kumparan
1 Sep 2018 12:06 WIB

Siap untuk Hodgepodge Superfest 2018 Malam Ini?

Konferensi pers Hodgepodge Superfest 2018 (Foto: Alexander Vito Kukuh/kumparan)
14 tahun dikenal sebagai penyelenggara Java Jazz Festival, Java Festival Production tahun ini bekerja sama dengan Super Music membuat sebuah festival musik milenial yang multi-genre bertajuk Hodgepodge Superfest 2018. Acara tersebut digelar selama dua hari, pada 1 dan 2 September, di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Java Festival Production, Dewi Gontha mengatakan nama hodgepodge dipilih karena dirasa kekinian dan memiliki makna yang mampu mendefinisikan festival tersebut secara keseluruhan.
“Hodgepodge itukan artinya campur aduk. Saat kami membuat konsep, satu hal itu yang dipelajari setelah kita buat banyak festival. Kita tidak mau punya keterbatasan jenis musik dan dengan festival ini, kita jadi bisa bebas pilih tipe artis," kata Dewi dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (31/8).
Dewi juga menjelaskan bahwa Java Festival Production sengaja membuat konsep acara outdoor di Ecopark. Menurutnya, ruang yang cukup besar di Ecopark dapat disulap agar ada berbagai fasilitas penunjang lain yang membuat pengunjung tidak bosan selama menikmati festival.
ADVERTISEMENT
"Karena saat kita buat Java Jazz, pasti seringnya indoor. Kemarin pas diskusi dengan kreatif, kita mau buat yang outdoor. Karena kita mau taruh banyak art instalation yang enggak memungkinkan kalau tempatnya indoor. Ecopark ‘kan terawat dan kita juga mau tunjukkin kalau area seperti itu ada juga di sini, enggak perlu keluar Jakarta," tutur Dewi.
Loading Instagram...
Vicky Setiawan selaku Representatif Super Music menceritakan alasan utama pihaknya mau bekerja sama membuat Hodgepodge Superfest 2018. Berbagai fasilitas yang ditawarkan festival tersebut dirasa sesuai dengan tujuan utama Super Music yang ingin menjadi trendsetter di kalangan urban milenial.
"Penampilan musik akan dikombinasikan dengan banyak games, ada live mural, ada stand merchandise juga. Jadi, semua itu bisa beri experience yang bagus untuk yang pengunjung. Ada banyak instagram-able spot juga dan pengunjung pasti pulang dapat kesan. Kita enggak mau pengunjung datang cuma nonton lalu pulang," ujar Vicky.
ADVERTISEMENT
Selain lokasi outdoor luar dan berbagai art instalation yang instagram-able, Harry Setiawan, Head of Corporate Secretary CBN, menceritakan bahwa tersedia Wi-Fi dengan sinyal kuat di dalam venue acara. Hal tersebut akan memudahkan pengunjung untuk berkomunikasi atau meng-update sosial media.
Loading Instagram...
"CBN menyediakan WiFi di venue acara dengan kecepatan up to 1 GB. Kalau tidak bisa hadir, kita juha beri platform untuk streaming jadi semua masih bisa menonton secara live," kata Harry.
Selain terbantu dengan hadirnya berbagai sponsor, Dewi mengungkapkan bahwa Hodgepodge Superfest 2018 juga akan berlangsung dengan aman dan tertib berkat dukungan pemerintah Indonesia.
"Event kami didukung oleh Pemprov DKI dan Kementerian Pariwisata. Kemenpar membantu promo, Pemprov DKI bantu koordinasi kita dengan Transjakarta, karena kan sekarang agak sulit naik kendaraan pribadi dengan peraturan ganjil-genap," kata Dewi.
All Time Low (Foto: Facebook @alltimelow)
Hodgepodge Superfest 2018 akan menghadirkan 18 musisi internasional dan 15 musisi lokal yang bermain di 4 panggung. Penampilan spesial akan disuguhkan oleh beberapa musisi, termasuk The Libertines yang hendak vakum, All Time Low yang batal datang ke Indonesia tahun lalu, dan Tomorrow People Ensemble yang akan melakukan tribute to David Bowie.
ADVERTISEMENT
Hingga saat ini, tiket Hodgepodge Superfest 2018 masih dijual secara online di www.hodgepodgefest.com. Daily pass hari pertama dan kedua dibanderol seharga Rp 600 ribu, sedangkan tiket terusan dijual seharga Rp 1,05 juta.
Nantinya, di lokasi acara pun tiket masih bisa didapatkan jika kalian tidak sempat membeli secara online. Jika memang tidak bisa juga hadir di acara Hodgepodge Superfest, kalian tidak perlu khawatir, karena CBN menyediakan fitur live streaming.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan