahkan dirinya dalam mengelola karier.
Selain itu, Dimas juga kurang percaya dengan manejemen pihak lain yang biasanya sering kali tidak sejalan dengannya.
"Gue enggak percaya sama siapapun, yang gue percaya ya apa yang ada tangan gue, gue kerjain. Jadi gue sempat mau nitipin Galabby ke beberapa manajemen dan beberapa label, cuma akhirnya wah kalau kayak gini manajemen atau labelnya yang gontok-gontokan sama gue, ya udah akhirnya gue bikin tim sendiri, 'Samisami Management' ini," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Danang mengaku alasannya menggaet istrinya untuk masuk di dalam manajemen dan memproduseri musik video istrinya, agar Galabby tidak hanya menjadi seorang ibu rumah tangga. Sehingga keduanya bersepakat untuk bersama-sama mewujudkan impian-impian mereka.