Pencarian populer

Perjalanan ke Palestina Bikin Indah Dewi Pertiwi Mantap Berhijab

Indah Dewi Pertiwi, penyanyi yang terkenal selalu tampil enerjik dan kerap berpakaian seksi memutuskan untuk berhijab terhitung sejak bulan April lalu. Namun ternyata, keinginan untuk menutup aurat tersebut sudah terbesit di pikirannya sejak beberapa tahun lalu.

Hal tersebut diceritakannya kepada kumparan dalam program Selebriti Hijrah yang dipandu oleh Ustaz Erick Yusuf, di kediamannya, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Sebelumnya memang sudah ada keinginan (berhijab) dari beberapa tahun lalu. Aku kalau sudah pakai kerudung kok ada perasaan nyaman. Itu sudah sejak 3 sampai 4 tahun lalu," ungkapnya.

Meskipun kerap berpakaian seksi, tapi pelantun lagu 'Hipnotis' ini juga pernah diminta untuk tampil dengan pakaian tertutup saat manggung di bulan Ramadhan. Dari situ, rasa nyaman ketika keluar rumah dengan menutup aurat mulai timbul dalam hati Indah.

Indah Dewi Pertiwi (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)

"Tapi saat itu sudah pakai, dilepas lagi. Jadi, cuma sekadar nyaman saja, kayaknya enak ya (pakai hijab), cuma hatinya masih belum terbuka tentang hal itu," kata Indah.

Beruntungnya, penyanyi berdarah Sunda tersebut dipertemukan dengan teman-teman yang salihah selama satu tahun belakangan ini. Sehingga, hati Indah yang awalnya keras, perlahan-lahan mulai luluh, dan ikut tertarik untuk mendalami ilmu agama.

"Tadinya mereka sama seperti aku, pakaiannya mini-mini, tapi bisa hijrah. Masya Allah, aku lihatnya luar biasa, itu kan bukan hal mudah. Kebetulan mereka juga ajak aku ikut kajian-kajian, mulai ngaji, dan aku berpikir Allah memudahkan langkah aku untuk mendengarkan ilmu," terang pelantun lagu 'Jangan Sedih' ini.

Titik puncak hijrah Indah adalah ketika ia melakukan perjalanan spiritual ke Palestina. Di sana, ia menemukan berbagai macam kebesaran Tuhan, yang akhirnya bisa mengetuk hatinya untuk segera melakukan hijrah.

Indah Dewi Pertiwi (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)

Ada satu waktu di mana Indah sedang berdoa di Palestina, tiba-tiba ia tersadar jika selama ini, Tuhan selalu memberikan kebaikan dan rezeki yang melimpah dalam hidupnya, walaupun banyak dosa yang telah ia perbuat di dunia ini.

"Allah kayak kasih mudah buat aku ada di sana, sampai salat di sana. Di situ aku ngerasa Allah ngasih banyak petunjuk ke aku, banyak kebaikan yang Allah kasih ke aku. Tapi aku tidak pernah bersyukur akan hal itu. Apa yang aku minta sama Allah dari saat mama papaku berpisah, Allah kasih terus, doaku dijabah terus. Meskipun saat itu salah, gitu," jelas Indah sambil berderai air mata.

"Tapi saat itu, Allah tidak meninggalkan aku. Meskipun aku pernah salah, tapi aku yakin Allah sayang sama semua umatnya tanpa terkecuali. Aku ngelihat Allah baik banget. Gimana cara aku bersyukur," imbuhnya.

Indah Dewi Pertiwi (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)

Ketika Indah sudah tersadar jika selama ini Tuhan tak pernah meninggalkannya sedetik pun, di situ Indah langsung memantapkan hatinya untuk bertobat. Ia meyakini dirinya sendiri, mulai saat itu, ia akan segera menutup auratnya dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

"'Ya Allah aku cuma minta, Ya Allah, aku berjanji sekarang aku tutup aurat'. Aku minta, 'Ya Allah jaga hati ini untuk tetap istiqamah sampai aku meninggal'. Setelah itu, entah gimana, tapi hati aku jadi lebih tenang," tutur Indah.

Alasan lain yang membuat Indah mantap berhijab adalah karena ia tak mau dosa-dosa yang diperbuatnya karena mengumbar aurat, nantinya akan mengalir ke dalam diri sang ayah di akhirat.

"Meskipun aku marah sama bapak, tapi kan enggak ada bekas anak, ini (hijab) adalah bentuk sayang aku ke bapak aku. Karena kalau perempuan, harus tutup aurat, supaya dosanya tidak mengalir ke bapak juga. Dan itu kalimat yang aku dengar, Masya Allah, Allah sudah kasih jalan buat aku," pungkasnya.

Indah Dewi Pertiwi (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)

Indah pernah menyimpan dendam yang begitu besar pada sang ayah yang meninggalkannya di usia 13 tahun. Namun kini, setelah berhijrah, rasa dendam itu perlahan-lahan sirna, dan berubah menjadi perasaan rindu yang besar.

"Sekarang justru jadi kasihan, aku berpikir bapak juga kasihan pasti kangen sama anak-anaknya, tapi anak-anaknya juga enggak bisa bersama bapak. Pasti punya rasa rindu, sekarang alhamdulillah aku jadi kasihan, enggak dendam lagi," ungkapnya.

Setelah membeberkan tentang prosesnya dalam menutup aurat, dalam story berikutnya, Indah akan bercerita tentang harapannya mendapat jodoh yang saleh setelah berhijrah. Nantikan kisahnya dalam topik Selebriti Hijrah.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: