Pencarian populer

Presiden Korsel Minta Skandal Burning Sun dan Lainnya Diungkap Tuntas

Moon Jae-in Presiden Terpilih Korea Selatan Foto: REUTERS/Kim Kyunghoon

Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, akhirnya angkat bicara soal berbagai kasus yang terjadi di Korea belakangan ini. Ia memerintahkan agar kasus-kasus tersebut, termasuk skandal Burning Sun, kasus mantan wakil menteri hukum Kim Hak Ui, serta kasus Jang Ja Yeon diperiksa secara menyeluruh.

Hal ini disampaikan oleh Kim Eui Kyeom, juru bicara Cheong Wa Dae (Blue House), pada Senin (18/3). Dilansir The Korea Herald, Presiden Moon Jae In memerintahkan agar kasus-kasus ini diperiksa.

"Faktor yang mempersatukan kasus-kasus ini adalah (semuanya) berkaitan dengan perkembangan yang terjadi di antara kaum berpunya. Dan, ada bukti tak langsung yang mengindikasikan bahwa kejaksaan dan polisi sengaja melakukan investigasi tak tuntas, juga secara aktif menghalangi kenyataan terungkap," ujar Kim Eui Kyeom menirukan ucapan Moon Jae In.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in Foto: John Sibley/REUTERS

Presiden Moon Jae In juga mengatakan bahwa polisi dan kejaksaan tak akan bisa mempertahankan kredibilitas mereka, kecuali kenyataan mengenai kasus-kasus ini terungkap. Sang presiden juga menyebut bahwa bila kasus ini tak terungkap, Korea akan terus menjadi negara yang tak adil.

"Kasus-kasus ini terjadi di masa lalu. Namun, mengungkap kenyataan dan terlahir kembali sebagai organisasi investigatif yang dipercaya oleh masyarakat adalah sesuatu yang harus dipastikan oleh pimpinan kejaksaan dan kepolisian. Masa depan organisasi-organisasi ini dipertaruhkan," sebut Presiden Moon Jae In.

Seungri, salah satu personel Band K-Pop Big Bang, tiba di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, di Seoul, Korea Selatan, Kamis (14/3). Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji

Saat ini, ada beberapa kasus yang tengah menjadi sorotan di Korea Selatan. Yang paling baru, ada kelab malam Burning Sun yang terseret dalam dugaan kekerasan, pelecehan seksual, dan penyebaran narkoba. Kasus ini menyeret nama Seungri, anggota boyband BIGBANG yang pernah menjadi direktur di kelab tersebut dan dicurigai pernah melakukan aktivitas ilegal, termasuk menyuap investor asing dengan jasa prostitusi.

Perkembangan kasus ini bahkan telah melebar hingga ke kasus perekaman dan penyebaran video seks oleh penyanyi rock, Jung Joon Young.

Mendiang aktris Korea Selatan, Jang Ja Yeon. Foto: Wikimedia Commons

Selanjutnya, ada kasus aktris Jang Ja Yeon yang bunuh diri pada 2009. Aktris yang dikenal melalui drama Korea, 'Boys Over Flowers', ini meninggalkan surat wasiat berupa catatan kekerasan fisik dan seksual yang dilakukan pejabat penting terhadapnya. Dalam surat itu, ia juga menyebut telah dipaksa berhubungan seks dengan beberapa orang penting.

Selain itu, ada pula kasus mantan wakil menteri hukum Korea Selatan, Kim Hak Ui, yang dituduh telah menerima suap berbentuk layanan seksual pada 2013. Meskipun ada berbagai video yang disebut menggambarkan tindakan Kim, kejaksaan telah menghentikan pemeriksaan kasus tersebut, mengatakan bahwa buktinya tak cukup.

Saat seorang wanita yang mengaku muncul dalam video seks itu memberikan kesaksian di tahun 2014, kejaksaan kembali menyatakan bahwa bukti kasus ini kurang dan kesaksian wanita itu tidak dapat dipegang.

Meski demikian, baru-baru ini, Komisaris Jenderal Agensi Polisi Nasional Korea Selatan, Min Gap Ryong, bersaksi di majelis nasional (national assembly) bahwa Kim Hak Ui dapat dengan mudah dikenali dari video-video tersebut.

Saat ini, kasus Jang Ja Yeon dan Kim Hak Ui tengah kembali dicek oleh komisi dari Kantor Kejaksaan Agung. Masa tugas komisi ini akan berakhir pada Maret, namun publik meminta agar masa tugas komisi tersebut diperpanjang.

Sementara, pemeriksaan polisi terhadap kasus Burning Sun masih terus berlangsung.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63