Mengenal Pramoedya Ananta Toer Lewat Pameran 'Jejak Langkah Pram'

6 Agustus 2019 7:49 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pameran 'Jejak Langkah' di RBOJ Coffee, Jakarta Selatan. Foto: Alfadillah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pameran 'Jejak Langkah' di RBOJ Coffee, Jakarta Selatan. Foto: Alfadillah/kumparan
ADVERTISEMENT
Film 'Bumi Manusia' dan 'Perburuan' produksi Falcon Pictures, akan tayang di bioskop secara bersamaan pada 15 Agustus mendatang. Pemilihan tanggal penayangan film itu juga untuk menyambut perayaan ke-74 Hari Kemerdekaan Indonesia.
ADVERTISEMENT
Selain membuat film dari novel legendaris 'Bumi Manusia' dan 'Perburuan', Falcon Picture juga mengadakan perayaan karya sastra masterpiece Pramoedya Ananta Toer bertajuk 'Jejak Langkah Pram'. Pameran itu dimulai pada Senin (5/8), di RBOJ Coffee, Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Pameran karya sastra Pramoedya Ananta Toer ini dibuka oleh anak kandung Pram, Astuti Toer. Astuti mengungkapkan, pameran karya sastra ini merupakan salah satu cara untuk mengenang karya dari mendiang ayah tercinta.
"Pramoedya adalah penulis yang paling produktif di Indonesia, karena sudah menghasilkan 52 buku yang sudah terbit, dan belum termasuk karya-karya yang hilang dan belum terbit," ujar Astuti Toer, saat ditemui di pembukaan pameran 'Jejak Langka Pram' di RBOJ Coffee, Jakarta Selatan, Senin (5/8).
Anak Pramoedya Ananta Toer, Asusti Toer, di RBOJ Coffee, Jakarta Selatan, Senin (5/8). Foto: Alfadillah/kumparan
Pameran ini memamerkan hampir semua karya-karya Sastra Pramoedya Ananta Toer yang telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa. Selain itu, banyak pula karya Pram lainnya yang dipamerkan.
ADVERTISEMENT
Mulai dari cover buku, buku asli tetralogi Pramoedya Ananta Toer, mesin tik, hingga rekaman wawancara terakhir bersama Pram.
Produser Falcon Pictures, Frederica, mengatakan, pameran 'Jejak Karya Pram' dilakukan agar masyarakat bisa merasakan karya-karya Pram.
“Falcon Pictures bersyukur, menjadi bagian dalam mengangkat karya-karya Pramoedya Ananta Toer. Kami berharap, dengan digelarnya pameran ini, bisa memberikan sesuatu yang berarti untuk karya-karya Pak Pram,” kata Frederica.
Produser Falcon Picture, Frederica. Foto: Achmad Rafiq/kumparan
Sebagai pemeran utama film 'Perburuan', Adipati Dolken mengapresiasi apa yang adanya pameran karya-karya Pram yang bertajuk 'Jejak Karya Pram' itu.
"Senang banget karya-karya bisa dipamerkan. Dengan adanya pameran ini, karya-karya Pak Pram bisa diapresiasi secara lebih luas lagi oleh banyak lapisan masyarakat lainya,” ucap Adipati pada kesempatan yang sama.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya Adipati, Mawar De Jongh, pemeran Annalies di film 'Bumi Manusia' juga ikut mendukung dan mengapresiasi pameran tersebut.
Adipati Dolken (kiri) dan Ayushita (kanan) di Pameran 'Jejak Langkah' di RBOJ Coffee, Jakarta Selatan. Foto: Alfadillah/kumparan
Menurutnya, karya-karya Pram yang ada dalam pameran tersebut, dapat membantu dirinya lebih mengenal tentang Pramoedya Ananta Toer.
"Menurut aku, Pak Pram adalah seorang yang ingin bebas dan berani mengutarakan isi hatinya dalam bentuk karya tulis. Aku senang banget akhirnya bisa melihat karya Pram dipamerkan,” jelasnya.