Pencarian populer

Mereka yang Melanggar Hukum tapi Didaulat Jadi Duta

Dewi Persik (Foto: Munady/kumparan)

Terkejut dan heran, dua kata yang muncul di benak masyarakat ketika pemerintah memutuskan untuk mengangkat pelaku pelanggar etika dan hukum menjadi seorang duta di bidang yang ia langgar.

Baru-baru ini kabar serupa datang dari artis dangdut ternama, Dewi Persik. Mobil Dewi tertangkap kamera sedang menerobos jalur TransJakarta di daerah Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (24/11). Depe dan sang suami yang mengemudikan mobil tersebut, Angga Wijaya, beradu argumen dengan petugas TransJakarta.

Kasus Dewi Persik ini pun berhasil menarik perhatian warga, tak terkecuali Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno. Menurut Sandi, peristiwa tersebut hendaknya menjadi pembelajaran bagi semua pengguna jalan agar tak menerobos jalur TransJakarta. Mengingat Depe adalah seorang publik figur, Sandi justru berkeinginan menjadikan Depe sebagai Duta Kepatuhan Lalu Lintas.

“Dengan diangkatnya kasus ini, mungkin jadi pembelajaran yang baik dan Dewi Persik bisa jadi Duta Tertib Busway atau TransJakarta. Dewi Persik kan selebritas papan atas, malah mungkin bisa jadi Duta Kepatuhan Lalu Lintas di Ibu Kota,” jelas Sandi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)

Wacana pengangkatan pelanggar hukum menjadi duta seperti Dewi Persik ini, bukan terjadi untuk pertama kalinya. Pasalnya terdapat beberapa pelanggar hukum yang kemudian justru diberikan gelar sebagai duta atas kesalahanya. Siapa saja mereka?

1. Zaskia Gotik

Zaskia Gotik (Foto: Munady Widjaja)

Pedangdut yang dikenal dengan 'Goyang Itik' ini pernah terseret kasus pelecehan lambang negara pada saat tampil di sebuah stasiun televisi nasional tahun 2016 silam. Atas tindakannya itu, Zaskia dilaporkan oleh sejumlah aktivis Pancasila ke Polda Metro Jaya. Tetapi pemeriksaan berakhir di tengah jalan dan berujung pada permintaan maaf dari Zaskia kepada publik.

Buntut dari kasus yang menimpanya sangat tidak terduga. Fraksi PKB di MPR secara mengejutkan menginisiasi untuk mengangkat Zaskia sebagai Duta Pancasila. Hal ini pun sontak direspon oleh netizen sebagai keputusan yang keliru.

2. Sonya Depari

Nama Sonya Depari yang merupakan siswi dari SMA Methodis 1 Medan sempat ramai dibicarakan di jagat maya. Pasalnya perempuan yang masih berstatus pelajar tersebut bersikap arogan dengan membentak polisi wanita. Saat itu mobilnya dihentikan oleh pihak kepolisian karena dianggap mengemudi secara ugal-ugalan pasca merayakan kelulusan bersama kawan-kawannya tahun 2016.

Sonya yang tidak terima mobilnya dihentikan sontak langsung membentak polwan itu dengan mengaku sebagai anak Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari. Namun pengakuan Sonya tersebut dibantah oleh Irjen Arman Depari, sehingga banyak masyarakat yang mengecam tindakannya tersebut.

Tak lama dari kasus tersebut, Sonya justru diangkat menjadi Duta Anti-Narkoba oleh kalangan gereja-gereja reformis di Medan. Pembacaan ikrar tersebut disaksikan oleh Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwi Hananto, perwakilan dari BNNP Sumatera Utara, Walikota Medan Dzulmi Eldin, dan Polwan yang terlibat adu pertikaian dengan Sonya, Ipda Perida Panjaitan.

3. Tessy Kabul

Zaskia Gotik dan Tessy Kabul (Foto: Munady dan ANTARA)

Kabul Basuki atau yang akrab disapa Tessy merupakan komedian senior yang sempat terjerat kasus narkoba. Tessy ditangkap bersama temannya ketika kedapatan membawa narkoba saat hendak pergi ke Bali pada Oktober 2014 silam. Setelah tertangkap Tessy menjalani rehabilitasi di kawasan Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

Pada awal tahun 2016, tepatnya setelah selesai menjalani rehabilitasi dan bebas dari penjara, Badan Narkotika Nasional mendaulat Tessy sebagai Duta Anti-Narkoba. Tessy mengaku senang mendapatkan kepercayaan tersebut. Terlihat beberapa kali Tessy bersama BNN menjalani program penyuluhan dan membagikan pengalaman pahitnya ketika ‘bergaul’ dengan narkoba.

Jadi, bagaimana menurutmu, pantaskah mereka didaulat sebagai duta di bidang-bidang tersebut?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: