kumparan
11 Des 2018 19:08 WIB

Reaksi Netizen Soal Iklan Blackpink yang Dihentikan KPI

Blackpink datang ke Indonesia. (Foto: Niken Nurani/kumparan)
Nama girlband K-Pop, Blackpink, tengah jadi sorotan. Selama beberapa hari terakhir, girlband besutan YG Entertainment ini dibicarakan karena munculnya protes terhadap iklan mereka di TV nasional Indonesia.
ADVERTISEMENT
Protes ini pertama kali dilayangkan oleh Maimon Herawati, salah satu staf pengajar Uninversitas Padjadjaran. Maimon membuat petisi di situs change.org, supaya KPI menurunkan iklan 'Road To 12.12' oleh Shopee, yang dibintangi oleh Blackpink. Alasannya, karena pakaian Blackpink dinilai tidak sesuai dengan budaya Indonesia dan dapat 'membahayakan generasi selanjutnya'.
Pada Selasa (11/12), KPI pusat akhirnya membuat pernyataan mengenai hal ini. Mereka meminta agar 11 stasiun TV Indonesia menurunkan iklan Shopee. Pihak KPI menilai siaran iklan dan program acara tersebut, tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap norma kesopanan yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.
KPI merasa penampilan Blackpink yang bernyanyi dan menari dengan pakaian minim, berpotensi melanggar Pasal 9 Ayat (1) SPS KPI Tahun 2012 tentang kewajiban program siaran memperhatikan norma kesopanan, dan kesusilaan yang dijunjung oleh keberagaman khalayak terkait budaya.
ADVERTISEMENT
Hal ini segera ditanggapi oleh Rezki Yanuar dari Shopee, yang mengatakan bahwa iklan tersebut telah lolos sensor LSF dan juga telah berakhir masa penayangannya hari ini, 11 Desember.
Meski demikian, pembahasan mengenai iklan Blackpink ini masih terus menarik perhatian netizen. Walau ada yang mengaku setuju dengan pendapat Maimon, banyak juga netizen yang memprotes petisi buatan Maimon dan juga keputusan KPI.
Misalnya, seperti tergambar dalam cuitan-cuitan berikut.
Bagaimana pendapatmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan