kumparan
10 Mar 2018 17:56 WIB

Rendy Pandugo Bikin Penonton Perempuan Histeris di LaLaLa Fest 2018

Rendy Pandugo di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Mengenakan jaket abu-abu Rendy Pandugo mengangkat Fender Stratocaster putih yang dibawanya dan memainkan melodi blues untuk mengawali penampilannya di LaLaLa Fest 2018. Raut wajah penuh penghayatannya mengingatkan pada sosok tampan John Mayer yang karismatik
ADVERTISEMENT
Lagu pertama yang dibawakannya adalah ‘I Know The Answer’ dari album ‘The Journey’ (2017). Akibatnya banyak penonton, terutama pasangan kekasih yang terbawa suasana dan saling berpelukan sambil ditemani lagu tersebut.
Rendy Pandugo di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Tanpa jeda, Rendy yang memboyong serta band pengiringnya, Yovie (keyboard) Baskara (bas gitar), Hendranata (gitar), dan Oktaviano (drum), kemudian membawakan lagu berirama rock n roll blues berjudul ‘Don’t Call Me Baby’.
Jika sebelumnya banyak penonton yang baper, kini irama mengentak ‘Don’t Call Me Baby’ membuat banyak orang bertepuk tangan gembira. Selanjutnya penyanyi berusia 32 tahun itu mengganti gitar Fender Stratocasternya dengan sebuah gitar akustik, Rendy pun langsung melantunkan track pertama dari album ‘The Journey’ yang berjudul ‘Float In The Sky’.
Rendy Pandugo di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Gambar-gambar di backdrop yang memperlihatkan sebuah awan yang saling bertabrakan menemani lagu dengan alunan country rock n roll tersebut.
ADVERTISEMENT
“Selamat sore LaLaLa Festival! Halo semuanya. Terima kasih untuk kalian semua yang sudah datang, beri tepuk tangan untuk diri kalian sendiri,” ungkap Rendy sebelum asyik bernyanyi dan adu melodi dengan sang gitaris di lagu ‘Float In The Sky’.
Menempatkan capo gitar di fret satu, penyanyi asal Sumatera Utara itu kemudian membawakan ‘Bad Company’. Setelahnya, ia pun membawakan single ‘By My Side’ yang menjadi OST untuk film karya Ernest Prakasa, ‘Susah Sinyal’.
Merdunya suara dan hebatnya permainan gitar Rendy membuat banyak penonton berdecak kagum dan memberinya tepuk tangan yang meriah.
“Lagu ‘By My Side’ gue ciptakan berdua sama Gabriel Mayo. Beri tepuk tangan buat dia yang ada di belakang sana,” kata Rendy menunjuk Gabriel yang berdiri di sebelah FOH.
ADVERTISEMENT
Solois yang merupakan fans berat dari Dolores O’Riordan The Cranberries itu membawakan beberapa lagu hitsnya, termasuk ‘You and Me’, ‘Think Twice’, dan ‘Hari Ini’.
Suasana penonton ten2five di lalala fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Rendy Pandugo tanpa kenal lelah membawakan 3 lagu, ‘Steal Away’, ‘Seven Days’, dan ‘I Don’t Care’, sembari terus mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama dengannya. Ia menutup penampilannya pada pukul 17.00 WIB dengan single berirama new wave pop rock berjudul ‘Silver Rain’.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada kalian yang datang. Give applause for yourself! Clap your hand,” ucapnya di tengah lagu ‘Silver Rain’ disambut dengan tepuk tangan meriah dan jerit histeris dari penonton yang didominasi oleh kaum wanita.
Reality Club di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Berjarak 500 meter dari Rendy Pandugo di Navajo Stage, tampil bersamaan dengannya unit indie rock Indonesia, Reality Club, di Ombre Stage. Frontman Chia bersama 4 personel lainnya, Nugi (bas gitar), Era (drum), juga Iqbal dan Faiz (gitar) membawakan banyak lagu-lagu dari album pertama mereka ‘Never Get Better’, termasuk ‘Is It The Answer?’, ‘Elastic Heart’, dan single yang baru rilis video clip minggu lalu, ‘Never Get Better’.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan