Pencarian populer

Pihak Sajad Ukra Sebut Nikita Mirzani Lakukan Kebohongan Publik

Nikita Mirzani dan Sajad Ukra (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan )

Kisruh hak asuh anak antara Nikita Mirzani dan mantan suaminya, Sajad Ukra kian memanas. Ketika pihak Nikita bersikeras tidak pernah mendapat nafkah untuk anak, pihak Sajad justru mengaku memiliki bukti transfer.

Nikita mengaku enggan menanggapi semua omongan Sajad. Perempuan berusia 32 tahun itu pun seolah menyindir Sajad dan kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga yang menggelar konferensi pers. Niki pun menganggap mereka hanya mencari panggung.

"Ya, selamat masuk TV lagi. He..he..," kata Nikita Mirzani ketika ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Medina dan kuasa hukum, Sunan Kalijaga. (Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan)

Sementara itu, dalam jumpa pers yang dilakukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pihak Sajad Ukra yang diwakilkan oleh Sunan Kalijaga mengaku tidak mencari panggung.

"Perlu digarisbawahi bahwa kita bukan cari panggung. Saya selaku praktisi hukum berkewajiban mengedukasi masyarakat, jangan masyarakat hanya melihat public figure yang mengatakan kebohongan," jawab Sunan Kalijaga, Jumat (11/1) malam.

Mengantongi bukti transfer sejak tahun 2013 sampai Desember 2018 membuat Sunan melihat dan menilai, bahwa apa yang disampaikan Nikita selama ini terkait tidak pernah mendapat nafkah adalah keliru.

"Dugaan kuat Nikita melakukan satu, dugaan pelanggaran yaitu tadi kebohongan publik. Jadi, beda ya orang yang cari panggung, dengan orang yang mau klarifikasi sesuatu fakta, bukti otentik," jawabnya.

Nikita Mirzani dan Sajad Ukra. (Foto: Aria Pradana/kumparan dan Munady)

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengatakan bahwa ia yakin Azka Raqila Ukra akan terus berada di bawah pengasuhannya.

"Ambil aja kalau bisa. Kan dari PA Jaksel hak asuh sudah di saya, sudah dicap. Hakim udah ngecap, udah sah lah," ujar Nikita.

Sementara istri dari Sajad Ukra, Medina, yang ikut dalam jumpa pers tersebut juga meluruskan kabar yang beredar selama ini. Menurut Medina, Sajad hanyalah ingin bertemu, bukan mengambil anak laki-laki itu.

"Kalau pihak sana mungkin mikirnya mau culik ambil. Padahal kita ingin ketemu anak bukan ingin ambil. Kalau untuk ambil anak itu harus lewat pengadilan, mengambil hak asuh tapi kita tidak pernah lakukan itu. Jadi hanya untuk ketemu aja," kata Medina.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: