kumparan
26 Okt 2018 15:34 WIB

Sosok Ayah Arumi Bachsin di Mata Emil Dardak

Arumi Bachsin di pemakaman ayahnya. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Segenap keluarga besar tengah dilanda duka atas kepergian Aries Aliruddin Bachsin alias Rudy Bachsin, tak terkecuali Emil Dardak--suami Arumi Bachsin. Dalam keadaan berduka, Bupati Trenggalek tersebut mengenang sosok sang mertua di hadapan para wartawan.
ADVERTISEMENT
Menurut Emil, mendiang Rudy merupakan seorang pencinta seni. Almarhum juga menggemari fotografi dan kerap mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kalau ketemu datuknya, anak-anak suka minta difotoin. Beliau memang sosok yang suka dengan hal-hal berbau seni," ujar Emil ketika ditemui bersama Arumi di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Jumat (26/10).
Emil mengaku kerap berbincang panjang lebar dengan sang mertua. Bagaimana tidak, pola pikir Rudy cukup menarik bagi sang menantu. Obrolan mereka biasanya memuat hal-hal umum maupun yang mengenai pekerjaan.
"Kalau yang terlalu personal, sih, enggak. Ya, pokoknya banyak memberikan saya advice, support, apalagi sejak saya masuk politik. Beliau temannya banyak sekali. Jadi, banyak sekali Beliau bantu saya," beber Emil.
Arumi Bachsin di pemakaman ayahnya. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Rudy Bachsin mengembuskan napas terakhirnya di usia 54 tahun pada Jumat pukul 03.06 WIB. Menurut Arumi, sang ayah diduga terkena serangan jantung.
ADVERTISEMENT
Setelah sempat disemayamkan di rumah duka di kawasan Kompleks Perumahan Kalibata Indah, Jakarta Selatan, jenazah almarhum Rudy disalatkan di Masjid Jami At-Taubah, Kalibata, Jakarta Selatan.
Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Kebon Nanas pada hari yang sama. Prosesi pemakaman tersebut dihadiri oleh Emil Dardak, Arumi Bachsin, serta keluarga besar dan teman-teman.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan