Pencarian populer

Review: 'Dalla Dalla', Lagu Debut ITZY yang Menggebrak Industri K-Pop

Girlband ITZY Foto: jypentertainment/Youtube

Girlband terbaru JYP Entertainment, ITZY, akhirnya melangsungkan debut pada 12 Februari 2019. Grup beranggotakan Yuna, Ryujin, Chaeryeong, Lia, dan Yeji ini mengawali langkah mereka dengan ‘Dalla Dalla’, title track dari debut single ‘IT’z Different’, dan menggebrak industri hiburan Korea.

Lewat lagu ini, JYP Entertainment menunjukkan konsep awal ITZY yang menyegarkan, unik, sekaligus kuat. Perusahaan yang dibentuk oleh Park Jin Young itu memasang konsep 'teen crush' untuk ITZY, sebuah konsep yang menggabungkan image teenager (remaja) dengan girl crush. Konsep ini masih sesuai bagi grup beranggotakan lima orang tersebut, mengingat para anggotanya masih berusia di bawah 20 tahun.

Konsep ini terlihat jelas dari gaya musik dan juga visual ITZY. ‘Dalla Dalla’ adalah sebuah lagu fusion groove yang menggabungkan beberapa gaya musik sekaligus. Lagu berdurasi 3 menit 20 detik ini memiliki gaya musik hip-hop berlapiskan synthesizer, dan bass yang kuat pada bagian awalnya. Gaya ini kemudian beralih menuju dance-pop pada bagian reff-nya.

Dalam lagu ini, ITZY menyanyikan mengenai rasa yakin terhadap diri sendiri, terlepas apa pun yang dikatakan oleh orang lain. Ini tergambar dengan jelas di setiap bagian liriknya. Misal, dalam lirik, “Apa yang dipikirkan orang lain itu tidak penting. Aku suka gayaku, karena itu adalah aku. Kakak-kakak perempuan mengatakan (gayaku) aku terlalu kuat, tapi maaf, aku tidak akan berubah.”

Selain itu, lirik lagu ini juga menggambarkan pola pikir yang mungkin dimiliki wanita muda masa kini. Persisnya, di bagian, “Aku tidak akan memusingkan soal cinta, di dunia ini ada banyak hal yang menarik.” Meski terdengar sederhana, lagu ini seolah menjadi antitesis untuk kebanyakan lagu girlband yang menceritakan soal keinginan jatuh cinta atau rasa berdebar-debar karena cinta.

Dari aspek musik maupun konsep, lagu ini menunjukkan kemampuan JYP Entertainment sebagai agensi musik profesional. Meski berasal dari perusahaan yang sudah mencetak Wonder Girls, Miss A, dan Twice, ITZY tidak terlihat sebagai versi ‘lahir kembali’ dari grup idola JYP yang mana pun. Mereka dikemas dengan gayanya sendiri, meski mungkin masih memiliki unsur yang sama dengan grup sebelumnya.

Video

Secara sederhana, 'pengemasan' konsep bisa dilihat dari gaya musik debut ITZY. Lagu bertajuk ‘Dalla Dalla’, memiliki unsur yang hampir mirip dengan Twice, yaitu gaya bernyanyi bertumpuk ala cheerleader. Namun, dengan permainan aransemen lihai oleh komponis Galactika, JYP mampu mendebutkan girlband yang sangat berbeda dengan Twice.

Konsep ITZY semakin diperjelas lewat video klipnya. Lewat video klip ini, penonton bisa melihat fashion statement ITZY, yaitu gabungan antara fashion high street yang kasual, dengan gaya feminin yang glamor dan juga bold. Namun, gaya ini masih disajikan dengan warna yang begitu pop dan cocok untuk gaya anak muda, terlihat dari pemakaian warna-warna cerah dan editing yang ceria dalam video klip tersebut.

Kemudian, dalam video klip ini, anggota ITZY juga terlihat membawakan koreografi yang unik dan tegas. Misalnya, dengan memasukkan gerakan tinju dalam bagian bridge setelah reff kedua, seolah memperkuat pesan lagu dan konsep grup.

Dengan tata musik dan konsep yang apik, tidak heran bila lagu debut ITZY ini mendapat tempat yang spesial di hati publik Korea. Hingga berita ini diturunkan, ‘Dalla Dalla’ masih berada di posisi tiga besar berbagai chart musik digital Korea Selatan. Ini merupakan perolehan yang sangat baik untuk sebuah grup rookie, karena tidak semua grup idola bisa mencapai posisi tersebut saat merilis lagu debut.

Dalam chart musik, ITZY bersaing dengan lagu solo Hwasa Mamamoo, ‘Twit’, dan lagu dari solois Woody, ‘Fire Up’. Dengan promosi yang baik, bukannya tak mungkin bila lagu ini akan bertahan cukup lama di posisi tersebut. Selain itu, bila mereka bisa menjaga konsistensi dalam kualitas lagu-lagunya, bukan hal yang mengherankan kalau perolehan chart ITZY akan semakin tinggi nantinya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31