kumparan
4 Jun 2018 13:11 WIB

Personel Eden Band Saling Ungkap Kebiasaan Masing-masing

Eden Band, grup musik yang berada di bawah naungan Sony Music, kini beranggotakan tiga orang, yaitu Pieter Anroputra, Ryan Eugene, dan Renaldi Malius. Mereka sudah saling mengenal dekat satu sama lain sejak band tersebut didirikan pada tahun 2012.
ADVERTISEMENT
Tak hanya sebagai anggota band saja, namun mereka juga menjalin pertemanan yang cukup akrab di luar urusan pekerjaan. Keakraban mereka mulai terjalin saat ketiganya sering datang ke studio, bersama-sama menggarap lagu yang diciptakan untuk masuk ke dalam album perdana mereka berjudul 'Eden'.
Saat berkunjung ke kantor redaksi kumparan beberapa waktu lalu, para personel Eden Band ini saling mendeskripsikan karakter mereka satu per satu. Yang pertama adalah Pieter, ia mengatakan bahwa di matanya, Ryan merupakan sosok yang cukup idealis dalam bermusik.
Eden Band di kumparan. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
"Kalau Ryan itu orgnya keras, idealisnya kental, tapi bisa diterima. Pola pikir bagus, terus temperamen sifat buruknya, kadang-kadang egois banget. Nah, kalau Rey enggak egois, kalau ada riweuh-riweuh, dia yang berperan penting, karena dia orgnya netral, terus heroik juga, realistis," kata Pieter.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Renaldi yang duduk di antara Pieter dan Ryan, seakan membenarkan pernyataan Pieter tentang dirinya yang netral dan selalu menjadi penengah jika Pieter dan Ryan sedang berselisih paham.
"Kalau Ryan dan Pieter ini, kayak posisi gue ditengah-tengah sekarang ini. Gue deskripsikannya gitu, karena mereka ini berdua sama-sama keras, punya pendirian kuat. Keduanya sama-sama idealis dan gue kadang menengahkan," kata Renaldi.
"Pieter punya suara yang berkarakter banget, karakter vokalnya kuat, tapi kekurangannya dia enggak PD. Karena kan dia basic-nya gitaris, tapi jadi vokalis. Kalau Ryan kebalikannya, dia selalu anggap dirinya keren, padahal biasa saja," sambung Renaldi, berseloroh.
Eden Band di kumparan. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Merasa tak terima dengan pernyataan Renaldi, Ryan pun langsung menimpali perkataan sahabatnya tersebut. "Nah, kan kalau Rey itu licik. Ha..ha..ha.."
ADVERTISEMENT
Walau demikian, Ryan tetap memuji sifat baik Renaldi dan keahliannya dalam menggebuk drum.
"Dia itu tipenya kalem, humble, enggak gampang marah dan main drumnya bagus. Skill enggak sampai kayak dewa, tapi enggak ada yang bisa ngalahin. Kalau Pieter murni hidupnya buat musik, dia tipe rock and roll," ucap Ryan.
Selain mendeskripsikan karakter masing-masing, para personel Eden juga saling mengungkapkan kebiasaan aneh yang kerap dilakukan oleh masing-masing dari mereka.
Eden Band di kumparan. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
"Pieter tuh kalau tidur pasti selalu meluk gue, enggak tau juga kenapa nih anak. Gue pernah tidur dan itu dipeluk sama dia, pengin gue tampar rasanya," ujar Renaldi seraya tertawa.
"Iya, gue punya kebiasaan buruk itu sih dan kalau ada yang di sebelah gue itu selalu jadi target gue. Nah, kalau Rey dia enggak ada kebiasaan yang cukup aneh sih, paling teleponan terus sama pacarnya. Dia perhatian banget pokoknya sama pacarnya," sahut Pieter.
ADVERTISEMENT
Dan yang terakhir, Ryan dengan percaya diri mengatakan bahwa ia sama sekali tak memiliki kebiasaan yang aneh, karena semua yang ada dalam dirinya terlihat sempurna.
"Gue sih enggak ada kebiasaan nyeleneh, perfect. Paling karena gue lagi diet dan harus berjuang, jadi enggak boleh tergoda sama makanan macam-macam," tuturnya seraya tertawa.
Setelah terbentuk dalam sebuah band selama kurang lebih 6 tahun, Eden Band akhirnya merilis album perdana mereka, 'Eden' pada awal 2018 lalu. Di dalam album tersebut terdapat 10 buah lagu yang seluruhnya diciptakan oleh Ryan.
Beberapa lagu dalam album tersebut, yakni 'Biarkan Ku Terbang', 'What You've Build', 'Melangkahi Dunia'. Lagu-lagu tersebut sudah dapat didengarkan di seluruh platform music digital.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan