Pencarian populer

Saat Papan Permainan 'Jumanji' Kembali di Era Kekinian

Film Jumanji (Foto: Instagram @jumanjimovie)

Masih ingat dengan film yang bercerita tentang sebuah papan permainan berjudul 'Jumanji' yang rilis tahun 1995 silam? Film yang diangkat dari sebuah novel fiksi karya penulis bernama Chris Van Allsburg tersebut sempat begitu berjaya pada masanya, dengan menghasilkan pendapatan sebesar US$ 260 juta secara internasional atau setara dengan Rp 3,5 triliun.

Sekitar 10 tahun sejak film pertamanya rilis, film yang memiliki konsep permainan serupa dirilis dengan judul 'Zathura: A Space Adventure' pada tahun 2005. Sayangnya, saat itu film 'Zathura' tidak dapat menandingi kesuksesan film 'Jumanji'.

Dan kini, rumah produksi Sony Pictures Entertainment (SPE) bekerjasama dengan Columbia Pictures, kembali mempersembahkan film yang berjudul 'Jumanji: Welcome to the Jungle' untuk mengobati kerinduan para penggemar film Jumanji yang dulu dibintangi oleh mendiang Robin Williams.

Pemain film Jumanji (Foto: Instagram @kevinhart4real)

Film ini dibuka dengan latar belakang tahun 1996, ketika seorang remaja pria diberikan sebuah papan permainan yang ditemukan di pantai oleh ayahnya. Namun sosok remaja pria itu enggan untuk memainkannya, karena bagi dia, permainan yang terdapat di dalam game console jauh lebih menarik daripada harus memainkan papan permainan jadul tersebut.

Sesuatu yang aneh pun terjadi saat malam tiba. Papan permainan tersebut secara tiba-tiba bergerak dengan sendirinya dan menyeret si remaja pria itu untuk masuk ke dalam permainan.

20 tahun pun berlalu sejak kejadian itu. Di dalam sebuah sekolah, ada empat orang murid bernama Spencer, Bethany, Fridge, dan Martha, yang harus menjalani hukuman dari kepala sekolah karena melakukan perbuatan yang nakal.

Mereka diminta untuk membersihkan gudang yang rencananya akan segera dijadikan ruang komputer baru. Di dalam gudang itu lah Spencer menemukan sebuah video game jadul yang bernama Jumanji. Ia pun langsung mengajak ketiga temannya yang lain untuk turut bermain.

Ternyata, video game itu bukanlah alat permainan biasa. Mereka malah ditarik ke dalam permainan dan tersesat di hutan. Fisik mereka pun berubah menjadi karakter yang telah mereka pilih sebelumnya.

Secara garis besar, film ini masih sama dengan film terdahulunya. Yang membedakan hanyalah latar belakang waktu dan bagaimana cara mereka menyelesaikan permainan itu.

Jumanji: Welcome to the Jungle. (Foto: dok. IMDb)

Jika dalam film pertama, para pemain harus memainkan papan permainan itu secara manual, sekarang permainan berjalan sebagaimana seperti kita sedang bermain video game. Masing-masing karakter memiliki tiga nyawa untuk dipertahankan, sebelum permainan selesai.

Kolaborasi antara Dwayne 'The Rock' Johnson dan Kevin Hart dalam film ini benar-benar mengocok perut para penonton. Sejak awal mereka terjebak di dalam hutan, hingga film ini selesai, penonton selalu dibuat terbahak-bahak oleh dialog yang mereka lontarkan.

Belum lagi ketika mereka semua panik menghadapi segala marabahaya yang menghadang di depan mata. Namun film ini tidak hanya sekadar memberikan hiburan komedi saja, tapi banyak pesan positif yang tersirat yang dapat dipelajari.

Seperti misalnya bagaimana mereka yang awalnya saling jengkel satu sama lain di kehidupan nyata, namun di dunia Jumanji, mereka harus bekerjasama dan menjaga satu sama lain untuk bisa segera menyelesaikan permainan agar bisa kembali ke dunia nyata.

Film ini juga cocok ditonton keluarga bersama anak-anak, selain menghibur, film ini juga tidak banyak menampilkan adegan untuk orang dewasa.

Selain Dwayne 'The Rock' Johnson dan Kevin Hart, film ini juga dibintangi oleh beberapa selebriti Hollywood lainnya, seperti Jack Black, Karen Gillan, Nick Jonas, dan Bobby Cannavale.

Hari ini, 'Jumanji: Welcome to the Jungle' sudah mulai bisa dinikmati di bioskop-bioskop kesayangan Anda.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet
Lorem ipsum dolor sit amet
11 Desember 2017
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: