Pencarian populer

Idol Inspiratif: Cerita Taeyang BIG BANG Keluar Dari Kemiskinan

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Taeyang BIG BANG dapat disebut sebagai salah satu idola K-Pop paling sukses saat ini. Merintis karier sebagai idola K-Pop sejak 2006 lalu, pemilik nama asli Dong Young-bae ini, menjalani perjuangan yang tak mudah.

Tak banyak yang mengetahui jika untuk berada diposisinya sekarang, suami aktris Min Hyo Rin ini, harus memulai segalanya dari bawah. Pelantun 'Darling' ini bukan berasal dari keluarga yang kaya raya. Di saat usianya masih berusia 13 tahun, keluarganya terkena dampak dari krisis ekonomi yang dialami oleh negara di Asia termasuk Korea Selatan pada saat itu.

Melansir ecnmy.org, pada saat itu pemerintahan Korea mengalami pailit karena utang luar negeri. Mata uang Korea mulai jatuh dan para investor mulai menarik sahamnya di Korea. Akibatnya banyak banyak perusahaan yang bangkrut dan terpaksa harus memecat para karyawannya.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Keluarga Taeyang merasakan dampak ini dan mereka mulai mengandalkan tabungan yang dimiliki untuk bertahan hidup. Jumlah tabungan keluarga yang terbatas membuatnya harus berhenti sekolah. Di usianya yang masih muda itu, ia nekat meninggalkan keluarganya di Uijeongbu, untuk mencari pekerjaan di kota demi membantu keluarganya.

"Krisis keuangan Asia terjadi ketika aku masih berada di kelas 4 SD. Saat itu aku tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi. Di satu sisi aku sangat membenci kehidupan itu, tapi di sisi lain aku berpikir untuk menemukan sesuatu yang aku bisa lakukan untuk membantu keluargaku keluar dari keadaan itu," ujarnya seperti dikutip dari YG Life.com.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Sang ibu kemudian mengirimnya ke rumah sang bibi untuk melanjutkan sekolah. Saat itu keluarga Taeyang sudah tak mampu membiayai sekolahnya. Dengan bantuan sang bibi, ia bisa kembali melanjutkan sekolah dan masuk akademi seni bersama sepupunya.

Saat duduk di bangku kelas 6 SD, Taeyang mendengar bahwa YG Entertainment mengadakan audisi untuk menjadi model cilik di video klip Jinusean. Beruntung, ia berhasil lulus audisi dan mendapat kesempatan untuk tampil sebagai Jinusean cilik dalam video klip 'A-Yo'.

Kesempatan tersebut memperkenalkan Taeyang cilik akan dunia musik hip hop. Hal tersebut membuatnya ingin menjadi seorang penyanyi. Ia pun menghubungi Yang Hyun Suk, pemilik YG Entertainment serta memohon untuk dijadikan sebagai trainee.

Sayang, Yang Hyun Suk sempat mengacuhkannya dan tak memberi jawaban. Ia kemudian nekat pergi ke kantor YG yang saat itu masih berada di Hapjeong, Seoul untuk bertemu langsung dengan Yang Hyun Suk.

Yang Hyun Suk kemudian memberikan satu kesempatan kepada Taeyang untuk melakukan audisi di agensinya. Taeyang lulus audisi dan YG merekrutnya sebagai trainee.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

"Setelah bekerja dengan Jinusean, aku pun kembali ke kehidupan lamaku. Tapi aku tak ingin menjalani kehidupan seperti itu terus menerus. Aku pun menjumpai Yang Hyun Suk dan berkata 'Aku ingin menjadi seorang penyanyi. Izinkan aku menjadi trainee di sini (YG)'. Dan ia (Yang Hyun Suk) pun berkata 'Oke, ayo coba kita lakukan itu'. Aku merasa ia menyukaiku karena aku masih sangat muda," ujar Taeyang seperti dikutip dari YG Life.com.

Keputusaan Taeyang untuk menjadi penyanyi ternyata tidak dilarang oleh keluarganya. Namun keluarganya memberi satu syarat. Mereka tidak bisa membantunya saat ia kesulitan terutama dalam hal materi.

Ternyata proses untuk meraih impian sebagai seorang penyanyi tidaklah semudah yang dibayangkan. Idola berusia 30 tahun tersebut harus menjalani kehidupan trainee yang sangat keras. Ia mengatakan saat itu dirinya merasa seperti orang dewasa yang mencoba bertahan dalam persaingan di dunia nyata.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

"Saat itu (masa trainee) aku merasa seperti telah resmi menjadi bagian dari dunia nyata. Aku merasa seperti orang dewasa yang dilemparkan ke tengah masyarakat. Aku yang biasanya hanya menghabiskan waktu di sekolah dan di rumah, sempat mengalami kesulitan karena tidak tahu etika sosial yang berlaku di masyarakat," lanjutnya.

"Dulu aku membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke rumahku yang terletak di Uijeongbu. Aku selesai sekolah pukul 4 sore, dan berangkat ke Hongdae (gedung tempat para trainee YG berlatih) menggunakan bus. Aku tiba pukul 6 sore dan berlatih hingga pukul 11 malam, dan berlari ke halte untuk menaiki bus terakhir."

