kumparan
14 Des 2018 15:18 WIB

Pihak Bae Suzy Menolak Berikan Kompensasi Pada Once Picture

Bae Suzy (Foto: Instagram @skuukzky)
Kasus perseteruan yang melibatkan Suzy dan studio foto Once Picture hingga kini masih berlanjut. Perwakilan dari kedua belah pihak kembali bertemu untuk menjalani sidang yang kedua kalinya, di Pengadilan Distrik Selatan Seoul pada Kamis (13/12).
ADVERTISEMENT
Dalam persidangan kali ini, pihak Suzy yang diwakili oleh pengacaranya menegaskan, Pihak Suzy merasa permasalah yang dihadapi keduanya tak dapat diselesaikan dengan sekadar membayar kompensasi.
"Sulit bagi kami untuk menerima keputusan bahwa kompensasi harus dibayarkan. Unggahan Suzy menjadi heboh karena tersebar di media dan media sosial. Ini bukan permasalahan yang bisa diselesaikan hanya dengan kompensasi finansial kepada beberapa orang," ujar pengacara Suzy seperti dikutip dari Soompi.
Idola sekaligus aktris Korea Selatan, Bae Suzy. (Foto: Beanpole)
Mereka juga menjelaskan, isu ini justru akan menyulitkan para selebriti untuk memberikan pendapat dan berekspresi.
"Ini akan membatasi kebebasan berekspresi para selebriti. Suzy mengungkapkan pendapatnya jika ia setuju dengan petisi tersebut. Meski selebriti harus lebih berhati-hati dengan setiap perkataan dan sikap karena pekerjaan mereka. Tetapi kami sulit menerima selebriti harus mengerti semua fakta penggugat, sebelum mengekspresikan opininya hanya karena status mereka. Dan juga, penggugat mengklaim bahwa Suzy tak pernah meminta maaf, padahal ia sudah menghubungi pihak studio setelah insiden tersebut terjadi," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Mendengar pembelaan tersebut, pihak Once Picture pun ikut buka suara. Mereka mangatakan jika pihaknya hanya berhubungan dengan Suzy hanya melalui sang manajer. Mereka juga mengatakan tidak ada langkah proaktif dari pihak pelantun 'Sober' tersebut untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Suzy (Foto: Instagram @skuukzky)
Karena belum adanya kesepakatan antar kedua belah pihak, langkah hukum terhadap isu ini masih akan berlanjut. Namun belum diketahui kapan persidangan ketiga akan digelar.
Permasalahan yang melibatkan Suzy dan Once Picture berawal dari unggahan Instagram story mantan anggota Miss A tersebut pada 18 Mei lalu. Dalam postingannya, idola berusia 24 tahun mengungkapkan jika ia ikut menandatangani petisi pelecehan seksual berjudul 'Hapjeoung XXXX Illegal Nude Filming' yang dialami oleh YouTuber Yang Ye Won.
ADVERTISEMENT
Dilansir Kpop Herald, petisi tersebut ditujukan kepada Cheong Wa Dae atau Kantor Kepresidenan Republik Korea Selatan. Petisi itu hanya mendapat 11.000 dukungan sebelum diunggah Suzy. Dalam waktu beberapa jam saja, petisi tersebut telah berhasil mengumpulkan lebih dari 110.000 dukungan berkat sang idola.
Instagram Stories (Foto: Instagram @skuukzky)
Petisi itu sendiri muncul setelah Yang Ye Won berani mengunggah video di channel YouTube pribadinya dengan judul ‘Saya adalah Korban Kejahatan Seksual’. Dalam video berdurasi 25 menit 44 detik tersebut, ia menceritakan bahwa dirinya pernah ditipu dan dilecehkan oleh 20 orang pria saat menjalani pemotretan di sebuah studi foto.
Kejadian tersebut berawal ketika ia ingin meraih cita-citanya sebagai artis sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, dirinya melakukan kontrak dengan salah satu studio foto di area Hapjeong, di Distrik Mapogu, Seoul. Di studio itulah dia dipaksa berpose erotis. Bahkan, sekitar 20 fotografer pria menyentuh dada dan area pribadinya. Yang Ye Won hanya bisa pasrah dan berharap tidak diperkosa secara bergilir ketika itu.
ADVERTISEMENT
Video
Namun, kontroversi tak terduga muncul ketika studio foto yang diposting oleh Suzy dalam petisi tersebut, ternyata berbeda dengan yang dimaksud oleh Yang Ye Won di videonya. Studio foto Once Pictures yang terseret dalam petisi tersebut, kemudian memprotes dan mengajukan tuntutan perdata terhadap Suzy.
Dalam gugatanya pihak Once Picture meminta kompensasi atas kerugian yang mereka alami. Mereka mengatakan karena petisi yang diunggah Suzy tersebut banyak orang yang datang dan merusak studio miliknya.
Suzy sendiri telah mengunggah permintaan maafnya di akun Instagram pribadinya, @skuukzky. Dalam postingannya ia mengklarifikasi bahwa studio Once Pictures sama sekali tidak terlibat dalam petisi tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan