Pencarian populer

KCIF Dukung KEMA Boikot Fantagio

Fantagio Entertainmen. (Foto: Instagram/@fantagio_official)

Korea Culture Industry's Federation (KCIF) mendukung keputusan KEMA untuk memboikot agensi hiburan Fantagio. Keputusan ini diambil karena konflik antara Fantagio dengan keempat artisnya belum juga usai.

Sebelumnya, pada Kamis (26/7), pihak Korea Entertainment Management Association (KEMA) menyatakan mereka akan memboikot Fantagio hingga masalah mereka dengan Kang Han Na, Im Hyun Sung, Kang Hae Rim, serta Choi Yoon Ra usai.

Sehari setelahnya, pada Jumat (27/7), CEO Korea Culture Industry's Federation (KCIF), Kim Young Jin menyatakan dukungan atas keputusan ini. Pihaknya menganggap penting masalah antara Fantagio dengan artisnya.

"Kejadian Fantagio ini sangat penting karena ini merupakan pelanggaran yang jelas," sebut sang CEO, seperti dilansir Soompi.

Kang Han Na (Foto: Instagram/@k_hanna_)

Kim Young Jin juga mengatakan bahwa anggota organisasinya tidak akan bekerja sama dengan Fantagio hingga masalah itu selesai. KCIF sendiri terdiri dari 12 organisasi yang bekerja di bidang industri budaya Korea.

Sejak beberapa saat lalu, keempat selebriti yang bernaung di bawah Fantagio, yaitu Kang Han Na, Im Hyun Sung, Kang Hae Rim, serta Choi Yoon Ra tengah meminta bantuan mediasi konflik kepada KEMA. Mereka meminta bantuan untuk memutus kontrak eksklusif besama Fantagio.

Dengan dilayangkannya boikot oleh KEMA, semua perusahaan yang termasuk dalam asosiasi tersebut tidak akan berbisnis dengan Fantagio. Padahal, KEMA memiliki sekitar 250 anggota yang sebagian besar merupakan agensi hiburan, juga produsen konten hiburan.

KEMA menyatakan, Fantagio tidak bersifat kooperatif dalam upaya mediasi tersebut. Mereka merasa bahwa Fantagio terus menghindari tanggung jawab.

"(Mereka) juga tidak konsisten karena mengatakan akan mengambil jalur hukum terhadap artis mereka (untuk kasus ini)," sebut KEMA dalam sebuah pernyataan tertulis.

Artis-artis Fantagio. (Foto: Berbagai sumber)

Sebelumnya, Fantagio sempat menjadi anggota KEMA. Namun, setelah pergantian CEO dan rentetan konflik internal yang terjadi sejak Desember 2017, perusahaan itu didiskualifikasi dari KEMA.

Fantagio dianggap tidak memenuhi kriteria untuk menjalankan bisnis, bila menilai ketentuan yang terdapat dalam Act on the Development of the Public Culture and Arts Industry. Selain itu, Fantagio juga disinyalir masih terus mencatut nama dari para pemimpin dan komite budaya yang telah keluar dari perusahaan itu.

Di sisi lain, Fantagio menyatakan kekecewaaan terhadap boikot yang dilakukan KEMA. Mereka merasa bahwa Kang Han Na dan ketiga artis lainnya adalah pihak pertama yang mengungkit persyaratan registrasi tidak memadai, bila menuruti standar Act on the Development of the Public Culture and Arts Industry.

"Dan karena Fantagio sudah didiskualifikasi dari KEMA, menjadi sangat memberatkan bagi kami untuk mengikuti perkembangan mediasi konflik lewat KEMA," tulis Fantagio.

Selain itu Fantagio mengklaim pihaknya telah merespon permintaan KEMA dengan baik.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60