"Saat tiba di Uijeongbu, aku harus berjalan setengah jam untuk tiba di rumah. Aku kemudian mengerjakan PR, dan tidur setelah jam 3 pagi. Uang saku harianku adalah 2.000 won (Rp 25.000), dan setelah semua perjalan yang harus aku lakukan sisanya hanya 400 won (Rp 5000)," ceritanya.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Selama menjadi trainee, Taeyang juga diharuskan untuk ikut membersihkan ruangan yang mereka gunakan sebelum berlatih. Ia mengatakan jika Hon Pyo, orang yang bertanggung jawab atas para trainee, menemukan masih ada bagian yang kotor maka ia dan trainee lainnya harus kembali membersihkan semua bagian dalam gedung itu.

Saat tampil dalam acara 'Please Take Care of My Refrigerator', G-Dragon pernah menceritakan jika selama trainee, ia dan Taeyang sempat mengalami kelaparan karena tak memiliki uang. Saat itu karena keterbatasan biaya mereka tidak bisa makan-makanan yang mahal setiap waktu.

"Selama masa trainee, aku tak punya uang, kami (anggota BIG BANG) hanya bisa makan daging saat pesta setelah konser para penyanyi senior. Suatu hari aku dan Taeyang yang masih ingin makan daging dan kami pun memesannya lagi. Tapi pesanan tersebut ditolak dan mereka bilang 'tidak ada daging lagi'. Aku sungguh terkejut saat melihat hanya di meja atasanlah yang mendapat unlimited refills, dan saat itulah aku benar-benar ingin sukses dengan cepat," ceritanya seperti dikutip dari Soompi.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Bertahun-tahun menjalani masa trainee, Taeyang akhirnya debut bersama G-Dragon, Daesung, TOP, dan Seungri pada tahun 2006. Sayangnya, BIG BANG yang saat itu hanya berasal dari agensi kecil, dan dianggap tidak memiliki penampilan menarik, sehingga disebut gagal mencuri perhatian publik.

"Orang-orang hanya berpikir 'oh ada grup namanya BIG BANG'. Itulah kenapa kami selalu merilis single. Kami rilis satu lagu setiap bulan, dan selama periode tersebut kami pun menjalani wawancara dengan berbagai surat kabar. Kami pun tampil di TV ketika album dirilis, jadi kami sangat sibuk dan tidak memiliki waktu untuk tidur," cerita pelantun 'Darling' tersebut.

Pada saat itu, publik bahkan tidak tahu jika BIG BANG sebenernya merilis ulang lagu yang sama. Bahkan ada produser acara TV yang sempat merasa kasihan dengan semua usaha BIG BANG untuk terkenal. Tetapi tak sedikit juga yang menolak untuk mengundang BIG BANG dalam program acaranya sebagai bintang tamu karena dianggap tidak menarik.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Di masa keterpurukan tersebut, BIG BANG akhirnya menemukan titik cerah ketika lagu 'Lies' menjadi hits di Korea. Berkat kesuksesan lagu tersebut, Taeyang dan timnya berhasil membawa pulang penghargaan 'Song of the Year' di ajang penghargaan MAMA 2007. Ini menjadi titik balik karier BIG BANG hingga mampu mencapai kesuksesan seperti saat ini.

Taeyang kini telah berubah menjadi salah satu superstar yang paling bersinar. Namanya tak hanya dikenal di Korea, tapi juga hampir di seluruh dunia. Semua kesulitan yang pernah dialaminya dimasa lalu kini hanya tinggal kenangan.

Melansir sbs.com, Taeyang pernah masuk dalam daftar 10 idola K-Pop yang paling kaya, dengan total kekayaan mencapai 10 Juta dollar AS atau setara dengan Rp 145 miliar untuk kurs saat ini. Angka tersebut diketahui hanya dari biaya sewa beberapa gedung atau real estate yang dimilikinya.

Taeyang (Foto: Facebook @TAEYANG)

Bersama BIG BANG, namanya masuk ke dalam daftar 31 selebriti dunia termahal yang usianya masih berada di bawah 30 tahun versi Forbes pada 2016 lalu. Forbes menuliskan jika BIG BANG menghasilkan keuntungan bersih sebesar 44 juta Dolar AS (setara Rp 638 miliar) hanya dalam waktu setahun.

Keuntungan tersebut didapatkan BIG BANG melalui tur konser dunia mereka di tahun 2016. Hal ini menjadikan Taeyang dan grupnya itu sebagai artis K-Pop pertama serta boyband dunia ketiga yang masuk dalam daftar tersebut, setelah sebelumnya ada One Direction dan Backstreet Boys.

Boyband BIGBANG. (Foto: YG Entertainment)

Saat tampil dalam acara 'I Live Alone', Taeyang sempat membuat para penonton dan panelis terkejut dengan harga barang-barang yang dimilikinya. Meski isi rumahnya terlihat sederhana dan minimalis, namun ia memiliki TV layar datar 110 inch ini memiliki kualitas gambar ultra high definition. Mengutip Allkpop, harga TV tersebut diketahui sebesar 178,3 juta Won atau setera dengan Rp 2,29 miliar.

Tak hanya TV, ia juga diketahui memiliki instalasi seni yang menjadi pajangan di dalam kamar tidurnya. Instalasi seni tersebut bernama 'Stag' karya seniman Paik Nam June. Dikutip dari Allkpop, karya seni tersebut dijual seharga 660 juta Won (sekitar Rp 8,5 miliar).

Meski kini telah sukses dengan karienya, Taeyang tetaplah pribadi yang sederhana. Dengan pengalaman pernah menghadapi masa-masa sulit, ia sering memberikan nasihat kepada juniornya yang mengalami kesulitan. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang ramah, dan punya segudang bakat, sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: