kumparan
25 Jul 2018 19:03 WIB

Mytha Lestari Diprediksi Melahirkan Pertengahan Agustus

Mytha Lestari (Foto: Munady)
Kandungan Mytha Lestari kini telah memasuki usia 36 minggu alias sembilan bulan. Berdasarkan prediksi dokter, penyanyi berusia 27 tahun itu akan melahirkan pada pertengahan Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
"Pokoknya, prediksinya di pertengahan Agustus, sekitar tanggal 11-17. Tapi, kalau ngelihat guenya yang masih berantem piting-pitingan sama dia (suami), nih, katanya bisa lebih cepat," ujar Mytha ketika ditemui bersama sang suami, Barry Maheswara, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (25/7).
Terkait tanggal kelahiran calon buah hatinya, Mytha mengakui bahwa memang banyak yang menyarankan untuk melahirkan pada tanggal 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski demikian, ia memilih untuk menyerahkannya pada kehendak Tuhan.
"Aku enggak mau mendahului Tuhan. Kalau 17 Agustus belum berasa sakit, ya sudah, tunggu sampai waktunya. Kalau kelamaan, bahaya juga. Kapan pun mau keluar, ya, keluar saja meskipun bukan tanggal 17 Agustus," tuturnya.
Seperti kebanyakan perempuan hamil lainnya, Mytha Lestari ingin melahirkan bayinya melalui persalinan normal. Hanya saja, ia mengaku pasrah jika keadaan tak memungkinkannya untuk melakukan itu.
Mytha Lestari dan Barry Maheswara di Kemang, Jakarta Selatan. (Foto: Munady Widjaja)
"Aku sama Barry juga sudah ngobrol bahwa kami enggak mau egois. Kalau misal harus caesar, ya, caesar daripada membahayakan si ibu dan bayinya," ucap pelantun lagu 'Aku Cuma Punya Hati' tersebut.
ADVERTISEMENT
Menjelang melahirkan, ia mengaku tak merasa gugup. Sebaliknya, Mytha justru merasa tak sabar dan begitu antusias untuk menyambut buah hatinya.
"Apa yang harus bikin deg-degan? Untuk ketemu sama dia, tuh, hal yang aku tunggu-tunggu banget. Pengin lihat mukanya karena mirip banget sama dia (suami) waktu di USG 4D. Aku kepegin rawat bayinya, cium-cium bayinya. Bukan deg-degan, tapi lebih ke exciting," bebernya.
Pada kesempatan yang sama, Mytha Lestari berkisah bahwa ia rupanya sempat mengalami kontraksi palsu. Hal tersebut pun membuat Barry sangat panik kala itu.
"Bangun-bangun, pas duduk di kasur, 'Lho, kok ada cairan? Cairan apa, nih?' Aku foto, kirim ke suamiku. Dia langsung panik tujuh keliling, padahal aku enggak sakit, kayaknya bukan ketuban. Pas di rumah sakit, dicek, ternyata bukan," kata Mytha.
Mytha Lestari dan Barry Maheswara di Kemang, Jakarta Selatan. (Foto: Munady Widjaja)
Pengalaman tersebut, menurut Mytha, sama sekali tak membuatnya merasa khawatir. Ia justru bersyukur lantaran dapat semakin menyiapkan mentalnya menjelang persalinan.
ADVERTISEMENT
"Dengan adanya kontraksi itu, aku jadi lebih latihan mental gitu. Biar dia (suami) juga enggak panik menghadapi segala sesuatu," ucapnya.
Mytha dan Barry sepakat bahwa mereka sendirilah yang akan menentukan nama sang buah hati tanpa campur tangan. Hanya saja, hingga kini keduanya belum menentukan secara pasti nama yang akan dipilih.
Lantas, apa jenis kelamin calon bayi mereka itu?
"Cowok atau cewek akan kami umumkan ketika dia lahir. Aku tipikal yang kurang percaya prediksi karena USG enggak benar-benar kayak foto atau video, kelihatan. Kalau USG, meski secanggih itu, bisa ada kesalahan. Daripada gembar-gembor lalu salah, jadi bahan perbincangan, mendingan dirahasiakan," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan